Berita

Gerakan Posyandu 6 SPM, RTLH di Kebon Kalapa Segera Direnovasi

Published

on

Ketua Tim Pembina Posyandu (TP Posyandu) Kota Bogor, Yantie Rachim (ketiga kanan). Dok. Diskominfo Kota Bogor

KlikBogor – Gerakan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Kota Bogor tidak hanya berfokus pada kesehatan, tetapi juga mampu mengidentifikasi berbagai persoalan di tengah masyarakat dan dicarikan solusi bersama.

Salah satunya terkait laporan masyarakat mengenai rumah tidak layak huni (RTLH) milik salah seorang warga di Kelurahan Kebon Kalapa, Kecamatan Bogor Tengah, yang kondisinya memprihatinkan dan terancam ambruk.

Laporan tersebut disampaikan melalui pengaduan masyarakat (dumas) yang diterima Posyandu SPM PU dan Perumahan Rakyat.

Baca juga: 2027, Pembangunan Kota Bogor Fokus Transformasi Digital dan Penguatan SDM

Menindaklanjuti laporan tersebut, Ketua Tim Pembina Posyandu (TP Posyandu) Kota Bogor, Yantie Rachim mendorong jajaran wilayah, mulai dari camat, lurah, hingga perangkat daerah terkait untuk bersama-sama mencari jalan keluar agar warga tersebut dapat memiliki tempat tinggal yang lebih layak dan aman.

“Melalui Posyandu SPM PU dan Perumahan Rakyat, kita tidak hanya berbicara tentang pelayanan kesehatan, tetapi juga bagaimana posyandu menjadi wadah yang mampu melihat berbagai persoalan masyarakat secara lebih luas dan menghadirkan solusi,” ujar Yantie Rachim dikutip Rabu, 5 Agustus 2026.

Dari koordinasi yang dilakukan, dinas terkait bersama pihak swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari CV Artho Podho Moro memberikan dukungan untuk renovasi rumah warga tersebut.

Bantuan CSR kemudian diserahkan kepada lurah setempat untuk selanjutnya direalisasikan bersama dengan dukungan swadaya masyarakat sekitar.

Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan persoalan sosial di wilayah.

Baca juga: BPBD Kota Bogor Salurkan Air Bersih untuk 90 Warga Bojongkerta

Yantie Rachim menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bergerak membantu. Menurutnya, semangat gotong royong menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.

“Ketika semua pihak bergerak bersama, persoalan yang dihadapi masyarakat dapat lebih cepat ditangani. Ini menjadi salah satu bukti bahwa gerakan Posyandu 6 SPM memiliki dampak nyata di lapangan,” katanya.

Melalui penguatan Posyandu 6 SPM, TP Posyandu Kota Bogor terus mendorong kader dan seluruh unsur masyarakat untuk aktif mendeteksi berbagai kebutuhan warga, mulai dari aspek kesehatan, pendidikan, sosial, hingga lingkungan, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih menyeluruh.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Bogor Tengah, Lurah Kebon Kalapa, Ketua TP Posyandu Kelurahan Kebon Kalapa, DP3A Kota Bogor, dan Disperumkim Kota Bogor.

(rls/hrs)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

Exit mobile version