Connect with us

Parlementaria

DPRD Kota Bogor Tetapkan Komposisi AKD 2026, Berikut Daftarnya

Published

on

DPRD Garap 3 Raperda, Salah Satunya Revisi Perda Rumah Susun 
DPRD Kota Bogor menetapkan komposisi Alat Kelengkapan Dewan (AKD) Tahun 2026 dalam rapat paripurna pada Senin, 5 Januari 2026. Foto/Istimewa..

KlikBogor – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor membuka Masa Sidang Kedua Tahun Sidang 2026 melalui rapat paripurna yang digelar pada Senin, 5 Januari 2026.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, dan dihadiri Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, pimpinan dan anggota DPRD, Sekda Kota Bogor beserta jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, serta para undangan.

Dalam rapat paripurna yang sama, DPRD Kota Bogor menetapkan komposisi Alat Kelengkapan Dewan (AKD) Tahun 2026 sebagai bagian penting dalam penguatan pelaksanaan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan.

Penetapan tersebut dituangkan dalam Keputusan DPRD Kota Bogor Nomor 200-1 Tahun 2026 tentang Penetapan Komposisi Alat Kelengkapan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bogor, yang ditetapkan pada 5 Januari 2026 dan dibacakan oleh Kepala Bagian Persidangan DPRD Kota Bogor, Okto Muhamad Ikhsan.

Ketua DPRD Adityawarman Adil menegaskan bahwa penetapan AKD menjadi fondasi kerja kolektif DPRD agar seluruh agenda dewan dapat berjalan efektif, profesional, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Adapun Komisi I Bidang Pemerintahan dan Hukum, ditetapkan Sugeng Teguh Santoso sebagai Ketua, Said Muhamad Mohan sebagai Wakil Ketua, dan H. Edi Kholki Zaelani sebagai Sekretaris. Anggota komisi ini terdiri dari H. Muhamad Dody Hikmawan, H. Muaz HD, H. Murtadlo, H. Syarif Hidayat Sastra, Hj. Hakanna, H. Akhmad Saeful Bakhri, dan Devie Prihartini Sultani.

Komisi II Bidang Perekonomian dan Keuangan dipimpin oleh Achmad Rifki Alaydrus dengan Atty Somaddikarya sebagai Wakil Ketua, dan Mochamad Benninu Argobie sebagai Sekretaris. Anggota komisi ini adalah Hj. Anna Mariam Fadhilah, Endah Purwanti, Heri Cahyono, S.Hut, Desy Yanti Utami, Abdul Kadir Hasbi Alatas, Hj. Lusiana Nursisyadah, Wushnu Ardiansyah, dan Anita Primasari Mongan.

Komisi III Bidang Pembangunan dan Lingkungan, Ahmad Aswandi, ditetapkan sebagai Ketua, Abdul Rosyid sebagai Wakil Ketua, dan Pepen Firdaus sebagai Sekretaris. Anggota komisi ini meliputi H. Karnain Asyhar, Angga Alan Surawijaya, Eka Wardhana,  Juhana, Nasya Kharisa Lestari, Iwan Iswanto, Ence Setiawan, Safrudin, Karina Soerbakti, Jatirin, Tri Riyanto Andhika Putra, dan Rezky Kartika.

Komisi IV Bidang Kesejahteraan Rakyat diketuai oleh Fajar Muhammad Nur, dengan Asep Nadzarullah sebagai Wakil Ketua dan H. Subhan sebagai Sekretaris. Anggotanya terdiri dari Dedi Mulyono, Mulyani, Rozi Putra,, H. Azis Muslim, Banu Lesmana Bagaskara, Zakiyatul Fikriyah Al-Aslamiyah, serta H. Tri Kisowo Jumino.

Selain komisi, DPRD juga menetapkan Badan Pembentukan Peraturan Daerah yang diketuai Eka Wardhana, Wakil Ketua Endah Purwanti, serta anggota Hj. Anna Mariam Fadhilah, Mulyani, H. Muaz HD, Desy Yanti Utami, Pepen Firdaus, Nasya Kharisa Lestari, Atty Somaddikarya, Ence Setiawan, Karina Soerbakti, H. Akhmad Saeful Bakhri, H. Lusiana Nursisyadah, Devie Prihartini Sultani, dan H. Subhan.

Badan Anggaran atau Banggar, Ketua dijabat Adityawarman Adil, dengan Wakil Ketua H. M. Rusli Prihatey, H. Mochamad Zenal Abidin, serta H. Dadang Iskandar Danubrata, bersama seluruh anggota lintas fraksi sesuai keputusan DPRD.

Badan Kehormatan dipimpin Safrudin, sebagai Ketua, dengan Wakil Ketua H. Azis Muslim, serta anggota H. Muhamad Dody Hikmawan,  Juhana, dan H. Syarif Hidayat Sastra.

Sedangkan Badan Musyawarah ditetapkan Adityawarman Adil sebagai Ketua. Wakil Ketua masing-masing dijabat oleh H. M. Rusli Prihatey, H. Mochamad Zenal Abidin, dan H. Dadang Iskandar Danubrata. Adapun anggota Badan Musyawarah terdiri dari H. Karnain Asyhar, Angga Alan Surawijaya, Dedi Mulyono, H. Muhamad Dody Hikmawan, Eka Wardhana, Juhana, H. Murtadlo, Pepen Firdaus, Nasya Kharisa Lestari, H. Azis Muslim, H. Syarif Hidayat Sastra, Atty Somaddikarya, Ence Setiawan, Hj. Hakanna, Safrudin, Wushnu Ardiansyah, Jatirin, H. Tri Kisowo Jumino, Tri Riyanto Andhika Putra, Fajar Muhammad Nur, serta Sugeng Teguh Santoso.

Adityawarman menegaskan bahwa dengan komposisi AKD yang telah ditetapkan, DPRD siap bekerja optimal, menjaga etika kelembagaan, serta memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Bogor demi percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan warga.

(ckl/hrs)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Parlementaria

Kapolresta Bogor Kota Resmi Bertugas, Adityawarman Tekankan Sinergitas

Published

on

By

Kapolresta Bogor Kota Resmi Bertugas, Adityawarman Tekankan Sinergitas
Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil saat berjabat tangan dengan Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Adhitya Panji Anom. Dok. Humpropub DPRD Kota Bogor

KlikBogor – Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, menghadiri upacara penerimaan Kapolresta Bogor Kota di Mako Polresta Bogor Kota, Selasa, 29 September 2026.

Dalam upacara tersebut, jabatan Kapolresta Bogor Kota resmi diserahterimakan dari Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro kepada Kombes Pol Adhitya Panji Anom.

Adityawarman menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian Kombes Rio Wahyu Anggoro selama menjalankan tugas sebagai Kapolresta Bogor Kota.

Baca juga: Jadi Tuan Rumah Mayors Talk APEKSI, Kota Bogor Bagikan Inovasi Pengelolaan Sampah

Menurut Adityawarman, sinergi antara DPRD, kepolisian, pemerintah daerah, dan seluruh unsur masyarakat merupakan bagian penting dalam menjaga keamanan serta kondusivitas Kota Bogor.

“Pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari dinamika organisasi. Kami menyampaikan apresiasi atas pengabdian yang telah diberikan Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro selama bertugas di Kota Bogor,” ujar Adityawarman.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada Kombes Adhitya Panji Anom yang kini mengemban amanah sebagai Kapolresta Bogor Kota.

Baca juga: Kunjungan Perpustakaan Kota Bogor Tembus 400 Orang Setiap Hari 

Adityawarman berharap kepemimpinan Kapolresta Bogor Kota yang baru dapat semakin memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kota Bogor, DPRD, serta berbagai elemen masyarakat.

“Semoga Kapolresta Bogor Kota yang baru dapat menjalankan amanah dengan baik dan terus membangun sinergi bersama seluruh stakeholder untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung pembangunan serta aktivitas sosial.

Karena itu, koordinasi lintas sektor dinilai perlu terus diperkuat agar berbagai persoalan yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban dapat ditangani secara bersama-sama.

Dengan adanya pergantian pucuk pimpinan di Polresta Bogor Kota, Adityawarman berharap komunikasi dan sinergi yang selama ini terbangun dapat terus berjalan serta memberikan dampak positif bagi masyarakat.

(rls/hrs)

Continue Reading

Berita

DPRD Sosialisasikan Perda Bale Badami, Penyelesaian Perkara Lewat Musyawarah

Published

on

By

DPRD Sosialisasikan Perda Bale Badami, Penyelesaian Perkara Lewat Musyawarah
DPRD Kota Bogor melakukan sosialisasi Perda 1/2024 tentang Penyelenggaraan Bale Badami kepada masyarakat di Ruang Paripurna DPRD Kota Bogor, Kamis, 24 September 2026. Foto/Klikbogor

KlikBogor – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor melakukan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Bale Badami kepada masyarakat di Ruang Paripurna DPRD Kota Bogor, Kamis, 24 September 2026.

Sosialisasi tersebut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kota Bogor Zenal Abidin serta Anggota DPRD Kota Bogor Ahmad Aswandi dan Lusiana Nurissiyadah.

Zenal Abidin mengatakan, Perda 1/2024 menjadi dasar untuk memfasilitasi penyelesaian perkara di luar pengadilan melalui pendekatan keadilan restoratif dengan mengedepankan nilai-nilai Pancasila.

“Hari ini sosperda (sosialisasi perda) Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Bale Badami,” kata Zenal kepada awak media.

Baca juga: El Nino Capai Rekor Tertinggi Sejak 1950, Pangan Global Terancam

Menurutnya, Bale Badami mengadopsi kearifan lokal budaya Sunda dengan mengedepankan prinsip silih asah, silih asih, dan silih asuh. Prinsip tersebut diharapkan dapat memperkuat keharmonisan dan kedamaian di tengah masyarakat.

Zenal menjelaskan, keberadaan Bale Badami memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyelesaikan persoalan melalui musyawarah dan perdamaian dengan tetap mengedepankan kearifan lokal.

“Perda Nomor 1 Tahun 2024 ini sangat penting karena memberikan ruang penyelesaian masalah di masyarakat melalui musyawarah dan perdamaian dengan mengedepankan kearifan lokal Sunda seperti tadi saya sampaikan,” ujarnya.

Baca juga: DPRD Kota Bogor Garap Regulasi Baru untuk Penataan Perparkiran

Ia menegaskan, Bale Badami bukan dimaksudkan untuk menggantikan proses hukum yang berlaku. Program tersebut menjadi salah satu alternatif penyelesaian persoalan dengan pendekatan keadilan restoratif, ketertiban, dan keharmonisan sosial.

“Jadi, tujuannya jangan salah paham, bukan menggantikan proses hukum yang ada, tetapi menghadirkan penyelesaian yang lebih mengedepankan keadilan pemulihan, ketertiban, dan keharmonisan sosial,” kata Zenal.

Dalam pelaksanaannya, Bale Badami telah berjalan sejak 2024. Program tersebut juga diharapkan melibatkan sejumlah unsur di tingkat kewilayahan, mulai dari kecamatan, kelurahan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga ketua RT dan RW.

“Saya tadi sampaikan perda ini, termasuk tadi saya juga mengundang perwakilan RT dan RW. Tapi ini tidak semua perkara, seperti pembunuhan itu tidak bisa, kemudian pencurian juga harus dilihat dahulu perkaranya,” imbuh Zenal.

Selain mekanisme penyelesaian perkara melalui Bale Badami, Pemerintah Kota Bogor melalui Bagian Hukum dan HAM juga menyediakan bantuan hukum bagi masyarakat kurang mampu yang menghadapi persoalan hukum.

(hrs/ckl)

Continue Reading

Berita

Jelang Porprov, Komisi III Pastikan Proyek GOR Pajajaran Sesuai Target

Published

on

By

Jelang Porprov, Komisi III Pastikan Proyek GOR Pajajaran Sesuai Target
Komisi III DPRD Kota Bogor meninjau progres pembangunan kawasan GOR Pajajaran, Selasa, 22 September 2026. Foto/Istimewa

KlikBogor – Komisi III DPRD Kota Bogor meninjau langsung progres pembangunan kawasan Gelanggang Olahraga (GOR) Pajajaran, Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor, Selasa, 22 September 2026.

Kegiatan itu dilakukan guna memastikan pengerjaan proyek fisik berjalan sesuai dengan perencanaan dan kriteria spesifikasi yang ditetapkan, menyongsong gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat yang akan digelar November 2026.

​Dalam peninjauan tersebut, rombongan Komisi III DPRD Kota Bogor memantau pengerjaan Tribun Barat GOR Pajajaran serta mengecek fasilitas lapangan, lintasan jogging track yang telah rampung, hingga lintasan atletik yang masih dalam tahap pengerjaan (on progress).

​Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor, Abdul Rosyid, menyampaikan apresiasinya atas capaian kualitas material dan pengerjaan di lapangan. Ia berharap seluruh proses dapat dirampungkan sesuai dengan batas waktu yang disepakati bersama.

​”Mudah-mudahan target 2 Desember 2026 tercapai. Kami juga berpesan agar aspek keamanan dan keselamatan kerja tetap menjadi prioritas utama agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Abdul Rosyid di lokasi peninjauan.

​Selain area arena utama, jajaran DPRD Kota Bogor turut meninjau area kolam renang yang dijadwalkan menjadi tempat pertandingan cabang olahraga Pentathlon.

 Baca juga: Kebakaran Hanguskan Rumah, Toko hingga Mobil di Paledang Kota Bogor

Saat ini, arena kolam renang utama telah dapat difungsikan, sementara pengerjaan kolam pemanasan selebar kedalaman 80 centimeter ditargetkan selesai pada akhir November 2026.

​Rombongan juga meninjau sarana Wall Climbing yang didatangkan langsung dari India. Kehadiran berbagai fasilitas berstandar internasional ini diharapkan mampu memacu semangat dan prestasi para atlet lokal Kota Bogor.

​Dalam kesempatan tersebut, Komisi III DPRD Kota Bogor memberikan instruksi tegas kepada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor untuk melakukan pengawasan ketat terhadap seluruh tahapan konstruksi, khususnya menyangkut ketepatan waktu serta kesesuaian spesifikasi material.

​Hal tersebut dinilai krusial mengingat Kota Bogor teah bersiap menjadi tuan rumah pelaksanaan Porprov Jabar 2026 yang dijadwalkan mulai bergulir pada 6 November 2026 mendatang.

​Gedung arena GOR Pajajaran dirancang memiliki kapasitas hingga 2.000 tempat duduk di lantai 1, yang juga dilengkapi dengan fasilitas penunjang seperti kafe, ruang rapat, serta area pembelian tiket (ticketing).

Sementara itu, lantai 2 akan difungsikan sebagai ruang kantor pengelola dan kantor Dispora Kota Bogor. Adapun gedung kantor Dispora yang lama direncanakan bakal dibongkar pada rentang akhir September hingga Oktober 2026.
​
​Baca juga: GOR Pajajaran Ditarget Rampung 2027, Tahap II Kini Capai 35 Persen

Menanggapi peninjauan tersebut, Kepala Dispora Kota Bogor, Anas S. Rasmana, mengonfirmasi bahwa progres pengerjaan di kawasan GOR Pajajaran menunjukkan tren yang sangat positif. Bahkan, penyempurnaan area stadion diproyeksikan rampung lebih awal dari jadwal semula.

​”Alhamdulillah progres pembangunan di kawasan GOR Pajajaran berjalan dengan baik. Untuk stadion, progresnya sudah menunjukkan hasil positif, tinggal sedikit lagi penyempurnaan. Kita targetkan akhir Oktober ini sudah selesai, lebih cepat dua bulan dari target awal,” ungkap Anas.

​Anas menjelaskan bahwa ajang Porprov Jabar 2026 di Kota Bogor akan mempergunakan sebanyak 17 venue pertandingan yang tersebar di sejumlah titik strategis.

​”Total venue untuk Porprov ada 17 venue yang tersebar. Untuk cabor menembak di Lapangan Kahuripan Bogor Barat, gantole di Kabupaten Bogor, paralayang di Puncak, bola tangan di Sentul, arung jeram di Pamoyanan, dan untuk cabang beladiri seperti Taekwondo dan Karate akan dipusatkan di GOR,” paparnya.

​Anas optimistis seluruh infrastruktur pendukung dapat diresmikan dan mulai dioperasikan secara penuh pada awal bulan Desember.

​”Kita targetkan tanggal 2 Desember 2026 GOR sudah bisa digunakan secara resmi. Untuk kantor Dispora yang ada di Tribun Timur nanti akan kita tinggikan, dan kantor Dispora yang lama akan kita bongkar pada akhir September atau Oktober ini,” pungkasnya.

(rls/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer