Berita
Dedie-Jenal Berencana Bangun Flyover Kebon Pedes hingga Stoplet Sukaresmi
KlikBogor – Pasangan calon Wali Kota Bogor dan Wakil Wali Kota Bogor nomor urut 3, Dedie A. Rachim dan Jenal Mutaqin menyatakan sudah siap menggulirkan segudang program penataan Kota Bogor dalam lima tahun yang akan datang.
Salah satu program dari paslon dengan tagline Bogor Beres ini pembangunan flyover atau jalan layang di perlintasan sebidang di Kelurahan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal.
“Kami pasangan Dedie-Jenal sudah merencanakan pembangunan flyover Kebon Pedes. Insyaallah dalam lima tahun ke depan, jika tidak ada aral melintang, kami upayakan flyover ini bisa terlaksana,” kata Dedie usai blusukan di Kelurahan Pasir Mulya, Kecamatan Bogor Barat, Kamis, 10 Oktober 2024.
Berkenaan dengan flyover Kebon Pedes, Dedie-Jenal juga berencana membangun jalur sodetan dari Jalan Pemuda, pertigaan Dadali sampai Sukaresmi.
Ia mengatakan, jalur sodetan ini penting untuk direncanakan, karena salah satunya melihat dari beban arus lalu lintas di jembatan Situ Duit yang usianya sudah cukup tua.
“Jadi kami sedang berusaha supaya beban jalan itu semuanya melalui Jalan Ahmad Yani, tetapi direncanakan ke depan ada sodetan dari Jalan Pemuda, pertigaan Dadali sampai Sukaresmi,” paparnya.
Di sisi lain di Kelurahan Sukaresmi, Pemerintah Kota Bogor sudah membebaskan lahan seluas kurang lebih 1,5 hektare yang nantinya akan dibangun stoplet Sukaresmi.
Saat menjabat wakil wali kota Bogor, Dedie mengungkapkan dirinya sudah melakukan komunikasi tentang stoplet Sukaresmi dengan Kementerian Perhubungan.
“Saya sudah ketemu dengan Dirjen Perkeretaapian waktu itu, sudah bicara dengan Kementerian Perhubungan di mana kita harus mencarikan formula supaya stasiun atau stoplet Sukaresmi juga bisa difungsikan nanti suatu saat,” ungkapnya.
Menurutnya, stasiun Sukaresmi ini diperlukan untuk memecah beban penumpang di stasiun Bogor yang lambat laun jumlahnya pasti meningkat dan hal tersebut harus terdistribusikan.
“Jadi artinya penumpang dari wilayah Kecamatan Bogor Barat dan Bogor Timur atau Bogor Utara bisa mengambil akses dari stasiun Sukaresmi,” kata Dedie.
Sementara untuk di Kecamatan Bogor Selatan, ia mengatakan, adanya stasiun yang sudah dipersiapkan, yaitu Ciomas-Rancamaya.
Kemudian, dalam konteks program strategis nasional double track Bogor-Sukabumi ke depan ada rencana dari pemerintah pusat untuk membangun KRL dari Sukabumi sampai ke Kota Bogor.
“Nah itu barang kali dalam lima tahun ke depan kalau memang nanti sinkron dengan perencanaan pemerintah pusat, maka penumpang dari wilayah Bogor Selatan tidak perlu ke Alun-Alun lagi, jadi bisa naiknya dari stasiun Ciomas-Rancamaya atau stasiun Batutulis,” beber Dedie.
Dedie juga bersyukur underpass Batutulis yang direncanakan pada saat ia menjadi wakil wali kota Bogor sekarang sudah terwujud. “Mudah-mudahan nanti sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan masyarakat,” ucapnya.
(hrs)