Connect with us

Potret

Curugmekar, Wilayah Strategis dengan Potensi Ekonomi

Published

on

Curugmekar, Wilayah Strategis dengan Potensi Ekonomi
Lurah Curugmekar, Yudi Cundiana. Foto/Istimewa

KlikBogor – Kelurahan Curugmekar, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor berdiri di atas lahan seluas 208 hektar dengan total populasi mencapai 11.724 jiwa yang terbagi ke dalam 3.876 Kepala Keluarga (KK).

Secara demografis, komposisi penduduk terdiri dari 5.665 jiwa laki-laki dan 6.059 jiwa perempuan, yang tersebar di 59 RT dan 10 RW dengan iklim sosial kemasyarakatan yang dinamis serta solid.

​”Alhamdulillah, kelembagaan masyarakat di tempat kami sangat aktif dan saling bersinergi, mulai dari PKK, Karang Taruna, hingga sinergi bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Jika ada persoalan di wilayah, kami selalu bersama-sama turun langsung ke lapangan,” ujar Lurah Curugmekar, Yudi Cundiana kepada awak media di kantornya, Senin, 26 Oktober 2026.

​Dari sektor perekonomian dan usaha, Curugmekar mencatatkan pertumbuhan yang pesat pada sektor ekonomi kerakyatan, perdagangan, dan penataan hunian.

Berdasarkan data peta potensi dan peluang investasi dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bogor, terdaftar sebanyak 1.085 unit usaha melalui sistem Online Single Submission (OSS).

Angka tersebut mencakup 742 unit usaha skala mikro, 289 skala kecil, dan 54 skala menengah. Lokasinya yang strategis di sekitar kawasan komersial Yasmin menjadikan Curugmekar sebagai salah satu pusat pertumbuhan bisnis harian warga yang berdaya saing tinggi.

​Baca juga: Besok, Trase Baru Batutulis Dibuka untuk Uji Coba 2 Jalur

Selain sektor komersial, kawasan hunian di Curugmekar didominasi oleh perumahan serta kawasan cluster yang tertata rapi, mulai dari hunian menengah hingga komersial mewah.

Kawasan tersebut didukung oleh aksesibilitas yang mapan serta berbagai sarana olahraga publik seperti lapangan sepak bola, bulu tangkis, voli, basket, hingga fasilitas kolam renang.

​Guna meningkatkan daya dukung infrastruktur publik dan pelayanan kebencanaan, Kelurahan Curugmekar saat ini tengah mengawal dua proyek fisik utama.

Pembangunan tersebut meliputi sarana olahraga Mini Soccer Park di samping SMAN 10 Bogor, serta proyek revitalisasi Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Unit Yasmin di wilayah RW 04.

​Yudi menegaskan bahwa pengerjaan fisik kedua fasilitas publik ini terus dipantau ketat bersama pihak pelaksana konstruksi serta didampingi oleh unsur Kejaksaan guna memastikan seluruh tahapan berjalan transparan, sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), dan tepat waktu.

​”Saat ini pengerjaan sarana olahraga mini soccer dan penataan pos Damkar di RW 04 sedang berlangsung. Kami meninjau langsung di lapangan bersama pihak pelaksana dan Kejaksaan untuk memantau progresnya. Mohon doanya dari seluruh warga, insyaallah sesuai jadwal dan SOP, kedua proyek strategis ini ditargetkan tuntas bersamaan pada akhir Desember 2026 mendatang,” katanya.
​
Baca juga: Bogor 100 Menyala Terus, 565 Atlet Siap Berlaga di Porprov Jabar

Yudi menambahkan, daya dukung pelayanan publik di Curugmekar juga diperkuat oleh sarana pendidikan dan kesehatan yang sangat memadai. Wilayah ini ditunjang oleh 3 PAUD, 1 TK, 2 Sekolah Dasar Negeri (SDN Curugmekar 2 dan SDN Curugmekar 3), 1 SMP, 2 SMA/SMK (SMAN 10 Bogor dan SMK), serta institusi perguruan tinggi Bogor Hotel Institute (BHI).

Sementara untuk sektor kesehatan, warga dilayani oleh RS Hermina Bogor, 1 Puskesmas Pembantu (Pustu), 10 Posyandu, dan 3 Apotek. Sarana ibadah warga juga terpenuhi melalui keberadaan 10 masjid, 10 musala, dan 3 gereja.

​Selain fokus pada penataan fisik dan ekonomi, Kelurahan Curugmekar juga tengah mengukir prestasi di bidang lingkungan hidup tingkat Kota Bogor. Saat ini, wilayah RW 09 Curugmekar berhasil menembus kategori 6 besar dalam ajang kompetisi kebersihan lingkungan ‘Bogor Bersih’.

​”Saat ini sedang berjalan penilaian lomba Bogorku Bersih. Alhamdulillah wilayah kami di RW 09 berhasil masuk dalam kategori 6 besar tingkat Kota Bogor. Kami sangat optimistis mudah-mudahan Curugmekar bisa keluar sebagai juara,” ungkap Yudi.

(rls/hrs)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Potret

Konsisten Juara, Siswa SMAN 3 Bogor Dapat Beasiswa Universitas Trisakti

Published

on

By

Konsisten Juara, Siswa SMAN 3 Bogor Dapat Beasiswa Universitas Trisakti
Adli Firlian Ilmi, siswa SMA Negeri 3 Bogor, berhasil meraih juara 3 tingkat provinsi Jawa Barat dalam Trisakti Economic and Accounting Competition selama dua tahun berturut-turut, pada 2025 dan 2026. Foto/Istimewa

KlikBogor – Konsistensi dalam meraih prestasi akademik menjadi salah satu indikator penting dari kesungguhan seorang pelajar dalam mengembangkan kapasitas intelektualnya.

Hal tersebut ditunjukkan oleh Adli Firlian Ilmi, siswa SMA Negeri 3 Bogor, yang berhasil meraih juara 3 tingkat provinsi Jawa Barat dalam Trisakti Economic and Accounting Competition selama dua tahun berturut-turut, masing-masing pada 2025 dan 2026.

Pencapaian tersebut menjadi catatan tersendiri dalam perjalanan akademik Adli. Pada 2025, ketika masih duduk di kelas XI, ia mengikuti kompetisi tersebut dan berhasil meraih juara 3 tingkat provinsi untuk cabang ekonomi.

Setahun kemudian, Adli kembali berkompetisi, kali ini pada cabang akuntansi, dan kembali menempati posisi yang sama. Keberhasilannya mempertahankan prestasi dalam dua tahun berturut-turut menunjukkan konsistensi, ketekunan, serta kemampuannya dalam menghadapi tantangan akademik yang menuntut ketelitian dan penalaran analitis.

Bagi Adli, pencapaian ini bukan semata-mata tentang mempertahankan posisi di podium. Kompetisi menjadi ruang untuk menguji kemampuan, memperluas wawasan, dan mengukur perkembangan diri di tengah persaingan dengan pelajar dari berbagai daerah.

Baca juga: Warga Babakan Pasar Ikuti Pemeriksaan Kanker Gratis 

Pengalaman tersebut sekaligus mempertegas pentingnya persiapan yang matang, disiplin belajar, dan kemauan untuk terus meningkatkan kompetensi.

Prestasi ini juga menjadi bagian dari kontribusi dan karakter pelajar SMA Negeri 3 Bogor dalam kompetisi akademik di berbagai tingkat. Lingkungan pendidikan yang mendorong pengembangan potensi, kedisiplinan, dan semangat berkompetisi merupakan faktor penting dalam membantu siswa-siswi mengoptimalkan kemampuan mereka.

Meski demikian, keberhasilan setiap siswa tetap membutuhkan usaha, komitmen, dan proses belajar yang berkelanjutan.

Apresiasi terhadap pencapaian tersebut turut disampaikan oleh Aulia Danibrata, Dekan dari Trisakti School of Management (TSM). Pihak Universitas Trisakti memberikan penghargaan atas konsistensi prestasi yang ditunjukkan oleh Adli serta kontribusi SMA Negeri 3 Bogor dalam ajang kompetisi akademik tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi SMAN 3 Bogor yang terbukti secara konsisten mampu mencetak bibit-bibit unggul. Kehadiran siswa-siswi dari sekolah ini tidak hanya meramaikan perlombaan, tetapi selalu berhasil membawa standar kompetensi ke level yang lebih tinggi,” ungkap Aulia dalam keterangannya, Senin, 12 Oktober 2026.

Baca juga: Pelajar SMPN 11 Kota Bogor Ciptakan Perahu Pengangkut Sampah 

Sebagai bentuk apresiasi lebih lanjut, Adli memperoleh kesempatan beasiswa pendidikan penuh selama 3 tahun bahkan lebih dari Universitas Trisakti.

Berdasarkan informasi yang disampaikan, beasiswa tersebut dapat dimanfaatkan apabila Adli memilih untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Trisakti.

Apresiasi ini menjadi nilai tambah dari pencapaian yang diraihnya sekaligus membuka peluang inspirasi bagi siswa siswi SMAN 3 Bogor untuk melanjutkan pengembangan akademiknya ke jenjang perguruan tinggi.

Dalam keteranganya, pihak SMAN 3 Bogor menyampaikan bahwa prestasi ini menjadi motivasi untuk terus belajar dan memperluas kompetensi, khususnya dalam bidang ekonomi dan akuntansi.

Konsistensi dalam berkompetisi bukanlah titik akhir, melainkan bagian dari proses panjang untuk membangun kapasitas diri dan mempersiapkan masa depan akademik maupun profesional.

(rls/hrs)

Continue Reading

Potret

Wawalkot Borong Dagangan Kakek 88 Tahun saat Sidak Jalan Merdeka

Published

on

By

Wawalkot Borong Dagangan Kakek 88 Tahun saat Sidak Jalan Merdeka
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin memborong dagangan kakek berusia 88 tahun saat sidak di Jalan Mereka, Kecamatan Bogor Tengah, Kamis, 1 Oktober 2026. Foto/Klikbogor

KlikBogor – Wakil Wali Kota (Wawalkot) Bogor, Jenal Mutaqin tiba-tiba menghentikan langkah inspeksi mendadak (sidak) saat melihat seorang kakek masih berjualan di Jalan Merdeka, Kecamatan Bogor Tengah.

Jenal kemudian menghampiri kakek tersebut dan memutuskan memborong seluruh dagangan yang dibawa dengan cara dipikul menggunakan karung. Dagangan berupa sayur mayur itu dibeli tanpa menyisakan barang untuk dijual kembali.

Baca juga: 39 Tahun Mengabdi, Sekwan Boris Derurasman Purnabakti

Jenal mengaku spontan membeli seluruh dagangan karena merasa iba melihat kondisi penjual yang sudah berusia lanjut.

“Saya lebih melihat ke psikologis orang tua, kasihan, kami borong (dagangan) untuk dimasak,” kata Jenal, Kamis, 1 Oktober 2026.

Menurut Jenal, penjual yang telah menginjak usia 88 tahun itu membuat dirinya teringat kepada sang kakek yang telah meninggal dunia.

“Asa (bahas Sunda artinya serasa) ke kakek, walaupun kakek sudah meninggal,” ujar Jenal.

Baca juga: Asal-usul 11 Kelurahan di Kecamatan Tanah Sareal, Berawal dari 3 Wilayah

Ia mengatakan, kakek tersebut diketahui tinggal di kawasan Gadog, Kabupaten Bogor. Karena usianya yang sudah lanjut, ia kemudian meminta sang kakek untuk pulang dan tidak lagi berjualan di lokasi tersebut.

Sayur mayur yang diborong tersebut selanjutnya akan dimasak dan dikonsumsi bersama oleh petugas Satpol PP yang turut mendampingi kegiatan sidak.

(hrs/ckl)

Continue Reading

Potret

39 Tahun Mengabdi, Sekwan Boris Derurasman Purnabakti

Published

on

By

39 Tahun Mengabdi, Sekwan Boris Derurasman Purnabakti
Sekretaris DPRD (Sekwan) Kota Bogor, Boris Derurasman masa purnabakti setelah 39 tahun mengabdi sebagai bagian dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Dok. Diskominfo Kota Bogor

KlikBogor – Boris Derurasman yang menjabat sebagai Sekretaris DPRD (Sekwan) Kota Bogor, memasuki masa purnabakti setelah 39 tahun mengabdi sebagai bagian dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

Selama puluhan tahun pengabdiannya, ia telah menjalankan berbagai tugas, mengambil keputusan, serta mengemban tanggung jawab telah menjadi bagian dari perjalanannya yang tercatat dalam sejarah pemerintahan Kota Bogor.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas seluruh pengabdian Sekwan Kota Bogor selama menjalankan tugas.

“Setiap pengabdian pasti memiliki waktunya. Tetapi kebaikan, dedikasi, dan keteladanan yang diberikan selama menjalankan tugas akan tetap menjadi bagian dari perjalanan Pemerintah Kota Bogor,” ujar Dedie Rachim di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Bogor, Rabu, 30 September 2026.

Baca juga: Asal-usul 11 Kelurahan di Kecamatan Tanah Sareal, Berawal dari 3 Wilayah

Dedie Rachim menyampaikan penghargaan atas kebersamaan dan kerja yang telah dibangun selama menjalankan roda pemerintahan.

“Terima kasih, Pak Boris, atas pengabdian, kerja keras, dan kebersamaan selama ini. Selamat memasuki masa purna bakti. Semoga selalu diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan kesempatan untuk terus memberikan manfaat di tengah masyarakat,” katanya.

Bagi Pemkot Bogor, kata Dedie Rachim, purna bakti seorang aparatur bukan berarti berakhirnya hubungan dengan kota yang telah dilayani. Sebab, setiap orang yang mengabdikan tenaga dan pikirannya untuk Kota Bogor telah menjadi bagian dari perjalanan kota ini.

“Terima kasih untuk setiap langkah yang telah ditempuh, setiap waktu yang telah diberikan, dan setiap pengabdian yang diberikan oleh Pak Boris,” ucap Dedie Rachim.

Baca juga: Mengapa Protein Hewani Penting bagi Tumbuh Kembang Anak?

Sementara itu, Boris Derurasman menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini telah menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat perkataan, sikap, maupun keputusan yang kurang berkenan atau terdapat kesalahan yang pernah dilakukan.

“Terima kasih kepada semua pihak yang selama ini sudah bersama-sama, membantu dan mendukung saya dalam menjalankan tugas. Tentu selama perjalanan pengabdian ini tidak semuanya sempurna. Karena itu, saya secara pribadi memohon maaf apabila ada perkataan, sikap atau perbuatan saya yang kurang berkenan, baik yang disengaja maupun tidak disengaja,” ujarnya.

Boris berharap hubungan dan silaturahmi yang telah terjalin selama menjalankan tugas dapat terus terjaga meski masa pengabdian secara kedinasan telah berakhir.

“Semoga silaturahmi dan kebersamaan yang sudah terbangun selama ini tetap terjaga. Saya mohon doa agar setelah purna bakti ini bisa menjalani kehidupan dengan baik dan tetap bisa memberikan manfaat bagi orang lain,” katanya.

(rls/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer