Serba Serbi

Aptiknas DPD Bogor dan Epson Dorong Penggunaan Produk TKDN

Published

on

Aptiknas DPD Bogor bekerja sama dengan Epson menggelar seminar bertemakan "Mendorong Penggunaan Produk TKDN Menuju Indonesia Emas 2024".

KlikBogor – Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional Indonesia (Aptiknas) DPD Bogor bekerja sama dengan Epson menggelar seminar bertemakan “Mendorong Penggunaan Produk TKDN Menuju Indonesia Emas 2024”.

Seminar yang dilangsungkan di IPB International Convention Center (IICC), Kota Bogor ini untuk membahas implementasi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) di perangkat industri teknologi informasi dan komunikasi.

Ketua Aptiknas DPD Bogor, Azka Bazil Danish Rahmat menjelaskan, seminar ini bertujuan untuk menekankan pentingnya penggunaan produk dengan kandungan lokal di instansi pemerintah.

“Poin pentingnya adalah produk-produk dalam negeri dengan TKDN tinggi harus menjadi prioritas di pengadaan instansi pemerintah,” ujar Azka.

Ia mengatakan bahwa meski beberapa teknologi belum diproduksi di dalam negeri, Epson sudah memproduksi beberapa produk turunannya secara lokal.

“Kolaborasi antara Aptiknas, Epson, dan Pemerintah Kota Bogor menunjukkan komitmen tidak hanya dalam memasarkan produk tetapi juga dalam peningkatan ekonomi dengan melibatkan sumber daya manusia dan sumber daya alam lokal,” katanya.

Sementara itu, Head of Sales Epson, Muhammad Husni Nurdin menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh kebijakan TKDN pemerintah.

Selain memproduksi barang, sambung Nurdin, Epson juga meningkatkan komunikasi dan juga edukasi melalui berbagai media.

“Tahun ini, kami meningkatkan kegiatan hingga tiga kali lipat dibandingkan tahun lalu,” papar Husni.

Ia menambahkan, Epson juga bekerja sama dengan asosiasi dan berbagai instansi daerah untuk memastikan kebijakan ini dipahami oleh semua pemangku kepentingan.

“Jadi bukan hanya upaya untuk fokus di kegiatan produksinya, tapi kita juga melakukan komunikasi dan edukasi supaya pihak pemangku kepentingan mengerti,” tandasnya.

Ditempat yang sama, Sekretaris Diskominfo Kota Bogor, Oki Tri Fasiasta Nurmala Alam menjelaskan bahwa TKDN merupakan kebijakan mandatori yang harus dilaksanakan oleh instansi pusat maupun daerah dalam pengadaan barang dan jasa.

“Kota Bogor saat ini sudah mencapai komitmen perencanaan TKDN sebesar 93,8 persen, dengan realisasi 83,8 persen,” katanya.

Namun, Oki mengakui ada beberapa produk yang belum bisa dipenuhi TKDN terutama di bidang telematika. Ia mengatakan bahwa pemenuhan TKDN menjadi langkah strategis dalam pengembangan industri nasional, khususnya di sektor teknologi informasi dan komunikasi.

“TKDN sudah berjalan dan merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan untuk mendukung industrialisasi teknologi di Indonesia,” kata Oki.

(hrs)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

Exit mobile version