Berita

Perumda Tirta Pakuan Tangani Kebocoran di Pamoyanan dan Siapkan Pipa Baru

Published

on

Direktur Teknik Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Ardani Yusuf.

KlikBogor – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor mengambil langkah cepat untuk penanganan kebocoran pipa di tanjakan Pamoyanan, Kecamatan Bogor Selatan.

Selain perbaikan pipa bocor, perusahaan pelat merah ini berencana akan melakukan penggantian pipa lebih tahan tekanan atau tebal untuk mengantisipasi adanya kebocoran susulan.

Direktur Teknik (Dirtek) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Ardani Yusuf, menyampaikan wilayah Pamoyanan dan sekitarnya masuk pelayanan zona 2 diketahui ada satu titik kebocoran di tanjakan Pamoyanan. Sesuai rencana perbaikan pipa bocor tersebut dilakukan siang hari ini.

“Kami tengah mempersiapkan dari segi material dan tenaga. Sebelumnya diketahui di daerah yang sama sempat terjadi titik bocor,” ujar Ardani kepada wartawan, Selasa, 21 Oktober 2025.

Ia menambahkan dikarenakan sudah terjadi bocor berulang di jalur yang sama, pihaknya mengambil langkah selain perbaikan, juga pemasangan pipa baru.

“Jadi yang sebelumnya pipa 12 inch menggunakan pipa dengan ketebalan PN 10 ke depan akan menggunakan PN 16. Pipa dengan ketebalan PN 16 ini dirancang untuk tekanan 16 bar,” jelasnya.

Ardani mengungkapkan langkah tersebut seperti yang dilakukan pada titik setelah jembatan Pamoyanan, di mana memiliki tekanan yang tinggi.

“Diketahui bersama di lokasi tersebut (jembatan Pamoyanan) sering terjadi titik bocor. Karena bertekanan tinggi. Tapi, setelah diganti pipa, tidak terjadi bocor lagi,” tambahnya.

Penggantian pipa akan dilakukan sepanjang 550 meter mulai dari tanjakan Pamoyanan sampai dengan Pabuaran atau tepatnya perumahan Onix.

“Ya, tadi itu. Selain perbaikan melaksanakan penggantian Pipa HDPE diameter 12 inch dengan panjang 550 meter. Kepada masyarakat Kota Bogor mohon maaf apabila menganggu lalu lintas di sepanjang jalan tadi,” ucap Ardani.

Ia juga menyampaikan apabila ada gangguan yang bersifat urgent bisa dilaporkan ke Tirta Pakuan Kota Bogor. Pihaknya juga menyediakan armada truk tangki untuk masyarakat  yang terdampak karena jalur tersebut melayani sekitar 6.000 sampai 7.000 pelanggan.

“Kami mohon doanya pekerjaan dilakukan dengan baik dan tidak menganggu arus lalu lintas,” ucap Ardani.

(ckl/hrs)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

Exit mobile version