Berita

Longsor Jalan Kebon Pedes Kota Bogor Segera Diperbaiki

Published

on

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin (kiri) meninjau lokasi longsor Jalan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Rabu, 1 April 2026. Foto/Istimewa.

KlikBogor – Pemerintah akan menangani bencana longsor yang terjadi di ruas Jalan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

Hingga saat ini kendaraan yang melintas di kawasan tersebut harus bergantian semenjak longsor terjadi pada 29 Januari 2026.

Untuk memastikan percepatan penanganan, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, meninjau langsung lokasi longsor pada Rabu, 1 April 2026.

Dalam kunjungannya, Jenal menyampaikan bahwa perbaikan akan segera dilakukan oleh Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Jawa Barat.

Hal tersebut merupakan tindak lanjut dari koordinasi intensif antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Jenal mengungkapkan, hasil rapat bersama pihak provinsi selama dua hari membuahkan keputusan penting terkait penanganan infrastruktur di sejumlah titik rawan.

Bahkan, tim teknis dari provinsi telah melakukan survei lapangan di beberapa lokasi yang menjadi prioritas untuk ditangani.

“Alhamdulillah, hari ini tim teknis dari provinsi sudah turun langsung melakukan survei di beberapa titik yang akan dibangun. Sebelumnya di Batutulis juga sudah disurvei untuk trase baru Leuweung Batutulis dan Taman Sumur Tujuh, dan kali ini di lokasi longsor Kebon Pedes,” ujarnya.

Jenal mengungkapkan, pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp7 miliar untuk perbaikan longsor di Kebon Pedes.

Sejumlah anggaran tersebut tidak hanya difokuskan pada penanganan pada lokasi longsor utama, melainkan juga untuk mengantisipasi potensi longsor di sekitarnya.

“Insyaallah dari RAB kurang lebih Rp7 miliar. Tidak hanya penanganan longsor yang terjadi, tetapi juga area yang berpotensi longsor akan diberikan treatment dan perbaikan,” katanya.

Terkait waktu pelaksanaan, Jenal menyebut, seluruh proses akan mengikuti mekanisme dan tahapan yang ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Meski demikian, ia memastikan semua pihak berkomitmen untuk bergerak cepat.

“Pelaksanaan kita serahkan ke provinsi. Yang pasti semua berusaha gerak cepat, namun tetap harus mengikuti prosedur yang berlaku,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Jawa Barat, khususnya DBMPR, serta seluruh pihak yang terlibat mulai dari tingkat kecamatan hingga RT.

“Kami atas nama warga Kota Bogor mengucapkan terima kasih kepada Dinas BMPR Jawa Barat, Pak Kadis, serta tim di lapangan, lurah, camat, dan RT. Insyaallah kita bangun secepatnya,” ucapnya.

(ckl/hrs)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

Exit mobile version