Connect with us

Berita

BNN Lido Bogor Latih Klien Rehabilitasi jadi Petani Modern

Published

on

BNN Lido Bogor Latih Klien Rehabilitasi jadi Petani Modern
Penandatanganan perjanjian kerja sama antara Balai Besar Rehabilitasi BNN Lido dengan Yayasan Mitra Organik Program tentang pelatihan pertanian berbasis teknologi kepada klien rehabilitasi, Senin, 21 Juli 2025.

KlikBogor – Balai Besar Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Lido Bogor menjalin kerja sama dengan Yayasan Mitra Organik Program untuk memberdayakan klien rehabilitasi melalui pelatihan pertanian berbasis teknologi.

Penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan oleh Kepala Balai Besar Rehabilitasi BNN, Elvina Katerin Sahusilawane dan Ketua Yayasan Mitra Organik Program, John Tumiwa, pada Senin, 21 Juli 2025.

Deputi Hukum dan Kerja Sama BNN RI, Irjen Pol. Agus Irianto, yang hadir dalam acara tersebut menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari peningkatan kapasitas di bidang pertanian modern bagi para klien yang sedang menjalani rehabilitasi.

“Melalui kerja sama ini nantinya klien-klien yang sedang rehabilitasi diberikan kegiatan-kegiatan untuk meningkatkan kapasitas, pengembangan pertanian dengan teknologi, dan berkelanjutan,” ujar Irjen Pol. Agus.

Sehingga, lanjutnya, program ini juga membuka peluang usaha bagi para klien setelah selesai menjalani rehabilitasi. “Seperti disampaikan, klien yang sudah selesai melaksanakan kegiatan rehabilitasi bisa dipekerjakan atau bekerja sendiri, atau hasilnya (pertanian) bisa dikerjasamakan, karena jaringannya sudah sangat luas mungkin bisa memenuhi pasar Indonesia, Asia Tenggara maupun dunia,” katanya.

Irjen Pol. Agus mengungkapkan program ini baru diterapkan di Balai Besar Rehabilitasi BNN Lido dan bakal dikembangkan di lembaga-lembaga lain milik BNN. “Kami mulai dari sini, selanjutnya akan ke lembaga-lembaga rehabilitasi milik BNN di tempat lain,” katanya.

Kepala Balai Besar Rehabilitasi BNN, Elvina Katerin Sahusilawane, menjelaskan kegiatan ini merupakan salah satu tugas fungsi Balai Besar Rehabilitasi BNN dalam menyelenggarakan layanan rehabilitasi yang berkelanjutan dan juga selaras dengan program prioritas pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan.

Selain itu, program ini merupakan implementasi proyek perubahan PKN II yang berjudul ‘Peningkatan Kualitas Hidup Klien Rehabilitasi melalui Integrasi Teknologi Pertanian dan Perkebunan dalam Pelatihan Vokasional’.

“Kerja sama strategis ini sudah dicanangkan sejak lama, namun baru terealisasi dan diwujudkan untuk pemberdayaan klien kami dan kami berharap klien bisa mempertahankan pemulihannya setelah menjalani rehabilitasi,” tambahnya.

Pihaknya telah menyiapkan lahan yang akan digunakan untuk program ini dengan menerapkan teknologi smart farming. “Mudah-mudahan program ini juga nanti bisa meningkatkan kualitas hidup klien rehabilitasi,” ucap Elvina.

Sementara itu, Ketua Yayasan Mitra Organik Program, John Tumiwa menyampaikan melalui kolaborasi ini diharapkan tidak hanya berdampak positif terhadap para klien rehabilitasi, namun juga menciptakan para petani yang menghasilkan keuntungan.

“Banyak sekarang ini orang sangat skeptis dengan bertani. Tapi sebenarnya saya lihat bertani bisa menjadi topangan hidup. Apalagi dengan adanya teknologi pertanian,” ungkapnya.

Yayasan Mitra Organik Program yang berdiri sejak 2017 sendiri telah melatih ribuan petani tradisional menjadi petani sertifikat internasional dengan pertanian organik.

“Jadi kami melatih petani untuk membudidayakan pertanian mereka dengan cara organik dan harus standar internasional. Kami telah melakukan sertifikasi 3.000-an petani dengan standar Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang,” kata John.

(hrs)

Continue Reading
1 Comment

1 Comment

  1. Teknik Fisika

    22 Juli 2025 at 09:26

    Menarik bahwa program ini memakai teknologi smart farming. Apakah klien juga akan mendapatkan pelatihan terkait pemasaran digital dan pengelolaan usaha tani agar hasilnya bisa bersaing di pasar luas?

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Haornas 2026, 3 Tokoh Olahraga di Kota Bogor Diberi Penghargaan

Published

on

By

Haornas 2026, 3 Tokoh Olahraga di Kota Bogor Diberi Penghargaan
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim memberikan penghargaan kepada tokoh olahraga sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dalam memajukan dunia olahraga dan melahirkan prestasi di Kota Bogor. Dok. Diskominfo Kota Bogor

KlikBogor – Sebanyak tiga tokoh olahraga di Kota Bogor mendapatkan penghargaan yang diberikan dalam Apel Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) Tahun 2026 tingkat Kota Bogor di Lapangan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Sabtu, 12 September 2026.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim memberikan penghargaan kepada tokoh olahraga sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dalam memajukan dunia olahraga dan melahirkan prestasi di Kota Bogor.

Penghargaan diberikan kepada Basuki sebagai tokoh olahraga yang berjasa dalam memajukan olahraga prestasi di Kota Bogor. Selanjutnya, Kusnandar sebagai tokoh olahraga yang berjasa dalam memajukan olahraga disabilitas di Kota Bogor. Kemudian, Sugeng Riyadi sebagai tokoh olahraga yang berjasa dalam memajukan olahraga masyarakat di Kota Bogor.

Baca juga: Dedie Rachim-Raffi Ahmad Bahas Penguatan Pemuda hingga Potensi Kota Bogor

Dedie Rachim menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para tokoh yang telah berjuang bersama serta menjadi inspirasi untuk meningkatkan keolahragaan di Kota Bogor.

“Terima kasih atas dedikasi dengan daya dan upaya yang diberikan dalam memajukan keolahragaan di Kota Bogor,” ucap Dedie Rachim.

Menurutnya, upaya itu juga sejalan dengan arah kebijakan Pemkot Bogor yang konsisten melakukan pembinaan serta berkomitmen meningkatkan sarana dan prasarana keolahragaan di Kota Bogor.

Baca juga: 5 Tempat Jogging di Kota Bogor untuk Olahraga Pagi dan Sore

Tahun ini, Lapangan Yasmin akan segera diselesaikan sehingga pada akhir tahun nanti bisa digunakan. Untuk 2027, Pemkot Bogor juga melalui penganggaran yang disetujui oleh DPRD Kota Bogor akan membangun gelanggang olahraga di Bogor Barat serta sarana olahraga di Bogor Timur.

“Jadi, nantinya masyarakat tidak saja bisa menikmati fasilitas di pusat kota, tetapi juga bisa tersebar di berbagai kecamatan di Kota Bogor,” ujarnya.

Tokoh Keolahragaan Disabilitas Kota Bogor, Kusnandar menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diberikan.

Ia telah aktif melakukan pembinaan sejak 2005 dalam memajukan keolahragaan disabilitas Kota Bogor.

“Potensi keolahragaan disabilitas ini banyak. Sama seperti masyarakat pada umumnya, ada yang olahraga biasa sekadar beraktivitas, ada yang lanjut mengikuti olahraga prestasi dan sebagainya. Intinya, semua bisa jika ada kemauan dan usaha. Karena disabilitas juga memiliki hak yang sama seperti masyarakat lainnya,” tutur Kusnandar.

(rls/hrs)

Continue Reading

Berita

Api Sempat Membesar Lagi di TPAS Galuga, Pemadaman Dilakukan hingga Dini Hari

Published

on

By

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin bersama petugas gabungan tengah memadamkan kebakaran lahan di TPAS Galuga, Kabupaten Bogor. Dok. Diskominfo Kota Bogor

KlikBogor – Kebakaran masih melanda di lahan milik Kota Bogor di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, Kabupaten Bogor.

Perkembangan terakhir, dari total lahan seluas 7 hektare lebih yang terbakar, tersisa sekitar 24 persen api yang belum berhasil dipadamkan. Meski begitu, berbagai upaya maksimal terus dilakukan.

“Ada sekitar 24 persen lagi luasan yang masih terjadi kepulan asap dan timbulan api. Puluhan petugas masih berjibaku memadamkan api,” kata Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, di sela memimpin langsung operasi pemadaman kebakaran, Jumat, 11 September 2026.

Baca juga: Pemkot Bogor Usulkan Modifikasi Cuaca untuk Percepat Pemadaman TPAS Galuga

Namun, api sempat membesar kembali pada sore hari. Sehingga, konsentrasi pemadaman kembali ditambah dengan bantuan alat berat.

Hingga dini hari, tepatnya pukul 02.00 WIB, hanya sebagian kecil api yang masih terlihat. Artinya, upaya maksimal telah dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dengan dibantu petugas dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

“Alhamdulillah mulai padam. Dan insyaallah nanti pagi kita akan melakukan pendinginan,” kata Jenal.

Baca juga: PFI, PWI dan IJTI Bogor Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

Pada pagi harinya, upaya pemadaman melalui metode water bombing dari Lanud Atang Sendjaja (ATS) dilakukan lebih dari lima kali.

Komandan Lanud ATS, Marsma TNI Andy F. Picaulima menjelaskan, seluruh titik penyiraman air telah sesuai dengan koordinat yang tersimpan.

“Jadi kita sudah lima kali sorti, lima kali buang. Kalau dihitung sudah 15 ton air. Namun karena lokasi pengambilan air terlalu gelap, sehingga tidak bisa terambil,” ujar A.F. Picaulima.

Upaya fisik tetap dilakukan, namun langkah lain juga diambil. Usai Salat Jumat di masjid sekitar TPAS Galuga, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, juga sempat mengikuti Salat Istisqa untuk meminta hujan turun di area kebakaran.

(rls/hrs)

Continue Reading

Berita

Hiswana Migas Sambangi PWI Kota Bogor, Dorong Kolaborasi dan Sinergi

Published

on

By

Hiswana Migas Sambangi PWI Kota Bogor, Dorong Kolaborasi dan Sinergi
Pengurus Hiswana Migas DPC Bogor melakukan kunjungan silaturahmi ke PWI Kota Bogor, Jumat, 11 September 2026. Foto/Istimewa

KlikBogor – Pengurus Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) DPC Bogor melakukan kunjungan silaturahmi ke Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor, pada Jumat, 11 September 2026.

Rombongan Hiswana Migas DPC Bogor dipimpin Ketua DPC Bogor Karjito, didampingi Wakil Ketua I Bidang Organisasi dan Keuangan Untung Kurniadi. Kedatangan mereka disambut hangat Ketua PWI Kota Bogor Herman Indra Budi bersama jajaran pengurus PWI Kota Bogor.

Baca juga: PFI, PWI dan IJTI Bogor Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

Ketua PWI Kota Bogor Herman Indra Budi menyambut baik kunjungan jajaran Hiswana Migas DPC Bogor. Menurutnya, komunikasi antara organisasi profesi wartawan dengan berbagai organisasi dan elemen masyarakat merupakan bagian penting dalam membangun ekosistem informasi yang sehat di Kota Bogor.

“Sekarang eranya berkolaborasi. Kami berharap dapat terjalin kolaborasi yang baik antara PWI Kota Bogor dengan Hiswana Migas,” ujar Aldho, panggilan akrab Ketua PWI Kota Bogor.

Menurutnya, PWI sebagai organisasi profesi wartawan memiliki peran strategis dalam membangun komunikasi publik dan menyampaikan informasi yang edukatif kepada masyarakat. Karena itu, sinergi antara insan pers dengan pelaku usaha di sektor energi dinilai penting untuk membangun pemahaman publik yang lebih baik.

Baca juga: Muscab VII DPC Hiswana Migas Bogor Digelar, Pilih Kepengurusan Baru

Sementara itu, Ketua Hiswana Migas DPC Bogor Karjito menyambut positif gagasan kolaborasi tersebut. Ia menegaskan kesiapan Hiswana Migas DPC Bogor untuk bekerja sama dengan PWI Kota Bogor dalam berbagai kegiatan yang dapat memberikan manfaat bagi anggota organisasi maupun masyarakat.

“Kami siap bekerja sama dengan PWI Kota Bogor. Salah satunya bagaimana kegiatan-kegiatan Hiswana Migas dapat diinformasikan dan diberitakan oleh rekan-rekan wartawan,” kata Karjito.

Karjito berharap komunikasi dan kerja sama yang dibangun tidak berhenti pada pertemuan silaturahmi, tetapi dapat diwujudkan dalam berbagai program konkret ke depan.

(rls/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer