Serba Serbi
Smanda Career Day 2025 Iluni Smanda Bogor Dihadiri Menteri Transmigrasi
KlikBogor – Ikatan Alumni SMA Negeri 2 Kota Bogor (Iluni Smanda Bogor) menggelar Smanda Career Day 2025 di lapangan SMA Negeri 2 Kota Bogor, Kecamatan Tanah Sareal.
Acara yang mengambil tema ‘Your Path, Your Passion!’ ini menghadirkan Menteri Transmigrasi Republik Indonesia, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, yang juga merupakan alumni Smanda.
“Hari ini luar biasa begitu banyak perubahan-perubahannya secara fisik dulu gersang sekali, sekarang sangat rindang dan seperti ini sekolah yang diidamkan. Sebenarnya maksudnya itu ada tempat-tempat ruang untuk belajar di bawah pohon, kemudian tadi disampaikan pesan ke adik-adik penting kami punya perpustakaan. Ya, tapi lebih penting lagi adalah mengamalkan ilmu yang kita miliki, jadi saya pesan itu. Amalkan ilmu yang sudah kita punya ini untuk memberikan manfaat kepada keluarga dan masyarakat,” papar Iftitah kepada wartawan.
Hal lain, Iftitah mengatakan bahwa yang pertama harus punya mimpi. Waktu kecil ketika ditanya ingin menjadi apa dan dijawab bebas mau menjadi dokter, pilot, dan lainnya. Namun sering bertambah dewasa, semakin realistis dan muncul kecemasan, ketakutan juga kekhawatiran. Sehingga sekolah harus menjawab mimpi yang sudah dicita-citakan.
“Saya berpesan, karakter atau apa yang harus dimiliki adalah sifat betul-betul yang memiliki ekosistem dan determinasi. Banyak orang pintar gagal karena tidak punya persistence dan determinasi. Saya juga dalam kesempatan ini karena punya yayasan pendidikan dan akan membantu Rp100 juta untuk perpustakaan SMA Negeri 2 Kota Bogor,” katanya.
Iftitah juga mengapresiasi kegiatan ini dan sangat bagus sekali. Karena untuk menanamkan mimpi itu harus ada wawasan dan pandangan dari acara ini memberikan wawasan dan pandangan mereka mau kemana.
“Ya, seperti saya juga dulu, saya bersyukur punya kakak-kakak yang lulusan sini juga memberikan pandangan kalau ke UI seperti apa, ke IPB seperti apa dan lainnya. Para siswa bisa menyerap informasi, kemudian menganalisanya dan nanti pada saat yang mereka sendiri yang harus memutuskan. Saya dahulu dapat pandangan paling enak itu masuk ke IPB lewat jalur PMDK, tapi ternyata setelah satu tahun lamanya, saya pikir saya enggak
cocok nih. Kemudian saya terinspirasi masuk di akademi militer. Nah, yang paling memorable dan paling mudah saya ingat, sama bersama kawan saya mengadakan pesta pelajar tahun 1994,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Iluni Smanda Bogor periode 2023-2026, Rino Indira Gusniawan menyampaikan, acara dari alumni ini memberikan fasilitas sharing pengalaman pada saat para alumni lulus sekolah.
“Ya, siswa SMA biasanya bingung mau pilih jalur sekolah. Hari ini sharing semua alumni yang memang sudah pengalaman memilih jurusan. Saat itu juga mungkin ada yang salah memilih jurusan atau apa, bisa sharing di sini,” terangnya.
Rino menegaskan bahwa kegiatan ini supaya adik-adik SMA Negeri 2 Kota Bogor ada gambaran terkait setelah mereka lulus SMA. Para generasi terdahulu atau alumni juga menitipkan harapan kepada generasi selanjutnya atau adik-adik yang masih bersekolah di sini.
“Dari mulai memberikan pengalaman kami, sharing kebaikan dan kejelekannya mereka bisa mengurangi kejelekan. Semua alumni yang sukses berpartisipasi hari ini. Mulai sektor swasta, teman-teman sudah purna dan sedang masih menjabat. Saya sharing pengalaman dan mengajarkan teknik mesin, walaupun teknis mesin sudah lama ditanggalkan, tapi saya punya tips menjadi engineering,” tegasnya.
Rino juga mengatakan, kegiatan ini merupakan program tahunan, yang saat ini dikelola bidang Pendidikan dan Pengembangan Diri Iluni Smanda Bogor. Hal ini bertujuan untuk memberikan informasi, pembekalan, dan sesi berbagi tips trik cerdas kepada siswa untuk bisa secara strategis merencanakan jalur kuliah dan dunia karir sesuai fasiyen sedari sekarang.
“Kegiatan ini akan diikuti 996 siswa dari kelas X, IX, XII, dengan menghadirkan kurang lebih 43 narasumber dari berbagai angkatan dan profesi yang merupakan Alumni SMA Negeri 2 Bogor,” tandasnya.
(ckl/hrs)
Serba Serbi
Petani, Peternak, dan Nelayan Kini Bisa Tanya Pakar IPB University
KlikBogor – Guna mendukung sektor pertanian dan perikanan nasional, IPB University menggulirkan program Layanan Daring Tani dan Nelayan “IPB Digitani”.
Platform ini menjadi salah satu inovasi digital yang menghadirkan solusi konsultasi, pendampingan, serta akses informasi teknologi dan pasar bagi petani, peternak, dan nelayan di berbagai daerah.
Terdapat 93 pakar IPB University yang tergabung dalam Dewan Pakar. Kehadiran para pakar ini memungkinkan pengguna memperoleh jawaban ilmiah dan solutif atas berbagai persoalan di bidang pertanian, peternakan, perikanan, hingga kesehatan hewan.
Hingga 2025, penerima manfaat tersebar di 34 provinsi, 367 kabupaten/kota, dan 3.883 desa di seluruh Indonesia. Tercatat ribuan artikel dan ratusan layanan konsultasi yang telah dimanfaatkan lebih dari 15 ribu pengguna.
Melalui fitur seperti tanya pakar, konsultasi, artikel populer, dan forum tani, platform ini menjadi ruang interaksi dua arah antara akademisi dan masyarakat.
IPB University memanfaatkan teknologi digital untuk mempercepat transfer pengetahuan dan inovasi dari kampus kepada pelaku utama sektor pangan dan perikanan.
“Transformasi digital di sektor pertanian merupakan keniscayaan. Kehadiran platform ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dan daya saing petani serta nelayan melalui akses informasi yang cepat, akurat, dan terpercaya,” kata Kepala Lembaga Pengembangan Agromaritim dan Akselerasi Innopreneurship IPB University, Handian Purwawangsa dalam keterangannya dikutip Selasa, 3 Maret 2026.
Ia menambahkan, dengan jangkauan yang terus meluas dan dukungan pakar multidisiplin, Layanan Daring Tani dan Nelayan IPB Digitani menjadi wujud nyata komitmen IPB University dalam membangun ekosistem pertanian dan perikanan yang berbasis inovasi, inklusif, dan berkelanjutan.
(rls/hrs)
Serba Serbi
Tips Memilih Telur dan Cara Menyimpan-Mengolah yang Tepat
KlikBogor – Telur merupakan sumber protein hewani bergizi tinggi yang mudah didapat dan terjangkau oleh berbagai kalangan masyarakat.
Meski harganya relatif terjangkau, data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan belanja rumah tangga untuk rokok masih lebih besar dibandingkan telur.
Padahal, menurut Profesor Ilmu Gizi IPB University Prof Rizal M Damanik, konsumsi dua butir telur per hari dapat menjadi investasi sederhana dengan dampak besar bagi pertumbuhan anak.
Selain nilai gizinya, masyarakat juga perlu memahami cara memilih dan menyimpan telur dengan benar agar kualitasnya tetap terjaga.
Ciri Telur Segar dan Berkualitas
Guru Besar Fakultas Peternakan IPB University, Prof Niken Ulupi, membagikan panduan praktis mengenali telur berkualitas dari ciri fisiknya.
“Telur yang oval sempurna, terasa berat saat dipegang, dan cangkangnya kuat menandakan telur tersebut baik dan segar,” ujarnya dikutip Senin, 2 Maret 2026.
Meskipun tampilan luar tidak menentukan kandungan gizi telur, tetapi hal itu dapat menjadi indikator kesegaran.
“Yang terlihat dari luar itu tidak mencerminkan nilai gizi dari telurnya. Tapi kalau kualitasnya bagus, telur fresh, saat dipecahkan putih telurnya akan kental,” jelasnya.
Telur dengan ujung terlalu runcing atau cangkang kasar sebaiknya dihindari karena dapat menandakan gangguan kesehatan pada induk ayam.
Selain itu, telur yang bersih secara alami menunjukkan manajemen peternakan yang baik. “Kalau terlalu kotor, bisa jadi tempat menempelnya bakteri,” tambahnya.
Prof Niken juga meluruskan anggapan bahwa warna cangkang menentukan kualitas gizi. Menurutnya, perbedaan warna putih atau cokelat hanya dipengaruhi pigmen alami ayam.
“Nilai gizi telur itu sudah ditentukan secara genetik. Selama telur terbentuk sempurna, artinya kandungan gizinya sudah cukup,” ujarnya.
Kulkas atau Suhu Ruang?
Penyimpanan telur turut memengaruhi kualitas dan keamanan konsumsi. Prof Niken menyarankan telur disimpan di dalam kulkas agar dapat bertahan hingga satu bulan tanpa penurunan mutu yang signifikan.
“Pada suhu dingin, patogen akan ‘tidur’, sehingga perkembangan bakteri berhenti,” jelasnya.
Jika disimpan pada suhu ruang, telur sebaiknya tidak lebih dari tiga minggu dan dijauhkan dari sumber panas maupun bahan beraroma tajam karena telur mudah menyerap bau.
Ia juga mengingatkan agar telur dimasak hingga matang sempurna untuk mengurangi risiko bakteri seperti Salmonella atau E coli.
“Kalau tubuh kita sedang sehat, paparan bakteri bisa diatasi. Tapi kalau imunitas sedang turun, risikonya meningkat,” katanya.
Dengan memilih, menyimpan, dan mengolah telur secara tepat, masyarakat dapat memperoleh manfaat gizi optimal dari bahan pangan sederhana yang memiliki dampak besar bagi kesehatan dan kualitas generasi masa depan.
(rls/hrs)
Serba Serbi
Buka Puasa Bersama Anak Yatim di Vihara Dhanagun Bogor
KlikBogor – Ratusan anak yatim buka puasa bersama di pelataran Vihara Dhanagun, Kota Bogor pada Minggu sore, 1 Maret 2026. Acara ini merupakan rangkaian kegiatan Cap Go Meh-Bogor Street Festival (CGM-BSF) 2026.
“Tanggal 1 Maret ini acara buka puasa bersama 400 anak yatim yang ada di Kota Bogor. Hari ini juga sebagai awal pembuka menuju CGM-BSF,” kata Ketua CGM-BSF 2026, Arifin Himawan.
Ia menambahkan, selama tiga hari ke depan, kawasan Jalan Suryakencana akan diramaikan Pasar Malam Jadoel yang menghadirkan ratusan tenant kuliner, kopi legendaris, serta produk kreatif lokal Bogor.
Sementara puncak acara dijadwalkan pada 3 Maret, usai salat tarawih. Masyarakat akan disuguhkan parade budaya serta pertunjukan barongsai yang menjadi daya tarik utama setiap tahunnya.
“Puncaknya tanggal 3 Maret setelah salat tarawih akan ada parade budaya dan juga barongsai. Diharapkan masyarakat bisa datang ke Kota Bogor, sama-sama kita bergembira, supaya semuanya berjalan dengan baik,” tuturnya.
Ia menjelaskan, perayaan tahun ini memiliki perbedaan dibanding tahun sebelumnya. CGM-BSF 2026 bertepatan dengan bulan suci Ramadan sehingga waktu pelaksanaan acara menjadi lebih terbatas.
“Perbedaan tahun ini dengan tahun kemarin bersamaan dengan bulan suci Ramadan sehingga waktu untuk parade budaya dan lainnya lebih terbatas. Acara kebudayaan tetap ada, cuma tidak semaksimal di tahun lalu,” jelasnya.
Termasuk dalam hal pertunjukan barongsai, panitia membatasi peserta hanya dari Kota Bogor. Meski ada keinginan dari luar daerah untuk ikut berpartisipasi, keterbatasan waktu membuat panitia belum bisa mengakomodasi.
“Barongsai dibatasi karena kita ambil dari Kota Bogor saja tanpa ada kegiatan lainnya walaupun dari luar Kota Bogor ingin berpartisipasi, sehingga kita tidak bisa mengakomodir karena memang waktu yang terbatas,” katanya.
Acara buka puasa bersama mengangkat tema ‘Merajut Kebersamaan di Bulan Suci Ramadan’ ini turut dihadiri unsur Forkopimda Kota Bogor, Wamendagri Bima Arya, serta tokoh agama dan masyarakat.
(ckl/hrs)
-
Serba Serbi2 tahun agoTarif dan Cara Bayar BisKita Trans Pakuan
-
Pemerintahan2 tahun agoJumlah Penduduk Kota Bogor 1,1 Juta Jiwa di 2024
-
Parlementaria2 tahun agoDaftar 50 Anggota DPRD Kota Bogor Terpilih Periode 2024-2029
-
Serba Serbi1 tahun agoRute Menuju Alun-Alun dari Perbatasan Kota Bogor
-
Serba Serbi4 bulan agoRute Menuju Kebun Raya dari Stasiun Bogor: Jalan Kaki hingga Naik Angkot
-
Serba Serbi2 tahun agoCek Jam Operasional Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor
-
Berita8 bulan ago2 Sekolah Rakyat di Bogor Siap Beroperasi, Ini Lokasinya
-
Opini12 bulan agoFenomena Kang Dedi Mulyadi (KDM): Pendekar Penjaga Alam
