Connect with us

Serba Serbi

Rendam Kaki Air Hangat Bantu Redakan Migrain, Ini Mekanismenya

Published

on

Rendam Kaki Air Hangat Bantu Redakan Migrain, Ini Mekanismenya
Ilustrasi rendam kaki. Dok. Pixabay.

KlikBogor – Praktik sederhana berupa merendam kaki di baskom berisi air hangat disebut dapat membantu meredakan migrain. Hal tersebut disampaikan oleh dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi IPB University (FKGiz), Christy Efiyanti.

Menurutnya, penelitian mengenai kompres air hangat atau merendam kaki dalam air hangat pada pasien migrain memang sudah dilakukan. Hanya saja, jumlah subjek penelitiannya masih terbatas.

Ia menambahkan, pengaruh rendam kaki air hangat terhadap aliran darah ke kepala hingga kini masih bersifat spekulatif.

“Penelitian mengenai kompres air hangat atau merendam kaki dalam air hangat pada pasien migrain sudah dilakukan, tetapi dengan jumlah subjek masih terbatas. Pengaruhnya terhadap aliran darah ke kepala juga masih spekulatif,”  jelasnya dikutip Kamis, 26 Febuari 2026.

Secara fisiologis, rangsangan sensorik dari hidroterapi dapat mendominasi rangsangan nyeri dengan mengaktifkan serabut bermielin berdiameter besar. Kondisi ini dapat menyebabkan hilangnya gerbang terhadap impuls nosiseptif kecil.

Baik hipotermia maupun hipertermia diketahui memberi efek fisiologis dan hemodinamik yang kuat pada tubuh. Paparan air hangat juga menurunkan kekuatan simpatik dan meningkatkan tonus vagal.

Terkait efektivitasnya pada berbagai jenis sakit kepala, Christy menyebutkan bahwa sejauh ini penelitian masih terbatas pada kasus migrain saja.

Ia belum menemukan bukti ilmiah yang cukup untuk jenis sakit kepala lainnya.

Bagi masyarakat yang ingin mencoba, ia menyarankan perendaman kaki dilakukan dengan air hangat bersuhu sekitar 40℃.

“Dapat pula ditambahkan minyak lavender. Durasi rendaman sekitar 20 menit, setelah berendam segera keringkan kaki dengan kain kering. Intervensi ini diberikan 5 hari seminggu,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa metode ini dapat dicoba sebagai terapi pendamping. Karena itu, konsultasi medis terutama bagi penderita migrain berulang atau berat tetap diperlukan.

(rls/hrs)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Serba Serbi

Mengapa Jakarta Lebih Panas dan Bogor Masih Hujan, Dosen IPB Ungkap Penyebabnya

Published

on

By

Mengapa Jakarta Lebih Panas dan Bogor Masih Hujan, Dosen IPB Ungkap Penyebabnya
Ilustrasi cuaca panas. Foto/Klikbogor

KlikBogor – Pada Oktober, posisi matahari yang berada tepat di atas Pulau Jawa membuat intensitas radiasi matahari yang diterima permukaan meningkat. Walaupun demikian, dampaknya terhadap cuaca tidak sama di semua tempat. Jakarta cenderung lebih panas, sedangkan Bogor masih berpeluang diguyur hujan.

Hal itu dijelaskan dosen Departemen Geofisika dan Meteorologi IPB University, Sonni Setiawan. Ia menyebut, posisi matahari pada periode tersebut menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi kenaikan suhu permukaan di Pulau Jawa.

“Radiasi gelombang pendek dari matahari yang diterima permukaan dapat meningkatkan suhu permukaan, terutama ketika tutupan awan tidak cukup menghalangi radiasi tersebut,” ujar Sonni dalam keterangannya dikutip Jumat, 23 Oktober 2026.

Mengapa Jakarta Lebih Panas

Kenaikan suhu terasa terutama di kawasan perkotaan seperti Jakarta yang didominasi bangunan dan jalan beraspal. Sonni menjelaskan, perubahan tutupan lahan tersebut memengaruhi kemampuan permukaan dalam menyerap dan menyimpan panas.

“Dengan menurunnya kapasitas panas permukaan, pemanasan akibat radiasi matahari dapat menyebabkan kenaikan suhu permukaan yang lebih besar. Dampaknya, radiasi gelombang panjang yang dipancarkan kembali oleh permukaan juga meningkat,” jelasnya.

Baca juga: Hubungkan 2 Wilayah, Jembatan Pasirjaya-Paledang Siap Dimanfaatkan Warga

Keberadaan uap air dan polusi udara turut berkontribusi dalam penyerapan energi radiasi gelombang panjang dari permukaan bumi ke atmosfer.

“Semakin banyak energi yang diserap gas dan partikel tertentu, semakin besar radiasi gelombang panjang dari bumi yang diserap sehingga potensi energi itu tertahan sebelum dilepaskan kembali. Proses ini berkaitan dengan efek rumah kaca yang dapat meningkatkan suhu udara di kawasan perkotaan,” urainya.

Mengapa Bogor Masih Hujan?

Sementara itu, wilayah yang sama-sama menerima pemanasan matahari dapat mengalami cuaca berbeda. Fenomena El Nino yang berlangsung tahun ini turut memengaruhi pembentukan awan dan distribusi hujan dalam skala besar.

Baca juga: Pakan Tepat Jadi Kunci, Unggas Sehat dan Tampil Maksimal

Saat terjadi El Nino, secara umum awan-awan yang biasanya tumbuh di kawasan Maritime bergeser ke Peru. Walaupun demikian, formasi awan dan hujan dapat terbentuk tetapi dalam skala lokal.

Di Bogor, kondisi geografis berperan dalam pembentukan hujan lokal. Interaksi antara pergerakan udara dan topografi, terutama di kawasan Bogor bagian selatan, timur, dan barat, dapat mendorong pertumbuhan awan hingga menghasilkan hujan.

“Selama oktober ini, Interaksi antara gerak udara lembab dan topografi di kawasan Bogor dapat memicu pertumbuhan awan dan hujan. Hujan yang terbentuk ini bersifat lokal, sehingga tidak selalu terjadi secara merata di seluruh wilayah Bogor,” paparnya.

Dengan demikian, suhu dan hujan di wilayah Jabodetabek dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari posisi matahari, karakteristik tutupan lahan, kondisi atmosfer, hingga topografi. Karena itu, udara panas dan hujan lokal dapat terjadi dalam waktu berdekatan di wilayah yang relatif berdekatan.

(rls/hrs)

Continue Reading

Serba Serbi

Bidik 100 Emas Porprov Jabar, Kota Bogor Matangkan Persiapan 

Published

on

By

Bidik 100 Emas Porprov Jabar, Kota Bogor Matangkan Persiapan 
Kota Bogor terus mematangkan kesiapan menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat. Dok. Diskominfo Kota Bogor

KlikBogor – Sebagai tuan rumah utama, Kota Bogor terus memastikan kesiapan menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat. dari berbagai aspek.

Pengurus Kontingen Kota Bogor menggelar rapat koordinasi guna mematangkan persiapan tersebut. Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Kontingen Kota Bogor, Jenal Mutaqin, di Balai Kota Bogor, Kamis, 22 Oktober 2026.

“Kita koordinasikan berbagai hal teknis dan informasi penting, termasuk jadwal pertandingan serta pembagian zona penugasan pengurus kontingen,” ujar Jenal.

Baca juga: Persiapan Pembangunan JPO, Pemkot Bogor Sterilisasi MA Salmun 

Jenal menegaskan bahwa tugas pengurus kontingen adalah melayani para atlet, pelatih, maupun official lainnya. Dengan demikian, para atlet dapat merasakan dukungan dan semangat yang sama dalam berjuang demi keberhasilan Kota Bogor.

Selain mematangkan strategi untuk meraih gelar juara umum, pengurus kontingen dan perwakilan cabang olahraga (cabor) juga menerima apparel yang secara simbolis diserahkan sebagai seragam resmi Kontingen Kota Bogor pada Porprov XV Jawa Barat.

“Ini bukan hanya sekadar apparel, tetapi secara psikologis kami yakin atlet akan merasa sangat pede ketika digunakan. Ada total 1.100 koper dengan 11 item di dalamnya. Semuanya sama dan rata,” kata Jenal.

Baca juga: 750 Atlet Kota Bogor Siap Bertanding di Porprov: Targetkan 100 Medali Emas 

Dari sisi anggaran, ia menegaskan bahwa tidak ada satu rupiah pun anggaran atlet yang dipotong. Hal ini mencakup insentif, suplemen, maupun fasilitas lainnya.

Kebijakan tersebut diambil Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor karena para atlet menjadi salah satu penentu keberhasilan Kota Bogor dalam Porprov kali ini.

“Senin nanti juga kita akan melakukan pelepasan para atlet kontingen di Balai Kota oleh Pak Wali Kota,” imbuh Jenal.

(rls/hrs)

Continue Reading

Serba Serbi

Si Bolang IPB University Kini Layani Rute hingga Sukabumi Gratis 

Published

on

By

Si Bolang IPB University Kini Layani Rute hingga Sukabumi Gratis 
Bus Operasional Langganan atau si Bolang. Dok. IPB University

KlikBogor – Mobilitas antarkampus IPB University kini lebih mudah. Bus Operasional Langganan (si Bolang) kini melayani rute Darmaga, Kota Bogor, hingga Sekolah Vokasi Sukabumi secara gratis bagi mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan.

Selain memfasilitasi mobilitas di Kampus Darmaga, si Bolang kini melayani dua rute baru, yakni Kampus IPB Darmaga–Kota Bogor. – Beroperasi Senin hingga Jumat pukul 06.00–18.00 WIB dengan lima perjalanan pulang-pergi setiap hari.
– Dari Darmaga, bus melewati Stasiun Bogor, Science Techno Park di Taman Kencana, Sekolah Bisnis (SB), dan berakhir di SV.
– Dari SV menuju Darmaga, bus melewati Kampus IPB Baranangsiang dan Stasiun Bogor.

SV Bogor–SV Sukabumi via Tol Bocimi
– Beroperasi setiap Senin, Rabu, dan Jumat.
– SV Bogor menuju SV Sukabumi berangkat pukul 05.00 WIB, sedangkan arah sebaliknya pukul 16.00 WIB.

Baca juga: Seleksi Ketua FKDM Kota Bogor Libatkan Unsur Intelijen-Pemerintahan 

Penumpang dapat berhenti di titik yang sesuai dengan yang ditentukan oleh IPB serta tetap menjaga keselamatan selama berlalu lintas.

Dilengkapi sejumlah armada baru, si Bolang kini juga dilengkapi fasilitas ramah penyandang disabilitas dan fitur keamanan canggih dan untuk mewujudkan transportasi kampus yang lebih inklusif.

Armada baru ini dilengkapi alarm otomatis pendeteksi kantuk pengemudi, sensor peringatan asap rokok di kabin, dan pelacakan lokasi global positioning system (GPS) real-time yang terintegrasi dengan aplikasi IPB Mobile.

Penumpang dibatasi hanya untuk warga IPB dan Alumni, dengan menunjukan kartu mahasiswa serta kartu pegawai sebelum menggunakan bus. Pemindaian kartu identitas (kartu mahasiswa, kartu pegawai, dan kartu alumni) lewat fitur tap juga akan segera disiapkan untuk memverifikasi pengguna, sesuai peruntukan bus bagi warga IPB University dan alumni.

Baca juga: Pakan Tepat Jadi Kunci, Unggas Sehat dan Tampil Maksimal

Kepala Kantor Manajemen Keamanan, Keselamatan, dan Perlindungan Kampus (KMKKPK) IPB University, Muhammad Isbayu, SP, mengatakan pihaknya akan terus mengevaluasi kebutuhan armada dan jadwal agar layanan semakin nyaman dan aman.

Isbayu berharap evaluasi berkala yang dilakukan efektif dalam memenuhi kebutuhan mobilitas warga IPB University.

‘Kado Istimewa’ Dies Natalis ke-63

Pada pembukaan Dies Natalis ke-63 IPB University Selasa, 1 September, IPB University meresmikan sejumlah fasilitas baru, termasuk 12 armada bus dan ambulans gawat darurat. Dua belas armada bus baru ini hadir melalui kerja sama dengan sejumlah mitra sponsor.

Rektor IPB University, Alim Setiawan Slamet, berharap penambahan armada meningkatkan kualitas layanan sekaligus mengurangi emisi kampus.

“Mulai hari ini kita akan namakan Bolang: Bus Operasional Langganan. Mudah-mudahan bus ini bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan layanan transportasi sekaligus mengurangi emisi di kampus,” ujarnya saat peresmian.

(rls/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer