Berita

Perumda Tirta Pakuan Bidik Hotel hingga Restoran untuk Tingkatkan Penggunaan Air Bersih

Published

on

Direktur Pelayanan dan Bisnis Tirta Pakuan, Muzakkir (kiri) bersama Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan, Rino Indira Gusniawan (tengah) dalam acara halal bihalal PWI Kota Bogor, Kamis, 2 April 2026. Foto/Istimewa.

KlikBogor – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor terus berupaya meningkatkan cakupan layanan air bersih dengan menyasar sektor bisnis, khususnya hotel, restoran, dan kafe. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari strategi peningkatan penggunaan air perpipaan sekaligus pendapatan perusahaan pelat merah tersebut.

Direktur Pelayanan dan Bisnis Tirta Pakuan, Muzakkir, mengatakan bahwa saat ini pihaknya mendorong masyarakat, termasuk pelaku usaha, untuk lebih banyak menggunakan air dari Tirta Pakuan. Hal ini dilatarbelakangi oleh kondisi kualitas air tanah di beberapa wilayah Kota Bogor yang dinilainya semakin memprihatinkan.

“Jangka pendek yang dilakukan existing-nya bagaimana masyarakat Kota Bogor lebih banyak menggunakan air dari Tirta Pakuan. Karena apa? Air yang ada di wilayah tertentu Kota Bogor tidak baik-baik saja. Yang ini juga butuh edukasi ke masyarakat supaya lebih banyak menggunakan air dari Tirta Pakuan,” ujar Muzakkir, Kamis, 2 April 2026.

Ia menambahkan, Kota Bogor tidak memiliki banyak sektor industri besar, sehingga potensi pelanggan dari sektor bisnis lebih banyak berasal dari hotel, restoran, dan usaha sejenis. Oleh karena itu, optimalisasi sektor ini menjadi fokus utama ke depan.

“Di Kota Bogor industri tidak ada, adanya hotel, restoran, kafe dan lain-lain. Jadi ini yang akan kami optimalkan karena regulasinya juga sudah ada, dilarang untuk menggunakan air tanah,” katanya.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Tirta Pakuan akan menggencarkan edukasi kepada para pelaku usaha agar beralih menggunakan layanan Tirta Pakuan. Selain mendukung keberlanjutan lingkungan, langkah ini juga dinilai dapat meningkatkan pendapatan perusahaan.

“Jadi ini concern kita bagaimana kita mengedukasi kepada para kawan-kawan ini, pemilik hotel, restoran dan lain-lain untuk lebih menggunakan air dari PDAM. Tujuannya apa? di saat hotel, restoran ini menggunakan air kita, secara otomatis kan pendapatan kita juga naik,” ungkapnya.

Di sisi lain, Tirta Pakuan juga tengah mengoptimalkan aset lahan yang dimiliki. Saat ini, perusahaan memiliki lebih dari 50 hektare lahan yang tersebar di beberapa titik di Kota Bogor.

“Tirta Pakuan ini punya lahan lebih dari 50 hektar yang tersebar di beberapa titik. Yang kami pikirkan bagaimana lahan-lahan ini bisa produktif, apakah nantinya kita jadikan pergudangan, malah ada satu titik yang sudah jadi SPPG,” katanya.

Untuk memaksimalkan potensi tersebut, Tirta Pakuan membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta dalam pengembangan lahan menjadi berbagai jenis usaha baru.

“Kami juga akan bekerja sama dengan swasta, akan menggandeng swasta untuk juga mengambil bagian dari lahan-lahan kita untuk bisa jadi bisnis-bisnis baru. Dengan banyaknya bisnis yang ada di lahan kita, secara otomatis kan menambah income buat Tirta Pakuan. Ini jangka pendek kami,” kata Muzakkir.

(ckl/hrs)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

Exit mobile version