Berita
Revitalisasi Pasar Bogor Dimulai, Operasional Dihentikan 6 Juni
KlikBogor – Kondisi beberapa pasar tradisional di Kota Bogor kerap kali menjadi sorotan lantaran kondisi pasar yang sudah tidak layak, becek, dan bau hingga soal keamanan.
Tak mau dianggap tak bisa menjalankan program kerja, Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor sebagai pengelola pasar tradisional di Kota Bogor terus melakukan peningkatan pelayanan.
Setelah sebelumnya merevitalisasi Pasar Tanah Baru, Pasar Pamoyanan, Pasar Jambu Dua serta Pasar Gembrong Sukasari. Kini Perumda PPJ tengah menyiapkan program revitalisasi Pasar Bogor yang dulu pernah digaungkan Wali Kota Bogor Bima Arya, dan dilanjutkan Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim.
Direktur Utama (Dirut) Perumda PPJ Kota Bogor, Jenal Abidin, membenarkan jika Pasar Bogor akan segera direvitalisasi. Menurutnya, revitalisasi Pasar Bogor sudah masuk dalam rencana program kerja Pemkot Bogor dan rencana bisnis Perumda PPJ.
“Selain sudah masuk program kerja Pemkot Bogor serta kondisi pasar yang sudah tidak layak, hak guna bangunan pedagang pun sudah habis sejak tahun 2017,” ujar Jenal, Senin, 2 Juni 2025.
Baca juga: Perumda PPJ Targetkan 14 Pasar Bisa Layani Transaksi Non Tunai
Jenal menambahkan dengan revitalisasi diharapkan dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dan layanan kepada masyarakat Kota Bogor.
“Kondisi Pasar Bogor dan Plaza Bogor sudah kumuh, kotor dan tidak representatif lagi. Revitalisasi bertujuan meningkatkan layanan kepada masyarakat dan menunjang Kota Bogor sebagai kota jasa dan kota wisata,” jelasnya.
Untuk itu, sambungnya, sesuai arahan Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, rencananya akan segera dilakukan revitalisasi, setelah sebelumnya tertunda beberapa waktu lalu akibat Covid-19.
“Sesuai arahan Bapak Wali Kota Bogor (Dedie A. Rachim) dan dalam rangka melaksanakan program kerja perusahaan, maka Jumat ini (6/6/2025) akan dilakukan penghentian operasional Pasar Bogor. Sebelumnya kami sudah menginformasikan kepada pedagang, dan membuat pengumuman,” kata Jenal.
Setelah dilakukan penghentian operasional, imbuh Jenal, pedagang diharapkan segera mengisi Pasar Gembrong Sukasari dan Pasar Jambu Dua.
“Sudah banyak pedagang Pasar Bogor yang memiliki kios di Pasar Gembrong Sukasari dan Pasar Jambu Dua. Kedua kondisi pasar tersebut sangat layak, bangunan baru, kios lebih tertata, bersih, tidak bau, aman dan nyaman,” jelasnya.
Setelah ini tahap selanjutnya pada 11 Juni 2025, akan dilakukan pemagaran seputar Pasar Bogor dan Plaza Bogor.
(ckl/hrs)