Serba Serbi
Stop Tawuran, Ukir Prestasi Lewat Gladiator Bogor Arena
KlikBogor – Gladiator Bogor Arena II Boxing 2026 digelar di GOR Indoor Pajajaran, Kecamatan Tanah Sareal, Sabtu 1 Agustus 2026. Ajang yang diikuti 156 peserta tersebut menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat, energi, dan semangat kompetisi secara positif sekaligus menjauhkan mereka dari aksi tawuran dan penyalahgunaan narkoba.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Bogor mendorong anak-anak Kota Bogor untuk berprestasi di bidang olahraga bela diri, khususnya tinju. Ia juga turut mengampanyekan gerakan stop tawuran dan melawan narkoba melalui prestasi.
“Alhamdulillah Gladiator Bogor Arena yang sebelumnya dilaksanakan di Pakansari (saat GOR Pajajaran dalam tahap rehabilitasi), tahun ini bisa dilaksanakan di GOR Pajajaran dan diikuti oleh 156 peserta,” ujar Dedie Rachim dalam keterangannya.
Baca juga: FMP 2026 Resmi Dibuka, 17 Agenda Siap Semarakkan Bulan Kemerdekaan
Kegiatan ini, imbuh Dedie Rachim menjadi ajang untuk membuktikan bahwa melalui olahraga bela diri, anak-anak Kota Bogor dapat mengukir prestasi.
“Jadi stop tawuran, tidak ada gunanya. Tawuran itu cuma dua, luka masuk rumah sakit meninggal atau dipenjara,” katanya.
Ia juga mengatakan, dengan adanya ajang ini, anak-anak Kota Bogor bisa lebih fokus menyalurkan energi dan potensinya melalui kegiatan positif.
Gladiator Bogor Arena ini diselenggarakan oleh Yayasan Catatan Akhir Sekolah bersama Pertina dan Pemerintah Kota Bogor.
Baca juga: Polisi Ungkap 11 Kasus Tawuran di Kota Bogor Selama April-Juni, 32 Remaja Ditangkap
Wakil Ketua Umum Pertina Pusat, Jovan mengatakan bahwa pada dasarnya pihaknya ingin membina anak-anak muda Kota Bogor, secara umum Bogor Raya.
“Kita sangat concern dengan kejadian-kejadian tawuran. Daripada kamu tawuran di jalanan, mendingan kamu tanding beneran di ring tinju sini. Ada wasitnya jelas, ada prestasinya, ada penghargaannya, ada hadiahnya,” katanya.
Jovan menambahkan, para juara selanjutnya akan mendapatkan pembinaan lebih lanjut untuk menjadi atlet tinjau baik tingkat provinsi maupun nasional.
“Kami juga dari Pertina akan menjadikan calon-calon bibit unggul untuk bisa kami kembangkan menjadi calon atlet tingkat provinsi maupun nasional nantinya,” ujarnya.
(hrs/ckl)