Connect with us

Serba Serbi

Tingkatkan Potensi Talenta Gen Z di Industri Esports, Tri Hadirkan H3RO Power Battle

Published

on

Tingkatkan Potensi Talenta Gen Z di Industri Esports, Tri Hadirkan H3RO Power Battle
Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat/IOH) Tri meluncurkan H3RO Power Battle untuk memberdayakan generasi muda Indonesia di industri Esports. Dok. Istimewa.

KlikBogor – Industri gaming di Indonesia berkembang sangat pesat sebagai salah satu sarana hiburan yang paling diminati oleh Generasi Z atau Gen Z.

Melihat pertumbuhan dan dampak positif dari dunia gaming, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand Tri menggelar program H3RO Power Battle.

Hal itu untuk mendukung generasi muda Indonesia memaksimalkan potensi di industri Esports didukung dengan jaringan yang cepat, hemat, dan kini tersebar lebih luas di wilayah Jabotabek, Serang, dan Sukabumi.

Riset terkini mencatat 43 persen dari Gen Z di Indonesia meluangkan waktu setiap hari untuk bermain game, dengan mayoritas memilih bermain melalui ponsel.

Selain menjadi sarana hiburan, aktivitas ini juga dapat membuka peluang profesi sebagai atlet Esports, content creator, game developer, dan lainnya.

Chandra Pradyot Singh, EVP-Head of Circle Jakarta Raya Indosat Ooredoo Hutchison mengatakan, “Indosat melalui brand Tri ingin menjadi provider pilihan Gen Z di seluruh Indonesia, termasuk di Sukabumi dengan jumlah mencapai 1 juta orang atau 30 persen dari total populasi di Sukabumi”.

Untuk itu, Tri senantiasa berupaya untuk menciptakan ekosistem digital yang produktif dan kreatif bagi masyarakat setempat.

Hal ini juga didukung oleh jaringan Indosat Ooredoo Hutchison yang telah menjangkau 100 persen dari total 54 kecamatan dan 414 desa dan kelurahan di Kabupaten dan Kota Sukabumi.

Tak hanya itu, kata Chandra, kehadiran Tri juga membawa manfaat berganda bagi masyarakat Sukabumi.

“Di antara manfaat tersebut, Tri turut mendorong perekonomian masyarakat dengan membuka lapangan kerja di bidang penjualan dan distribusi produk dan layanan Tri melalui 3Kiosk dan 3Store,” katanya dalam keterangannya, Senin, 12 Agustus 2024.

Pihaknya melihat tingginya antusiasme Gen Z pada dunia gaming, Tri menghadirkan program H3RO Power Battle menjadi ruang bagi penggemar game ponsel untuk memaksimalkan potensinya di industri Esports sekaligus mewujudkan peluang tanpa batas dalam pemanfaatan teknologi digital.

Program H3RO Power Battle ini diselenggarakan pada 26 Juli hingga 8 September  2024 di 20 lokasi hang out yang tersebar di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Karawang, Bekasi, Serang, dan Sukabumi.

Melalui program ini, terang Chandra, pelajar dan masyarakat umum dapat mendaftar untuk mengikuti kompetisi game Mobile Legend dan memenangkan total hadiah senilai Rp40 juta.

Muhammad Ibnu Maulana atau yang akrab dipanggil Inuy, merupakan siswa SMK 2 Pamulang yang telah aktif bermain game sejak 2022.

Inuy dan rekan-rekannya sesama penggemar game Mobile Legend, membentuk tim ‘Celli Boy’ untuk berpartisipasi dalam H3RO Power Battle di Tangerang Selatan dan berhasil meraih juara pertama.

“Koneksi internet Tri sangat lancar tanpa nge-lag. Dengan sinyal yang cepat dapat mengurangi konsumsi baterai saat bermain game,” kata dia.

Ajang ini juga, sambung Inuy, memberi kesempatan untuk berinteraksi dengan komunitas gamer dari berbagai latar belakang.

“H3RO Power Battle semakin seru karena dapat bertemu dan mabar dengan teman baru dari usia yang beragam. Jadi semakin menantang dan menarik,” kata Inuy.

Untuk berpartisipasi dalam H3RO Power Battle, para pencinta Esports dapat mendaftarkan diri secara online dan mengaktifkan kartu Tri atau melakukan isi ulang pulsa Tri minimal Rp25 ribu.

Adapun paket unggulan yang dihadirkan oleh Tri untuk Gen Z adalah isi ulang Paket Happy 9 GB dengan masa aktif 7 hari dan paket isi ulang Happy lainnya mulai dari Rp25 ribu.

Sementara, pengguna baru Tri dapat membeli kartu perdana Happy seharga Rp25 ribu yang berlaku 30 hari serta mendapatkan kuota double. (*)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

IPB Ajak Warga Mulyaharja Budikdamber di Lahan Terbatas

Published

on

By

IPB Ajak Warga Mulyaharja Budikdamber di Lahan Terbatas
Tim dosen IPB University melaksanakan program “Eco-Create Bogor: Pelatihan Urban Farming dengan Metode Budikdamber (Budidaya Ikan dalam Ember)” kepada masyarakat Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Dok. IPB University

KlikBogor – Keterbatasan lahan tidak harus menjadi penghalang bagi masyarakat untuk menghasilkan pangan. Melalui urban farming, ikan dan sayuran bahkan dapat dibudidayakan bersamaan dengan sarana sederhana di lingkungan rumah.

Hal tersebut diperkenalkan tim dosen IPB University kepada masyarakat Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, melalui program “Eco-Create Bogor: Pelatihan Urban Farming dengan Metode Budikdamber (Budidaya Ikan dalam Ember)”.

Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian program Promoting Research and Innovation through Modern and Efficient Science and Technology Parks (PRIME STeP) 2026 dalam memberikan edukasi dan pemberdayaan masyarakat melalui penerapan yang praktis, hemat lahan, dan ramah lingkungan.

Baca juga: Dedie Rachim-Raffi Ahmad Bahas Penguatan Pemuda hingga Potensi Kota Bogor

Ketua tim program, Doni Sahat Tua Manalu mengatakan, pelatihan tidak hanya ditujukan untuk mengenalkan teknologi sederhana, tetapi juga mendorong masyarakat agar mampu mengembangkan praktik urban farming secara mandiri.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun pengalaman bersama antara tim, pemerintah kelurahan, kelompok masyarakat, dan warga. Jadi, masyarakat tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga diharapkan dapat menjadi pelaku yang nantinya mampu mengembangkan praktik urban farming ini secara mandiri,” ujarnya dikutip Kamis, 10 September 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Posyandu Kelurahan Mulyaharja diikuti masyarakat dan perwakilan komunitas setempat. Lurah Mulyaharja Muslim Yuliantono mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis kepada warga.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengenal cara baru dalam menghasilkan pangan dari lingkungan sekitar. Kami berharap pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dan dikembangkan oleh warga secara mandiri,” ujar Muslim.

Baca juga: Tanah Baru Angkat Trofi Camat Cup Bogor Utara 2026

Dalam pelatihan, anggota tim Roza Yusfiandayani menjelaskan, budikdamber menggunakan ember sebagai wadah pemeliharaan ikan, sementara kangkung ditanam dalam netpot yang ditempatkan di bagian atas ember. Peralatan yang digunakan antara lain ember, benih ikan lele, bibit kangkung, netpot, media tanam seperti rockwool, dan pakan ikan.

“Dalam budikdamber, yang perlu diperhatikan bukan hanya bagaimana ikan dipelihara, tetapi juga bagaimana sistemnya dijaga agar ikan dan tanaman dapat tumbuh dengan baik. Karena itu, peserta perlu memahami tahapan persiapan, pemeliharaan, pemberian pakan, dan pengelolaan air,” terangnya.

Secara lengkap, anggota tim terdiri dari Roza Yusfiandayani, Andini Tribuana Tunggadewi, Wiranda Intan Suri, Kharisma Fitri Hapsari, serta mahasiswa IPB University.

Peserta juga diberikan pemahaman mengenai perawatan, termasuk pemberian pakan, kondisi air, kepadatan ikan, serta pertumbuhan tanaman. Hal ini menjadi penting karena keberhasilan budikdamber sangat bergantung pada perawatan rutin.

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi salah satu alternatif urban farming untuk pemanfaatan lahan terbatas sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat Mulyaharja.

(rls/hrs)

Continue Reading

Serba Serbi

Tanah Baru Angkat Trofi Camat Cup Bogor Utara 2026

Published

on

By

Tanah Baru Angkat Trofi Camat Cup Bogor Utara 2026
Tim Kelurahan Tanah Baru keluar sebagai kampiun turnamen sepak bola Camat Cup Kecamatan Bogor Utara 2026. Foto/Klikbogor

KlikBogor – Tim Kelurahan Tanah Baru keluar sebagai kampiun turnamen sepak bola Camat Cup Kecamatan Bogor Utara 2026. Gelar juara diraih setelah menaklukkan tim Kelurahan Cimahpar lewat drama adu penalti dengan skor 4-3 di Gelanggang Olahraga Masyarakat (GOM) Bogor Utara, Kelurahan Cimahpar pada Rabu, 9 September 2026 malam.

Sementara tim Kelurahan Ciparigi menempati posisi ketiga, sedangkan tim Kelurahan Bantarjati berada di posisi keempat. Gelar top skor diraih pemain dari tim Kelurahan Cimahpar.

Camat Bogor Utara, Riki Robiansah, bersyukur ajang tahunan yang sempat vakum selama dua tahun tersebut dapat kembali digelar dengan aman, tertib, dan penuh antusiasme dari warga.

“Alhamdulillah, setelah sempat dilaksanakan pada 2023 lalu vakum pada 2024 dan 2025, tahun 2026 ini bisa kami laksanakan kembali. Antusiasme dari para ketua RT, RW, LPM, Karang Taruna, hingga pengurus koperasi sangat luar biasa. Permainan berjalan ketat dan tetap menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Riki.

Baca juga: Wali Kota Dedie Rachim Terima Satya Lancana Karaton Sumedang Larang

Laga final turnamen sepak bola tahunan di Kecamatan Bogor Utara ini mendapatkan dukungan dari anggota DPRD Kota Bogor Daerah Pemilihan (Dapil) Bogor Utara.

Zakiyatul Fikriyah Al-Aslamiyah, Endah Purwanti, Syarif Hidayat Sastra dan Juhana tampak hadir dan menonton langsung aksi para ketua RT, RW, Ketua LPM, Karang Taruna dan aparatur kelurahan.

Perwakilan DPRD Kota Bogor Dapil Bogor Utara, Zakiyatul Fikriyah Al-Aslamiyah menyatakan sangat mendukung gelaran sepak bola Camat Cup Kecamatan Bogor Utara. Zakiyah sapaan akrabnya berharap ajang silaturahmi antar aparatur wilayah ini bisa menjadi agenda tahunan yang konsisten.

Baca juga: RT RW, Karang Taruna hingga Lurah Berlaga di Camat Cup Bogor Utara

Diketahui, pada gelaran tahun ini, euforia partai final kian semarak dengan adanya tambahan hadiah dari Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin berupa seekor domba dengan bobot diperkirakan lebih dari 100 kilogram untuk juara satu, selain membawa pulang piala bergilir, piala tetap dengan uang pembinaan sebesar Rp3 juta.

Sementara itu, tim Kelurahan Cimahpar sebagai juara kedua mendapatkan piala tetap dengan uang pembinaan sebesar Rp2 juta serta seekor domba.

(ckl/hrs)

Continue Reading

Berita

Wali Kota Dedie Rachim Terima Satya Lancana Karaton Sumedang Larang

Published

on

By

Wali Kota Dedie Rachim Terima Satya Lancana Karaton Sumedang Larang
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menerima penghargaan Satya Lancana Karaton Sumedang Larang. Dok. Diskominfo Kota Bogor

KlikBogor – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menerima penghargaan Satya Lancana Karaton Sumedang Larang. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Sri Radya Karaton Sumedang Larang Rd. H. Ikik Lukman Soemadisoerya di Area Museum Geusan Ulun, Kabupaten Sumedang, Rabu, 9 September 2026.

Dedie Rachim adalah kepala daerah pertama yang menerima Satya Lancana Karaton Sumedang Larang atas perannya dalam mendukung pelestarian budaya, khususnya melalui dukungan terhadap berbagai kegiatan seni dan budaya.

Penganugerahan ini juga berkaitan dengan dukungan Dedie Rachim saat masih menjabat sebagai Wakil Wali Kota Bogor pada pelaksanaan perdana Kirab Binokasih pada 2024.

Dalam penyematan penghargaan tersebut, Sri Radya Karaton Sumedang Larang menyampaikan bahwa Dedie Rachim dinilai turut memperkuat hubungan budaya antara Kota Bogor dan Sumedang.

Salah satunya adalah melalui pembangunan Museum Pajajaran di Kota Bogor yang nantinya memiliki keterkaitan sejarah dengan Sumedang Larang, termasuk koleksi replika Mahkota Binokasih.

Baca juga: Pelajar SMPN 11 Kota Bogor Ciptakan Perahu Pengangkut Sampah 

Dedie Rachim menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh Karaton Sumedang Larang.

Menurutnya, penghargaan tersebut bukan hanya ditujukan kepada dirinya secara pribadi, melainkan menjadi bentuk penghargaan terhadap masyarakat Kota Bogor yang terus menjaga dan menghargai budaya Sunda.

“Yang pertama tentu saya atas nama pribadi dan atas nama Pemerintah Kota Bogor menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Keraton Sumedang Larang, dalam hal ini khusus kepada Radya Agung Sri Radya Keraton Sumedang Larang atas penghargaan yang ditujukan kepada masyarakat Kota Bogor terutama dalam rangka menjaga tradisi budaya,” ujar Dedie Rachim.

Ia mengatakan, hubungan antara Kota Bogor dan Sumedang memiliki ikatan sejarah yang panjang. Karena itu, penghargaan tersebut menjadi momentum untuk semakin memperkuat silaturahmi dan kerja sama dalam menjaga warisan budaya Sunda.

“Jadi penghargaan ini bukan semata-mata penghargaan kepada pribadi, tetapi bagaimana masyarakat Bogor begitu menghargai budaya Sunda dan adanya hubungan yang khusus berdasarkan sejarah yang panjang antara Bogor dengan Sumedang,” katanya.

Baca juga: IPB University Kirim 1,2 Ton Nasi Steril untuk Warga Terdampak Gempa NTT

Dedie Rachim berharap hubungan baik antara Kota Bogor dan Sumedang dapat terus terjalin dan semakin kuat ke depannya.

Terlebih, pembangunan Museum Pajajaran menjadi salah satu upaya untuk menjaga dan mengenalkan sejarah serta budaya Sunda kepada masyarakat.

“Oleh karena itu, tentu saya mengucapkan terima kasih sekali lagi dan mudah-mudahan akan memperkuat tali silaturahmi antara Sumedang dengan Kota Bogor,” katanya.

“Ke depan kita tentu tadi sudah banyak sekali dibicarakan, kita akan membangun Museum Pajajaran dimana ada kaitan dengan Sumedang, karena masa akhir Kerajaan Pakuan Pajajaran itu kemudian diteruskan oleh Keraton Sumedang Larang, sehingga tradisi budaya Sunda itu dapat terpelihara sampai dengan hari ini,” pungkas Dedie Rachim.

(rls/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer