Potret

Hebat! Pelajar SD di Bogor Bikin Detektor Asap Rokok 

Published

on

Arif Rahman Hakim, siswa kelas 6 SDIT Aliya Bogor saat memamerkan dua detektor asap rokok dan robot mini radar di Festival Bogor Innovation Award di Gedung Bogor Creative Center, pada Rabu, 4 September 2024.

KlikBogor – Arif Rahman Hakim, siswa kelas 6 Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Aliya Bogor berhasil membuat alat untuk mendeteksi asap rokok.

Inovasi detektor asap rokok tersebut dipamerkan di Festival Bogor Innovation Award di Gedung Bogor Creative Center, Kecamatan Bogor Tengah.

Arif mengatakan, ia membutuhkan waktu sekitar dua bulan untuk merampungkan proyek berbasis teknologi tersebut.

“Hampir dua bulan. Sebenarnya dua minggu, yang lama itu desain alatnya sama uji cobanya,” kata Arif ditemui saat pameran, Rabu, 4 September 2024.

Di festival ini, ia memboyong dua detektor asap rokok. Kedua alat ini memiliki perbedaan dari sensor untuk mengukur tingkat udara atau asap rokok.

Arif menerangkan, kerja alat ini akan mengeluarkan suara yang berulang kali ketika mendeteksi keberadaan asap rokok.

Suara yang berbunyi ‘dilarang merokok’ akan berhenti ketika keberadaan asap rokok sudah tidak ada lagi di sekitarnya.

“Alat ini mengeluarkan suara karena udara di sekitar ini masih agak kotor. Jadi sepiker masih tetap mengeluarkan suara,” katanya.

Ia mengatakan, ide untuk membuat alat ini muncul karena ingin di lingkungan sekitar tempat tinggalnya terbebas dari asap rokok.

“Di rumah nggak ada yang ngerokok, tapi di perumahan saya itu masih ada yang merokok di sekitar,” ucapnya.

Selain dua detektor asap rokok, ia juga memamerkan robot mini radar yang bisa mendeteksi suatu objek yang ada di depannya.

“Jika ada objek di depan, di layar akan muncul merah-merah,” kata Arif yang gemar dengan dunia digital sejak Taman Kanak-kanak itu.

(ckl/hrs)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

Exit mobile version