Connect with us

Berita

1.067 Personel Gabungan Dikerahkan di Operasi Lilin Kota Bogor 2025

Published

on

1.067 Personel Gabungan Dikerahkan di Operasi Lilin Kota Bogor 2025
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menjadi inspektur Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Kota Bogor 2025 di Mapolresta Bogor Kota, Jumat, 19 Desember 2025. Dok. Diskominfo Kota Bogor.

KlikBogor – Sebanyak 1.067 personel gabungan TNI-Polri, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, dan potensi masyarakat dikerahkan dalam Operasi Lilin Kota Bogor 2025.

Operasi Lilin Kota Bogor diawali Apel Gelar Pasukan di Lapangan Mapolresta Bogor Kota, pada Jumat, 19 Desember 2025. Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, selaku inspektur.

Dalam kesempatan tersebut, Dedie Rachim membacakan sambutan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, yang diawali dengan doa bersama untuk masyarakat yang terdampak bencana.

Dalam amanatnya, Listyo menyampaikan berbagai hal terkait pengamanan perayaan Natal, tempat ibadah, tempat wisata, titik rawan bencana, serta berbagai kerawanan lainnya yang perlu diantisipasi melalui langkah deteksi dini.

“Karena pada momentum ini aktivitas dan mobilitas masyarakat mengalami peningkatan di berbagai daerah. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan (Kemenhub), diperkirakan pergerakan orang mencapai 119 juta atau meningkat 7,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” tutur Dedie Rachim membacakan sambutan Kapolri.

Di Kota Bogor, Dedie Rachim menambahkan bahwa selain mendirikan pos pengamanan, pihaknya juga akan melaksanakan patroli gabungan ke berbagai titik yang menjadi bagian dari operasi guna memastikan Kota Bogor tetap kondusif, aman, dan nyaman bagi semua.

“Ini menjadi tanggung jawab dan perhatian bersama untuk menjaga Kota Bogor tetap kondusif serta aman dan nyaman,” ujarnya.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Eko Prasetyo, mengatakan dalam operasi ini diturunkan tim gabungan dari personel TNI-Polri, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, dan potensi masyarakat dengan total 1.067 personel.

Pengamanan tersebut didukung oleh enam pos pengamanan, satu pos terpadu, serta dua pos wisata yang berlokasi di Kebun Raya Bogor dan Alun-Alun Kota Bogor.

“Berdasarkan analisis dan perkiraan aktivitas masyarakat yang datang ke Kota Bogor, jika dibandingkan tahun 2023 dan 2024, jumlahnya terus meningkat. Baik yang melalui pintu tol maupun dari stasiun, semuanya kita antisipasi,” ujarnya.

Nantinya, tim gabungan juga akan melakukan sterilisasi dan pengamanan di gereja-gereja di Kota Bogor guna menciptakan rasa aman dan nyaman bagi umat yang beribadah.

Sementara itu, Dandim 0606/Kota Bogor, Kolonel Kav Gan Gan Rusgandara, menyampaikan hal senada bahwa dukungan dalam operasi ini difokuskan pada pelayanan kemanusiaan.

Selain itu, untuk pengamanan di gereja, pihaknya juga akan melibatkan para pemuda gereja untuk bersama-sama menjaga keamanan, kenyamanan, serta kondusivitas wilayah.

“Kami mendapatkan perintah untuk melakukan pelayanan kemanusiaan kepada seluruh masyarakat pada saat Nataru. Bersama Polresta, kami juga melakukan pengamanan di gereja dengan mengedepankan keterlibatan para pemuda gereja, karena merekalah yang paling memahami mobilitas dan kondisi di lingkungan gereja,” tandasnya.

(ckl/hrs)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Tragedi Kebakaran di Tegallega, Wali Kota Minta Warga Waspadai Kebocoran Tabung Gas

Published

on

By

Tragedi Kebakaran di Tegallega, Wali Kota Minta Warga Waspadai Kebocoran Tabung Gas
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim. Foto/Istimewa.

KlikBogor – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengungkapkan kesedihannya atas peristiwa kebakaran yang terjadi di wilayah Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, terlebih karena memakan korban jiwa.

Diketahui, kebakaran yang melanda tiga unit rumah kontrakan pada Kamis malam, 5 Maret 2026 ini mengakibatkan seorang balita berusia 1 tahun 4 bulan meninggal dunia dan dua orang lainnya mengalami luka bakar.

Dedie Rachim mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penggunaan tabung gas di rumah tangga.

“Kami sangat berduka atas kejadian ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua agar lebih waspada dan memastikan kondisi tabung serta regulator gas aman digunakan,” ucap Dedie Rachim.

Baca juga: Kebakaran 3 Rumah di Tegallega, Balita Meninggal dan 2 Orang Luka Bakar

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi tabung gas, selang, dan regulator, serta memastikan tidak ada bau gas yang menyengat di dalam rumah.

Apabila tercium bau gas, warga diminta segera mematikan sumber api, membuka ventilasi, dan tidak menyalakan peralatan listrik untuk menghindari percikan api.

Selain itu, warga juga diminta menggunakan perlengkapan gas yang memenuhi standar keamanan serta segera mengganti jika ditemukan kerusakan pada selang maupun regulator.

Peristiwa ini menjadi alarm penting bagi masyarakat agar lebih waspada dalam penggunaan gas di rumah tangga guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

(ckl/hrs)

Continue Reading

Berita

Kebakaran 3 Rumah di Tegallega, Balita Meninggal dan 2 Orang Luka Bakar

Published

on

By

Kebakaran 3 Rumah di Tegallega, Balita Meninggal dan 2 Orang Luka Bakar
Petugas pemadam kebakaran tengah mengevakuasi korban kebakaran di Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kamis, 5 Maret 2026 malam. Foto: tangkapan layar video Damkar Kota Bogor.

KlikBogor – Kebakaran melanda tiga unit rumah warga di Jalan Babakan Sirna, Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Kamis, 5 Maret 2026 malam.

Dalam peristiwa tersebut, seorang balita berusia 1,4 tahun dilaporkan meninggal dunia, sementara dua orang lainnya mengalami luka bakar.

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Bogor, Moch. Ade Nugraha, menjelaskan kebakaran tersebut terjadi sekira pukul 19.25 WIB.

Menerima laporan tersebut, petugas pemadam kebakaran  langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk melakukan pemadaman.

Setelah berjibaku sekitar 20 menit melakukan penyemprotan air, api akhirnya berhasil dipadamkan.

Ade mengungkapkan, berdasarkan data sementara, kebakaran diduga dipicu oleh kebocoran tabung gas saat pemilik rumah tengah tertidur.

“Menurut pelapor kebakaran terjadi karena kebocoran tabung gas dan pemilik rumah sedang tertidur (laporan sementara),” katanya.

Pada saat itu, api yang dengan cepat membesar kemudian merembet ke bangunan di sekitarnya. Akibatnya, tiga unit rumah terbakar.

Kebakaran juga mengakibatkan seorang balita berinisial Z (1 tahun 4 bulan) meninggal dunia dan dua warga lainnya berinisial RJ dan SM mengalami luka bakar.

Para korban setelah dievakuasi oleh petugas pemadam kemudian dibawa ke Rumah Sakit PMI untuk penanganan lebih lanjut.

Ade mengatakan, penanganan kebakaran ini melibatkan lima unit mobil pemadam kebakaran serta petugas dari Mako Sukasari, Pos Yasmin, dan Pos CIbuluh.

“Untuk kerugian materi (akibat kebakaran) diperkirakan Rp50 juta,” katanya.

(ckl/hrs)

Continue Reading

Berita

Proyek PSEL Bogor Raya Masuk Tahap Akhir Lelang

Published

on

By

Proyek PSEL Bogor Raya Masuk Tahap Akhir Lelang
Pertemuan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim dengan Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Patria Sjahrir di Gedung Danantara, Jakarta. Dok. Diskominfo Kota Bogor.

KlikBogor – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim bersama Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Patria Sjahrir, membahas proses akhir lelang pengembang program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya di Gedung Danantara, Jakarta.

Dedie Rachim menyampaikan bahwa proyek PSEL merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam mendukung kebijakan nasional terkait pengembangan energi baru dan terbarukan sekaligus menyelesaikan persoalan persampahan secara berkelanjutan.

Sesuai Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025, terang Dedie Rachim, pemerintah menargetkan produksi listrik dari sumber energi baru dan terbarukan dapat dicapai melalui program PSEL.

“Kota Bogor masuk dalam batch pertama bersama empat kota lainnya yang ditunjuk pemerintah pusat,” ujarnya menambahkan, pada Kamis, 5 Maret 2026.

Berbagai persiapan teknis untuk memastikan pelaksanaan proyek berjalan lancar dan meminimalkan kendala di lapangan disebut turut dibahas dalam pertemuan tersebut.

Baca juga: Pemkab-Pemkot Bogor Teken  Kerja Sama Kelola TPAS Galuga Menuju PSEL

Ia menegaskan pentingnya kesiapan lahan dan dukungan teknis sejak awal agar proyek strategis nasional ini dapat segera direalisasikan.

Menurutnya, PSEL tidak hanya menjadi solusi pengelolaan sampah, tetapi juga berkontribusi terhadap ketahanan energi daerah.

Sementara itu, Direktur Investasi Danantara, Fadli Rahman, menyampaikan bahwa pertemuan berlangsung sangat produktif dan fokus pada aspek teknis lapangan. Salah satu yang dibahas adalah kesiapan lahan calon lokasi pembangunan instalasi PSEL, termasuk proses land clearing serta pekerjaan cut and fill.

Pihaknya berkomitmen mendukung percepatan proyek PSEL Bogor Raya sebagai bagian dari investasi strategis di sektor energi bersih dan pengelolaan lingkungan.

Melalui proyek PSEL ini, Pemerintah Kota Bogor berharap dapat mengurangi beban TPA, meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah, serta menghasilkan energi listrik ramah lingkungan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

(rls/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer