Berita

MPLS SMP Bagus Diisi Edukasi Bahaya Narkoba dan Tawuran

Published

on

Foto bersama Lurah Mulyaharja, Muslim Yuliantono dengan siswa siswi SMP Bagus Kota Bogor. Foto/Klikbogor

KlikBogor – Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ini berbeda. Selain pengenalan lingkungan sekolah, kegiatan juga menitikberatkan pada pembentukan karakter peserta didik melalui edukasi tentang bahaya narkoba, tawuran, dan pergaulan bebas sejak usia dini.

Jajaran Musyawarah Pimpinan Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, yang dipimpin langsung Lurah Muslim Yuliantono, turun ke sejumlah sekolah di wilayahnya. Salah satunya di SMP Bagus Kota Bogor, dengan memberikan edukasi kepada siswa mengenai bahaya narkoba, tawuran pelajar, dan pergaulan bebas yang dinilai mengkhawatirkan di kalangan remaja.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMP Bagus Kota Bogor, Ervin Anugrah Nopriansyah. Menurutnya, kehadiran jajaran Pemerintah Kota Bogor melalui Kelurahan Mulyaharja memberikan manfaat besar bagi sekolah.

Baca juga: Lurah Mulyaharja Berikan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan ke Siswa Baru SMP Bagus

“Alhamdulillah, hari ini Pemerintah Kota Bogor melalui Kelurahan Mulyaharja yang diwakili Lurah Muslim Yuliantono, Bhabinkamtibmas Aipda Warjuk, Babinsa Serka Yudi, Ketua LPM Dicky Maulana, Polmas Bogor Raya, Ketua PKK, serta para kader Kelurahan Mulyaharja bersilaturahmi ke SMP Bagus Kota Bogor untuk memberikan edukasi, terutama mengenai pencegahan tawuran pelajar dan program-program pemerintah di bidang pendidikan. Kehadiran tim dari kelurahan membuat kami merasa dimiliki oleh pimpinan wilayah setempat dan sangat terbantu, khususnya dalam memberikan informasi mengenai pentingnya pencegahan tawuran, bahaya narkoba, dan pergaulan bebas di lingkungan sekolah,” ujar Ervin.

Ia berharap silaturahmi antara pihak sekolah dan Kelurahan Mulyaharja tidak hanya dilakukan saat MPLS, tetapi dapat terus berlanjut secara berkala.

“Mudah-mudahan ke depan silaturahmi ini terus berkembang, bukan hanya pada momen MPLS, tetapi minimal enam bulan sekali pihak kelurahan dapat hadir ke sekolah kami untuk memantau perkembangan lingkungan Mulyaharja agar tetap kondusif,” katanya.

Terkait tahun ajaran baru 2026, Ervin menjelaskan bahwa minat masyarakat terhadap SMP Bagus mengalami peningkatan. Mengingat lokasi sekolah berada di perbatasan Kota Bogor dan Kabupaten Bogor, sekitar 70 persen peserta didik berasal dari Kota Bogor dan 30 persen dari Kabupaten Bogor.

Baca juga: Komisi III Dorong Penertiban Angkot Tua untuk Keselamatan dan Atasi Kemacetan

Menurutnya, meningkatnya antusiasme masyarakat tidak terlepas dari rencana Pemerintah Kota Bogor yang akan memberikan beasiswa bagi siswa sekolah swasta.

“Antusiasme masyarakat, khususnya di SMP Bagus mengalami tren positif. Kemungkinan hal ini dipengaruhi oleh wacana Pemerintah Kota Bogor yang akan memberikan beasiswa kepada sekolah swasta. Karena itu, banyak warga khususnya Bogor Selatan yang mendaftarkan anaknya ke SMP Bagus. Kami sangat menyambut baik program beasiswa untuk SMP swasta tersebut,” ungkapnya.

Ervin menambahkan, informasi mengenai program bantuan pendidikan tersebut telah disosialisasikan kepada orang tua siswa, khususnya peserta didik kelas VII yang berdomisili di Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan.

“Respons para orang tua sangat baik dan antusias menyambut informasi mengenai bantuan beasiswa tersebut. Program ini sangat bagus dan membantu masyarakat. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung pendidikan di Kota Bogor lebih baik lagi,” pungkas Ervin.

(yud/hrs)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

Exit mobile version