Serba Serbi

Sekolah Saudagar SI Bangun Kerja Sama Program Ketahanan Pangan dengan Polbangtan

Published

on

Sekolah Saudagar Syarikat Islam menggulirkan program ketahanan pangan berkolaborasi dengan Polbangtan. Dok. Istimewa.

KlikBogor – Kondisi ketahanan pangan nasional memerlukan dukungan dari semua pihak, termasuk lembaga pendidikan dan kewirausahaan.

Untuk itu, Sekolah Saudagar Syarikat Islam (SI) berkomitmen mencetak wirausahawan tangguh yang juga memiliki kesadaran terhadap pentingnya swasembada dan kedaulatan pangan.

Kolaborasi dengan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) menjadi langkah strategis untuk mengintegrasikan ilmu pertanian aplikatif dengan semangat kewirausahaan.

Menurut Ketua PC Syarikat Islam Kota Bogor, Subhan Murtadla, bahwa tujuan dari program ketahanan pangan ini guna membangun jiwa saudagar yang peduli ketahanan pangan nasional.

Program ini juga untuk mengembangkan skill teknis dan manajerial di bidang agropreneur dan mendorong regenerasi petani milenial melalui jalur pendidikan vokasional.

Ia mengatakan, kurikulum yang ada di Sekolah Saudagar kelas ketahanan pangan ini, di antaranya kelas tematik (hybrid) teknologi pertanian, agribisnis, dan manajemen supply chain pangan.

“Kelas tematik ini dengan narasumber dari Dosen Polbangtan, mentor Sekolah Saudagar, dan pelaku industri pangan,” terang Subhan, Rabu, 7 Mei 2025.

Kemudian, workshop dan praktikum lapangan di Kebun Polbangtan, UMKM mitra atau lahan percobaan Sekolah Saudagar di Bukit Panonpoe, Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Bogor Selatan. Topiknya adalah urban farming, hidroponik, peternakan mikro, dan pengolahan hasil pertanian.

Kelas ketahanan pangan selanjutnya mentoring bisnis pangan: business model kanvas pangan lokal. Digitalisasi rantai distribusi pangan (agri-digital marketing).

Lalu, inkubasi usaha saudagar tani: pendampingan usaha mikro produk olahan hasil pertanian, ecofarming, logistik pangan. Serta fasilitasi perizinan dan sertifikasi (PIRT, Halal, NIB).

Terakhir, kata Subhan, studi tiru dan magang ke sentra pangan, koperasi tani, dan BUMDes unggulan

Ia berharap melalui program ini akan lahir saudagar tani yang produktif dan menjadi contoh bisnis pangan lokal yang berkelanjutan.

“Harapannya dari program ini, tumbuhnya saudagar tani muda berbasis anak-anak muda produktif, menjadi model bisnis pangan lokal yang berkelanjutan,” katanya.

(ckl/hrs)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

Exit mobile version