Parlementaria
Komisi IV Tekankan Pemkot Akselerasi Penanggulangan Pascabencana
KlikBogor – Komisi IV DPRD Kota Bogor menekankan agar Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor segera melakukan perbaikan dan memastikan mitigasi bencana.
Hal itu disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Ence Setiawan saat menggelar rapat kerja dengan Pemkot Bogor dengan agenda pembahasan percepatan penanggulangan pascabencana, pada Rabu lalu.
“Dengan banyaknya bencana yang terjadi kemarin dan menyebabkan adanya korban jiwa. Kami menekankan kepada Pemkot Bogor agar bergerak cepat melakukan perbaikan dan mitigasi bencana kedepannya,” ungkap Ence dikutip Sabtu, 15 Maret 2025.
Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Bogor, Juhana menambahkan, berdasarkan data yang disampaikan oleh BPBD Kota Bogor, sejak awal tahun sampai Maret ini tercatat ada 276 kejadian bencana yang didominasi oleh tanah longsor sebanyak 95 kejadian.
Juhana pun menekankan kepada Bapperida, BPBD, dan Asisten Pemerintah (Aspem) agar melakukan pencegahan yang sudah dipetakan melalui peta rawan bencana.
“Jadi APBD Kota Bogor tidak hanya difokuskan kepada pembangunan infrastruktur yang menjadi kegiatan seremonial saja. Tetapi membangun Kota yang bisa meminimalisir terjadinya bencana sesuai dengan kajian yang sudah disusun,” ujar Juhana.
Sementara Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor, Endah Purwanti menyoroti implementasi Perda Nomor 1 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Penanggulagan Bencana.
Menurut Endah, Pemkot Bogor masih lalai dalam pelaksanaan perda dimaksud, lantaran belum menerbitkan perwali yang mengatur petunjuk pelaksana dan petunjuk teknis (juklak juknis).
“Jadi kami mempertanyakan kenapa setelah tujuh tahun masih belum ada perwali. Kami mendorong agar perwali ini segera diterbitkan agar menjadi juklak juknis pelaksanaan perda,” ujarnya.
Tak hanya itu, sambungnya, perda tersebut juga memuat pasal yang mengamanatkan agar Pemkot Bogor menyusun Rencana Aksi Daerah (RAD) untuk penanggulangan bencana.
“Kami meminta kepada Bapperida agar identifikasi RAD dimasukkan ke dalam RPJMD yang akan dibahas tahun ini,” pintanya.
(red)