Connect with us

Berita

Jumat Sehat PWI, Dinkes Kota Bogor Cek Kesehatan Gratis Wartawan

Published

on

Jumat Sehat PWI, Dinkes Kota Bogor Cek Kesehatan Gratis Wartawan
Jumat Sehat PWI Kota Bogor dirangkai dengan cek kesehatan gratis, Jumat, 10 Juli 2026. Foto/Istimewa

KlikBogor – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor menggelar layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi para awak media yang bertugas di Kota Bogor. Kegiatan tersebut berlangsung dalam agenda Jumat Sehat di Markas Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor, Kecamatan Tanah Sareal, Jumat, 10 Juli 2026.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Erna Nuraena, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap kesehatan insan pers yang memiliki mobilitas dan ritme kerja tinggi.

Menurutnya, kondisi kesehatan wartawan perlu mendapat perhatian agar tetap prima dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan.

“Ritme kerja teman-teman wartawan luar biasa, jadi harus dipastikan semuanya dalam kondisi sehat. Kami fasilitasi cek kesehatan gratis hari ini, dan insyaallah ke depannya akan kami adakan rutin setiap enam bulan sekali,” ujar Erna.

Selain memberikan layanan pemeriksaan kesehatan, Dinkes Kota Bogor juga menyerahkan bantuan tabung oksigen untuk ambulans gratis milik PWI Kota Bogor.

Ketua PWI Kota Bogor, Herman Indrabudi, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang dibangun bersama Dinas Kesehatan. Menurutnya, perhatian terhadap kesehatan wartawan sangat penting mengingat tingginya aktivitas peliputan setiap hari.

“Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Kadinkes dan jajaran. Kolaborasi ini sangat berharga bagi kami. Selain pemeriksaan kesehatan bagi rekan-rekan wartawan, bantuan tabung oksigen untuk ambulans PWI yang diberikan hari ini sangat berarti untuk memperkuat layanan sosial kami bagi warga Kota Bogor,” kata Herman.

Ia berharap sinergi antara organisasi pers dan Dinas Kesehatan dapat terus berlanjut sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh wartawan, tetapi juga masyarakat melalui layanan ambulans gratis yang dikelola PWI Kota Bogor.

Dalam kesempatan itu, Erna juga memaparkan perkembangan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kota Bogor. Ia menyebut capaian program tersebut saat ini menjadi yang tertinggi di Provinsi Jawa Barat.

Pada tahun 2025, program CKG berhasil menjangkau hampir 530 ribu penduduk atau sekitar 49 persen dari total target, melampaui target awal sebesar 36 persen.

Sementara pada 2026, Pemerintah Kota Bogor menargetkan cakupan pemeriksaan kesehatan mencapai 46 persen. Hingga awal Juli 2026, realisasinya telah mencapai 39 persen.

“Untuk tahun 2026, target kita 46 persen dan posisi capaian saat ini sudah di angka 39 persen. Kami terus gencarkan ini ke seluruh lapisan masyarakat, komunitas, hingga instansi,” jelasnya.

Berdasarkan hasil skrining kesehatan tersebut, penyakit tidak menular yang paling banyak ditemukan di Kota Bogor adalah hipertensi, diabetes melitus, dan obesitas.

Erna mengungkapkan sekitar 90 persen penyebab penyakit tersebut dipicu oleh gaya hidup yang kurang sehat, seperti minim aktivitas fisik, rendahnya konsumsi buah dan sayur, serta kebiasaan merokok.

Di sisi lain, Dinkes Kota Bogor juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai dampak cuaca panas ekstrem dan meningkatnya debu akibat aktivitas proyek pembangunan yang berpotensi memicu infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), dehidrasi hingga heat stroke.

Ia mengimbau masyarakat untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh dengan mengonsumsi minimal delapan gelas air putih setiap hari serta menggunakan masker ketika mengalami batuk atau flu agar tidak menularkan penyakit kepada orang lain.

Sebagai upaya meningkatkan akses layanan kesehatan, Dinkes Kota Bogor juga terus mengoptimalkan operasional Puskesmas 24 Jam yang kini telah tersedia di enam lokasi, yakni Puskesmas Bogor Tengah, Bogor Timur, Tanah Sareal, Pasir Mulya, Cipaku, serta satu puskesmas lainnya yang masih dalam tahap persiapan.

“Layanan 24 jam ini bertujuan mengurangi kasus false emergency di rumah sakit dan mendekatkan akses layanan. Jika warga punya masalah kesehatan di luar jam operasional, silakan ke Puskesmas 24 jam terdekat. Ada dokter jaga yang memeriksa awal, sehingga warga tidak perlu khawatir tertolak di rumah sakit atau menanggung biaya mandiri akibat false emergency,” pungkas Erna.

(rls/hrs)

Continue Reading
1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Urai Kemacetan, Pemkot Bogor Siapkan Jalan R2 Tembus Kaumsari

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Lantik Jurusita Pajak Daerah, Pemkot Bogor Targetkan Tagih Rp120 Miliar

Published

on

By

Lantik Jurusita Pajak Daerah, Pemkot Bogor Targetkan Tagih Rp120 Miliar
Pelantikan jurusita pajak daerah Bapenda Kota Bogor, Senin, 26 Oktober 2026. Foto/Istimewa

KlikBogor – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim melantik delapan jurusita pajak daerah Kota Bogor di Paseban Sri Baduga, Kompleks Balai Kota Bogor, Senin, 26 Oktober 2026. Kedelapan jurusita ini menjadi tim khusus untuk menagih tunggakan pajak daerah kepada wajib pajak (WP) di Kota Bogor.

“Ya, yang pertama kan kami sudah menghitung ada potensi piutang yang bisa ditagih. Piutang jumlahnya hampir Rp600 miliar, namun demikian, tata cara untuk penagihan itu ternyata tidak mudah. Selain harus memenuhi persyaratan administratif, juga harus dilengkapi dengan personil yang sudah memiliki kemampuan serta sertifikasi terkait dengan penugasan sebagai jurusita,” kata Dedie Rachim usai pelantikan.

Ia menjelaskan, setelah delapan aparatur sipil negara (ASN) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor melalui proses pelatihan, ujian, dan juga penetapan, maka Pemkot Bogor lebih konfiden untuk bisa melaksanakan penyitaan yang dilakukan oleh jurusita.

“Kalau target, tadi Pak Sekda setting-nya kurang lebih 20 persen dari Rp600 miliar ya di tahun ini, atau kurang lebih Rp120 miliar di tahun ini saja dari potensi piutang yang belum terbayar sampai dengan sekarang,” imbuhnya.

Baca juga: Bogor 100 Menyala Terus, 565 Atlet Siap Berlaga di Porprov Jabar

Kepada tim jurusita, Dedie Rachim juga berpesan harus mampu melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. “Sudah dibekali dengan berbagai atribut dan keilmuan, maka tentu tinggal pelaksanaan kewenangan harus berintegritas. Itu pesan saya kepada mereka,” ucapnya.

Kepala Bapenda Kota Bogor, Abdul Wahid menerangkan, setelah pelantikan ini, pihaknya akan segera merumuskan dengan melalui tahapan-tahapan kepada para WP yang mempunyai piutang.

“Yang tadi sudah disampaikan oleh Wali Kota Bogor salah satunya yaitu pemasangan plang, pemanggilan melalui aplikasi dan selanjutnya ditindak lanjuti apakah itu langsung penyegelan atau bisa saja melaksanakan pembekuan rekening usahanya,” ucapnya.

“Jadi itu empat tahapan-tahapan. Namun hal ini bisa kami lakukan nanti tim jurusita berkolaborasi komunikasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) dari BI, OJK, nanti akan berkolaborasi. Dan tahapan-tahapan itu SOP-nya memang sudah disiapkan. Tinggal insyaallah doakan tim jurusita ini bisa berjalan di awal bulan ini,” sambungnya.

Baca juga: Besok, Trase Baru Batutulis Dibuka untuk Uji Coba 2 Jalur

Wahid mengungkapkan, tim jurusita tersebut dari internal Bapenda Kota Bogor sebanyak delapan orang. Delapan orang tersebut sudah disekolahkan dan mempunyai berbagai macam sertifikasi yang berhubungan dengan jurusita.

“Ya, mereka sudah mempunyai sertifikat. Jadi tinggal bekerja dengan integritas,”  tutup Wahid.

(hrs/ckl)

Continue Reading

Berita

Besok, Trase Baru Batutulis Dibuka untuk Uji Coba 2 Jalur

Published

on

By

Besok, Trase Baru Batutulis Dibuka untuk Uji Coba 2 Jalur
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim berserta jajaran dinas terkait saat meninjau pembangunan Jalan Saleh Danasasmita atau trase baru Batutulis, Senin, 31 Agustus 2026. Foto/Klikbogor

KlikBogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan melakukan uji coba Jalan Saleh Danasasmita atau trase baru Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan pada Selasa, 27 Oktober 2026.

Uji coba selama satu bulan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan akses jalan menuju salah satu venue pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat yang berada di Kecamatan Bogor Selatan.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan, sebagai salah satu tuan rumah Porprov XV Jawa Barat 2026, Kota Bogor menyiapkan 25 venue pertandingan. Mayoritas venue berada di wilayah Kota Bogor, sedangkan delapan venue lainnya berada di luar wilayah kota.

Baca juga: Bogor 100 Menyala Terus, 565 Atlet Siap Berlaga di Porprov Jabar

Selain memastikan kesiapan tempat pertandingan, Pemkot Bogor juga mempersiapkan akses jalan menuju lokasi pertandingan agar dapat digunakan dengan aman dan lancar.

“Selain mempersiapkan venue sebagai bagian penting, kita juga akan membuka akses menuju venue. Di samping itu, kita juga mengharapkan target 100 emas bisa tercapai, karena Kota Bogor menjadi tuan rumah bersama Kota Bekasi dan Kota Depok. Kita harapkan para atlet betul-betul mempersiapkan diri dan memastikan mental juara,” ungkap Dedie Rachim di Balai Kota Bogor, Senin, 26 Oktober 2026.

Terkait rencana uji coba Jalan Saleh Danasasmita, Dedie Rachim menjelaskan bahwa jalan tersebut akan dibuka untuk pengujian skema dua arah berlawanan.

Sebelum dibuka, Pemkot Bogor berkoordinasi dengan Polresta Bogor Kota dan para pemangku kepentingan untuk memastikan kesiapan rambu lalu lintas, marka jalan, penerangan, serta aspek keamanan.

“Insyaallah besok kita akan buka Jalan Saleh Danasasmita sebagai uji coba untuk dua jalur berlawanan. Saya sedang berkoordinasi dengan Kapolresta dan stakeholder lain guna memastikan semua rambu, marka, hingga penerangan dan keamanan sudah siap. Jadi, insyaallah besok siang kita akan membuka Jalan Saleh Danasasmita trase baru untuk uji coba,” ujarnya.

Baca juga: Trase Baru Batutulis Bakal Diuji Coba Sebelum Beroperasi

Selama masa uji coba, Pemkot Bogor bersama para pemangku kepentingan akan melakukan pemantauan dan evaluasi untuk memetakan berbagai aspek yang masih perlu diperbaiki.

Terkait kualitas jalan, Dedie Rachim menyebutkan bahwa berdasarkan laporan di lapangan, kondisi konstruksi relatif sangat baik dan lebih kokoh.

(rls/hrs)

Continue Reading

Berita

MWA IPB Umumkan Lini Masa Pemilihan Rektor PAW 2023-2028

Published

on

By

MWA IPB Umumkan Lini Masa Pemilihan Rektor PAW 2023-2028
Koin IPB. Dok. IPB University

KlikBogor – Majelis Wali Amanat (MWA) IPB University mengumumkan lini masa pemilihan Rektor Pengganti Antarwaktu (PAW) periode 2023–2028.

Langkah tersebut diambil setelah Rektor IPB University, Alim Setiawan Slamet, dilantik sebagai Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia pada Kamis, 15 Oktober 2026.

Sebagai tindak lanjut, MWA IPB University menggelar Sidang Paripurna pada Jumat, 23 Oktober 2026, dengan agenda khusus membahas pengunduran diri rektor dan penetapan tata cara pemilihan Rektor PAW.

Sidang ini menindaklanjuti surat pengunduran diri Alim yang diterima MWA pada Kamis, 15 Oktober 2026.

Baca juga: Kebakaran Ruko di Surya Kencana Bogor, Petugas Damkar Berjibaku Padamkan Api

Berdasarkan jadwal, pemilihan Rektor PAW akan berlangsung melalui sejumlah tahapan. Pada 26 Oktober 2026, MWA menyerahkan surat kepada Senat Akademik (SA) tentang perubahan Peraturan MWA dan Surat Keputusan Pemberhentian Rektor. Pemberhentian Rektor efektif berlaku pada 26 November 2026 setelah Rektor PAW terpilih dilantik.

Pada 26 Oktober sampai 9 November 2026, proses pemilihan calon Rektor PAW di SA. Selanjutnya, SA menyerahkan surat pengajuan calon Rektor PAW kepada MWA pada 9 November 2026.

Pada 19 November 2026, MWA menggelar Sidang Paripurna Pemilihan Rektor PAW periode 2023–2028. Adapun MWA melantik Rektor PAW terpilih dalam Sidang Paripurna MWA pelantikan Rektor PAW periode 2023–2028 pada 26 November 2026.

Baca juga: MWA Tetapkan Alim Setiawan Slamet jadi Rektor IPB University PAW 2025-2028

Ketua MWA, Prof. Hardinsyah, mengatakan, koordinasi dengan empat pilar pimpinan IPB telah dilakukan. Selain itu juga telah dilakukan konsultasi dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

Ia menambahkan, seluruh tahapan pemilihan Rektor PAW akan dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku dengan mengedepankan prinsip tata kelola yang baik.

“MWA memastikan seluruh tahapan pemilihan Rektor PAW berjalan sesuai ketentuan yang berlaku; dan pengambilan keputusan mengutamakan musyawarah dan mufakat. Proses ini penting untuk memastikan keberlanjutan kepemimpinan dan tata kelola IPB University tetap berjalan dengan baik,” ujar Prof. Hardinsyah dalam keterangannya dikutip Senin, 26 Oktober 2026.

(rls/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer