Berita
PLN UPT Bogor Pastikan Keandalan Listrik di Ramadan-Idulfitri
KlikBogor – Jelang Hari Raya Idul Fitri 1446H, PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Bogor memastikan keandalan pasokan listrik di wilayah kerjanya dengan menyiagakan ratusan personel.
Sebanyak 287 petugas terdiri dari 12 personel PDKB, 62 personel ULTG Bogor, 36 personel ULTG Sukabumi, 87 line walker, 67 cleaning service, dan 23 driver diterjunkan dalam rangka menjaga keandalan sistem transmisi selama masa siaga Ramadan dan Idul Fitri 2025 (RAFI 2025).
Periode siaga RAFI 2025 ditetapkan berlangsung selama 16 hari, dimulai pada 24 Maret 2025 mendatang (H-7) hingga 8 April 2025 (H+7). Dalam rentang waktu tersebut, PLN akan memaksimalkan pengawasan dan pemeliharaan seluruh infrastruktur kelistrikan, khususnya jaringan transmisi dan menyediakan posko siaga yang siap melakukan pemantauan 24 jam nonstop di Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Bogor dan ULTG Sukabumi.
General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah, Abdul Salam Nganro mengatakan, PLN telah melakukan berbagai persiapan jauh-jauh hari guna memastikan seluruh infrastruktur kelistrikan dapat berfungsi prima untuk mengamankan pasokan listrik pada saat bulan Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri nantinya.
”Di Bulan Ramadhan ini hingga nanti memasuki periode siaga Ramadhan Idul Fitri (RAFI) pada 24 Maret, kami akan menurunkan personil terbaik, serta menyiagakan peralatan pendukung untuk menjaga keandalan jaringan transmisi. Di masa siaga nanti juga tidak akan ada kegiatan pemeliharaan rutin, setiap pekerjaan yang berpotensi menimbulkan gangguan akan kami batasi kecuali dalam kondisi darurat,” terang Abdul dikutip Rabu, 26 Maret 2025.
Sementara itu, Manager Unit Pelaksana Transmisi Bogor, Dhany Priatna mengatakan, tim PLN UPT Bogor dalam persiapannya telah melaksanakan gelar uji peralatan untuk memastikan peralatan yang digunakan untuk pemeliharaan selama masa siaga Ramadhan dan Idul Fitri 1446 H masih layak dan aman.
Beberapa di antaranya meliputi Full Body Harness, Helm, Wearpack, Safety Shoes, Toolset, Alat Uji Multimeter, Alat Uji Tahanan Isolasi, Alat Uji Tahanan Kontak, Alat Uji Tandelta, Alat Uji Keserempakan, Alat Uji Pentanahan, Alat Uji BDV, Alat Uji DGA, Alat Uji RDC, dan Alat Uji SFRA.
“Demi memastikan kenyamanan beribadah masyarakat selama bulan puasa hingga Hari Raya Idul Fitri mendatang, petugas PLN akan siaga selama 24 jam nonstop dengan menerjunkan tim terbaik dan peralatan pendukung yang siap untuk melakukan quick respon,” terang Dhany.
Adapun peralatan pendukung yang telah disiagakan tersebut meliputi kendaraan operasional, alat komunikasi, dan sistem keamanan kerja. Semua personel yang bertugas juga telah dibekali dengan pelatihan khusus terkait kondisi siaga RAFI.
Langkah-langkah antisipatif ini sejalan dengan komitmen PLN untuk selalu hadir menjaga pasokan listrik masyarakat, khususnya di momen penting seperti Ramadan dan Idul Fitri, ketika kebutuhan listrik cenderung meningkat seiring dengan berbagai aktivitas ibadah dan tradisi.
(red)
Berita
Cerita Jemaah Umrah Asal Kota Bogor Soal Kondisi Terkini di Tanah Suci
KlikBogor – Salah satu jemaah umrah asal Kota Bogor, Asep Faizal Rahman, membagikan cerita kondisi terkini para jemaah umrah asal Indonesia di Tanah Suci.
Ia menyebut, secara umum kondisi para jemaah masih baik dan fasilitas yang diterima mencukupi. Namun, jemaah yang datang ke Tanah Suci disebut berkurang.
“Kami masih menunggu kepastian pesawat dan segala macam. Ya, kondisi masih banyak yang ketahan pulang, tapi ada juga yang tidak jadi ke sini gitu. Kalau keamanan secara kondisi aman-aman. Namun, sempat khawatir kalau Arab Saudi diserang. Tetapi petugas kepolisian di sini tetap mengimbau agar tetap tenang,” ujar Asep kepada awak media melalui sambung telepon WhatsApp, Senin siang, 2 Maret 2026.
Ia menjelaskan, sejauh ini suplai makanan bagi jemaah masih aman dan berjalan normal. Perbedaan yang terasa adalah suasana jemaah yang tidak terlalu padat.
“Makanan mah aman. Masih cukup kalau masalah makanan dan lain-lain itu masih normal. Sekarang ada dampak yang datang berkurang. Yang ke Mekah makin berkurang, jemaah yang tawaf. Jadi tidak terlalu padat,” katanya.
Meski suasana ibadah agak leluasa, Asep mengaku, tetap memikirkan kabar mengenai puluhan ribu jemaah yang disebut belum bisa pulang dan tertahan.
“Meskipun agak leluasa beribadah, tapi sebetulnya masih ada info-info yang kayak 50 ribu jemaah enggak bisa pulang gitu, 26 ribu jemaah tertahan. Terus kayak gitu-gitulah kami memikirkan itu. Kalai sampai seperti itu, gimana mau stay-nya kami dan sebagainya,” imbuhnya.
Ia juga menuturkan bahwa pihak travel telah menyerahkan data nama jemaah kepada KBRI untuk tindak lanjut apabila terjadi kendala.
“Sudah, sudah menyerahkan nama-nama ke KBRI, kami ini ada 13 rombongan. Mudah-mudahan diberi kelancaran, mohon doanya,” ucap Asep.
(ckl/hrs)
Berita
Puluhan Angkot-AKDP Terjaring Operasi di Jalan Sawojajar Bogor
KlikBogor – Puluhan angkutan kota (Angkot) dan Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) terjaring operasi gabungan yang digelar di kawasan Jalan Sawojajar, Kota Bogor.
Kepala Bidang Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Ridwan, menjelaskan operasi gabungan ini digelar bersama petugas Satlantas Polresta Bogor Kota.
“Dalam razia Jalan Sawojajar di sini terdapat angkutan yang tidak memiliki sama sekali surat-surat, seperti KIR, STNK maupun kartu trayek. Itu tentunya kami berhentikan,” ungkap Ridwan kepada awak media, Senin, 2 Maret 2026.
Ia mengatakan terdapat enam unit angkot yang kedapatan tanpa surat kendaraan. Namun, empat kendaraan tengah kembali ke rumah masing-masing untuk mencari atau membawa STNK dan KIR-nya yang menurut pengakuan para sopir ketinggalan di rumah.
“Nah, nanti yang empat ini ditukar kendaraan dilepas, barang buktinya berupa surat kendaraan ditahan, jadi kendaraannya tidak jadi dikandangkan oleh kami. Nanti tukar BB STNK ataupun KIR ataupun izin trayek. Jadi yang dua sudah terjaring sama sekali tidak membawa, memiliki kartu trayek dengan STNK ataupun buku uji KIR,” jelasnya.
Pihaknya mencatat 21 angkot dan AKDP yang terjaring dalam operasi gabungan tersebut. Kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari ke depan.
Adapun tujuan operasi gabungan untuk pengecekan administrasi angkutan yang beroperasi di Kota Bogor di antaranya buku KIR, trayek, dan uji kelayakan.
“Besok kami bergabung dan kembali razia di Jalan Sawojajar dengan jajaran samping, Kepolisian, Jasa Raharja, Provinsi, maupun Dishub Kabupaten Bogor untuk giat bersama-sama di Jalan Sawojajar ini,” katanya.
(ckl/hrs)
Berita
Eddy Soeparno Ajak Warga Kota Bogor Implementasikan 4 Pilar Kebangsaan
KlikBogor – Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) H. Eddy Soeparno menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan di Kota Bogor.
Kegiatan yang dihadiri peserta dari berbagai elemen masyarakat tersebut berlangsung di Aula Pertemuan Balekambang, Kelurahan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Jumat, 27 Februari 2026.
H. Eddy Soeparno memaparkan, sebagai wakil rakyat mereka yang ditugaskan untuk mensosialisasikan pilar-pilar penting kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, Ketetapan MPR RI, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.
“Empat pilar ini bertujuan supaya Negara Indonesia tidak mudah terpecah belah dan runtuh dalam menghadapi berbagai masalah, dan harus tetap selalu menjaga persatuan dan kesatuan toleransi dalam perbedaan serta peduli terhadap sesama,” jelasnya.
Menurut Eddy, kegiatan sosialisasi empat pilar kebangsaan MPR RI mempunyai tujuan di antaranya, untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika, dan Ketetapan MPR.
Selain itu, untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya seluruh penyelenggara pemerintah dan diharapkan agar masyarakat memahami serta menerapkan nilai-nilai luhur bangsa dalam kehidupan sehari-hari.
“Implementasi empat pilar kebangsaan harus terus digelorakan terhadap semua kalangan. Mulai dari tokoh masyarakat hingga generasi muda,” pungkasnya.
(rls/hrs)
-
Serba Serbi2 tahun agoTarif dan Cara Bayar BisKita Trans Pakuan
-
Pemerintahan2 tahun agoJumlah Penduduk Kota Bogor 1,1 Juta Jiwa di 2024
-
Parlementaria2 tahun agoDaftar 50 Anggota DPRD Kota Bogor Terpilih Periode 2024-2029
-
Serba Serbi1 tahun agoRute Menuju Alun-Alun dari Perbatasan Kota Bogor
-
Serba Serbi4 bulan agoRute Menuju Kebun Raya dari Stasiun Bogor: Jalan Kaki hingga Naik Angkot
-
Serba Serbi2 tahun agoCek Jam Operasional Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor
-
Berita8 bulan ago2 Sekolah Rakyat di Bogor Siap Beroperasi, Ini Lokasinya
-
Opini12 bulan agoFenomena Kang Dedi Mulyadi (KDM): Pendekar Penjaga Alam
