Connect with us

Berita

Hery Antasari Sidak Proyek Strategis Kota Bogor

Published

on

Hery Antasari Sidak Proyek Strategis Kota Bogor
Pj Wali Kota Bogor Hery Antasari saat peninjauan pembangunan Satap SMP Negeri 23 di Kecamatan Bogor Utara, pada Senin, 9 Desember 2024.

KlikBogor – Sejumlah pembangunan yang masuk program strategis Kota Bogor menjadi perhatian Pj Wali Kota Bogor Hery Antasari. Salah satunya proyek Sekolah Satu Atap (Satap).

Pada Senin, 8 Desember 2024, Hery Antasari meninjau langsung proyek dua Satap di Duta Pakuan, Kecamatan Bogor Timur dan Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara.

Hasilnya, dua proyek yang digawangi Dinas Pendidikan (Disdik) ini sudah menyentuh progres pembangunan 98 persen menyisakan pekerjaan  tahap akhir.

“Pertama saya mengkonsentrasikan mengecek berbagai proyek APBD Kota Bogor di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memastikan pembangunan sesuai dengan waktu dan kondisi fisik di lapangan. Target realisasi fisiknya, bulan Desember 2024 ini kontrak akan berakhir dan dilihat progres penjadwalan waktu,” ujar Hery disela peninjauan.

Ia menjelaskan, untuk Satap Duta Pakuan dan Cimahpar bangunan SMP yang tahun ini dibangun sesuai laporan sudah mencapai progres 98 persen. Sehingga kurang lebih sesuai dengan administrasi, tetapi 2 persen finishing perlu ketelitian dan percepatan ekstra dari pihak ketiga.

“Untuk yang di Duta Pakuan di luar yang memang tidak dicantumkan dalam kontrak yaitu landscape dan taman harus dikerjakan. SMP ini bisa dipergunakan untuk PPDB tahun 2025, untuk Duta Pakuan ada 24 rombel,” tutur Hery didampingi Kabag Adbang Setda Kota Bogor Lia Kania Dewi, Kabid Sarpras Disdik Kota Bogor Ari Syarifudin, dan Kabid SMP Disdik Kota Bogor Elyis Sontikasyah.

Hery memaparkan, soft launching bangunan bisa dilakukan pada SMP 22 dan SMP 23, akan tetapi untuk operasional perkiraan tahun 2025. Karena meubelair baru bisa dikerjakan pada pertengahan tahun 2025, sebab penganggarannya nanti.

“Untuk tahun depan ada bangunan SD di Duta Pakuan dengan nilai Rp19 miliar, saat ini SD menumpang di SD Bantar Kemang. Saya minta nanti bangunan SMP di rapihkan, karena kemungkinan SD Cimahpar 3 akan menebeng di SMP 23 dan untuk SD Duta Pakuan akan sementara mengisi bangunan SMP 22. Itu sementara dipakai SD dahulu, dengan mebeulair yang ada,” paparnya.

Sementara itu, Kabid Sarpras Disdik Kota Bogor Ari Syarifudin memaparkan, fasilitas yang ada di Duta Pakuan ada kelas 24 ruangan sesuai rombel, laboratorium IPA dan lain sebagainya. Kemudian sudah disiapkan dan di atas outdoor untuk olahraga, dan kegiatan lain.

“Secara bertahap pemenuhan untuk laboratorium sudah disiapkan ruangannya. Ini proyek pembangunan Satap bentar lagi berakhir pengerjaan tahun ini, seperti Satap Duta Pakuan yang kontaknya berakhir dan mudah-mudahan selesai. Keduanya tingga pengerjaan minor,” terang Ari kepada wartawan.

Untuk diketahui, proyek Satap Duta Pakuan senilai Rp30 miliar untuk bangunan SMP dikerjakan oleh PT. Sadar Karya Dinamis dan proyek SMP Satap Cimahpar senilai Rp24,6 miliar yang digarap oleh PT. Cipta Usaha Nusa Gede.

(ckl/hrs)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Cerita Jemaah Umrah Asal Kota Bogor Soal Kondisi Terkini di Tanah Suci

Published

on

By

Cerita Jemaah Umrah Asal Kota Bogor Soal Kondisi Terkini di Tanah Suci
Asep Faizal Rahman (tengah berdiri) saat foto bersama di Kantor Kecamatan Bogor Tengah. Foto/Istimewa.

KlikBogor – Salah satu jemaah umrah asal Kota Bogor, Asep Faizal Rahman, membagikan cerita kondisi terkini para jemaah umrah asal Indonesia di Tanah Suci.

Ia menyebut, secara umum kondisi para jemaah masih baik dan fasilitas yang diterima mencukupi. Namun, jemaah yang datang ke Tanah Suci disebut berkurang.

“Kami masih menunggu kepastian pesawat dan segala macam. Ya, kondisi masih banyak yang ketahan pulang, tapi ada juga yang tidak jadi ke sini gitu. Kalau keamanan secara kondisi aman-aman. Namun, sempat khawatir kalau Arab Saudi diserang. Tetapi petugas kepolisian di sini tetap mengimbau agar tetap tenang,” ujar Asep kepada awak media melalui sambung telepon WhatsApp, Senin siang, 2 Maret 2026.

Ia menjelaskan, sejauh ini suplai makanan bagi jemaah masih aman dan berjalan normal. Perbedaan yang terasa adalah suasana jemaah yang tidak terlalu padat.

“Makanan mah aman. Masih cukup kalau masalah makanan dan lain-lain itu masih normal. Sekarang ada dampak yang datang berkurang. Yang ke Mekah makin berkurang, jemaah yang tawaf. Jadi tidak terlalu padat,” katanya.

Meski suasana ibadah agak leluasa, Asep mengaku, tetap memikirkan kabar mengenai puluhan ribu jemaah yang disebut belum bisa pulang dan tertahan.

“Meskipun agak leluasa beribadah, tapi sebetulnya masih ada info-info yang kayak 50 ribu jemaah enggak bisa pulang gitu, 26 ribu jemaah tertahan. Terus kayak gitu-gitulah kami memikirkan itu. Kalai sampai seperti itu, gimana mau stay-nya kami dan sebagainya,” imbuhnya.

Ia juga menuturkan bahwa pihak travel telah menyerahkan data nama jemaah kepada KBRI untuk tindak lanjut apabila terjadi kendala.

“Sudah, sudah menyerahkan nama-nama ke KBRI, kami ini ada 13 rombongan. Mudah-mudahan diberi kelancaran, mohon doanya,” ucap Asep.

(ckl/hrs)

Continue Reading

Berita

Puluhan Angkot-AKDP Terjaring Operasi di Jalan Sawojajar Bogor

Published

on

By

Puluhan Angkot-AKDP Terjaring Operasi di Jalan Sawojajar Bogor
Dishub Kota Bogor melakukan operasi gabungan Angkot dan AKDP di kawasan Jalan Sawojajar, Kota Bogor, Senin, 2 Maret 2026. Foto/Klikbogor.

KlikBogor – Puluhan angkutan kota (Angkot) dan Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) terjaring operasi gabungan yang digelar di kawasan Jalan Sawojajar, Kota Bogor.

Kepala Bidang Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Ridwan, menjelaskan operasi gabungan ini digelar bersama petugas Satlantas Polresta Bogor Kota.

“Dalam razia Jalan Sawojajar di sini terdapat angkutan yang tidak memiliki sama sekali surat-surat, seperti KIR, STNK maupun kartu trayek. Itu tentunya kami berhentikan,” ungkap Ridwan kepada awak media, Senin, 2 Maret 2026.

Ia mengatakan terdapat enam unit angkot yang kedapatan tanpa surat kendaraan. Namun, empat kendaraan tengah kembali ke rumah masing-masing untuk mencari atau membawa STNK dan KIR-nya yang menurut pengakuan para sopir ketinggalan di rumah.

“Nah, nanti yang empat ini ditukar kendaraan dilepas, barang buktinya berupa surat kendaraan ditahan, jadi kendaraannya tidak jadi dikandangkan oleh kami. Nanti tukar BB STNK ataupun KIR ataupun izin trayek. Jadi yang dua sudah terjaring sama sekali tidak membawa, memiliki kartu trayek dengan STNK ataupun buku uji KIR,” jelasnya.

Pihaknya mencatat 21 angkot dan AKDP yang terjaring dalam operasi gabungan tersebut. Kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari ke depan.

Adapun tujuan operasi gabungan untuk pengecekan administrasi angkutan yang beroperasi di Kota Bogor di antaranya buku KIR, trayek, dan uji kelayakan.

“Besok kami bergabung dan kembali razia di Jalan Sawojajar dengan jajaran samping, Kepolisian, Jasa Raharja, Provinsi, maupun Dishub Kabupaten Bogor untuk giat bersama-sama di Jalan Sawojajar ini,” katanya.

(ckl/hrs)

Continue Reading

Berita

Eddy Soeparno Ajak Warga Kota Bogor Implementasikan 4 Pilar Kebangsaan

Published

on

By

Eddy Soeparno Ajak Warga Kota Bogor Implementasikan 4 Pilar Kebangsaan
Wakil Ketua MPR RI, H. Eddy Soeparno menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan kepada masyarakat di Aula Pertemuan Balekambang, Kelurahan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Foto/Istimewa.

KlikBogor – Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) H. Eddy Soeparno menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan di Kota Bogor.

Kegiatan yang dihadiri peserta dari berbagai elemen masyarakat tersebut berlangsung di Aula Pertemuan Balekambang, Kelurahan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Jumat, 27 Februari 2026.

H. Eddy Soeparno memaparkan, sebagai wakil rakyat mereka yang ditugaskan untuk mensosialisasikan pilar-pilar penting kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, Ketetapan MPR RI, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.

“Empat pilar ini bertujuan supaya Negara Indonesia tidak mudah terpecah belah dan runtuh dalam menghadapi berbagai masalah, dan harus tetap selalu menjaga persatuan dan kesatuan toleransi dalam perbedaan serta peduli terhadap sesama,” jelasnya.

Menurut Eddy, kegiatan sosialisasi empat pilar kebangsaan MPR RI mempunyai tujuan di antaranya, untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika, dan Ketetapan MPR.

Selain itu, untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya seluruh penyelenggara pemerintah dan diharapkan agar masyarakat memahami serta menerapkan nilai-nilai luhur bangsa dalam kehidupan sehari-hari.

“Implementasi empat pilar kebangsaan harus terus digelorakan terhadap semua kalangan. Mulai dari tokoh masyarakat hingga generasi muda,” pungkasnya.

(rls/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer