Serba Serbi
Bidik 100 Emas Porprov Jabar, Kota Bogor Matangkan Persiapan
KlikBogor – Sebagai tuan rumah utama, Kota Bogor terus memastikan kesiapan menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat. dari berbagai aspek.
Pengurus Kontingen Kota Bogor menggelar rapat koordinasi guna mematangkan persiapan tersebut. Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Kontingen Kota Bogor, Jenal Mutaqin, di Balai Kota Bogor, Kamis, 22 Oktober 2026.
“Kita koordinasikan berbagai hal teknis dan informasi penting, termasuk jadwal pertandingan serta pembagian zona penugasan pengurus kontingen,” ujar Jenal.
Baca juga: Persiapan Pembangunan JPO, Pemkot Bogor Sterilisasi MA Salmun
Jenal menegaskan bahwa tugas pengurus kontingen adalah melayani para atlet, pelatih, maupun official lainnya. Dengan demikian, para atlet dapat merasakan dukungan dan semangat yang sama dalam berjuang demi keberhasilan Kota Bogor.
Selain mematangkan strategi untuk meraih gelar juara umum, pengurus kontingen dan perwakilan cabang olahraga (cabor) juga menerima apparel yang secara simbolis diserahkan sebagai seragam resmi Kontingen Kota Bogor pada Porprov XV Jawa Barat.
“Ini bukan hanya sekadar apparel, tetapi secara psikologis kami yakin atlet akan merasa sangat pede ketika digunakan. Ada total 1.100 koper dengan 11 item di dalamnya. Semuanya sama dan rata,” kata Jenal.
Baca juga: 750 Atlet Kota Bogor Siap Bertanding di Porprov: Targetkan 100 Medali Emas
Dari sisi anggaran, ia menegaskan bahwa tidak ada satu rupiah pun anggaran atlet yang dipotong. Hal ini mencakup insentif, suplemen, maupun fasilitas lainnya.
Kebijakan tersebut diambil Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor karena para atlet menjadi salah satu penentu keberhasilan Kota Bogor dalam Porprov kali ini.
“Senin nanti juga kita akan melakukan pelepasan para atlet kontingen di Balai Kota oleh Pak Wali Kota,” imbuh Jenal.
(rls/hrs)
Serba Serbi
Si Bolang IPB University Kini Layani Rute hingga Sukabumi Gratis
KlikBogor – Mobilitas antarkampus IPB University kini lebih mudah. Bus Operasional Langganan (si Bolang) kini melayani rute Darmaga, Kota Bogor, hingga Sekolah Vokasi Sukabumi secara gratis bagi mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan.
Selain memfasilitasi mobilitas di Kampus Darmaga, si Bolang kini melayani dua rute baru, yakni Kampus IPB Darmaga–Kota Bogor. – Beroperasi Senin hingga Jumat pukul 06.00–18.00 WIB dengan lima perjalanan pulang-pergi setiap hari.
– Dari Darmaga, bus melewati Stasiun Bogor, Science Techno Park di Taman Kencana, Sekolah Bisnis (SB), dan berakhir di SV.
– Dari SV menuju Darmaga, bus melewati Kampus IPB Baranangsiang dan Stasiun Bogor.
SV Bogor–SV Sukabumi via Tol Bocimi
– Beroperasi setiap Senin, Rabu, dan Jumat.
– SV Bogor menuju SV Sukabumi berangkat pukul 05.00 WIB, sedangkan arah sebaliknya pukul 16.00 WIB.
Baca juga: Seleksi Ketua FKDM Kota Bogor Libatkan Unsur Intelijen-Pemerintahan
Penumpang dapat berhenti di titik yang sesuai dengan yang ditentukan oleh IPB serta tetap menjaga keselamatan selama berlalu lintas.
Dilengkapi sejumlah armada baru, si Bolang kini juga dilengkapi fasilitas ramah penyandang disabilitas dan fitur keamanan canggih dan untuk mewujudkan transportasi kampus yang lebih inklusif.
Armada baru ini dilengkapi alarm otomatis pendeteksi kantuk pengemudi, sensor peringatan asap rokok di kabin, dan pelacakan lokasi global positioning system (GPS) real-time yang terintegrasi dengan aplikasi IPB Mobile.
Penumpang dibatasi hanya untuk warga IPB dan Alumni, dengan menunjukan kartu mahasiswa serta kartu pegawai sebelum menggunakan bus. Pemindaian kartu identitas (kartu mahasiswa, kartu pegawai, dan kartu alumni) lewat fitur tap juga akan segera disiapkan untuk memverifikasi pengguna, sesuai peruntukan bus bagi warga IPB University dan alumni.
Baca juga: Pakan Tepat Jadi Kunci, Unggas Sehat dan Tampil Maksimal
Kepala Kantor Manajemen Keamanan, Keselamatan, dan Perlindungan Kampus (KMKKPK) IPB University, Muhammad Isbayu, SP, mengatakan pihaknya akan terus mengevaluasi kebutuhan armada dan jadwal agar layanan semakin nyaman dan aman.
Isbayu berharap evaluasi berkala yang dilakukan efektif dalam memenuhi kebutuhan mobilitas warga IPB University.
‘Kado Istimewa’ Dies Natalis ke-63
Pada pembukaan Dies Natalis ke-63 IPB University Selasa, 1 September, IPB University meresmikan sejumlah fasilitas baru, termasuk 12 armada bus dan ambulans gawat darurat. Dua belas armada bus baru ini hadir melalui kerja sama dengan sejumlah mitra sponsor.
Rektor IPB University, Alim Setiawan Slamet, berharap penambahan armada meningkatkan kualitas layanan sekaligus mengurangi emisi kampus.
“Mulai hari ini kita akan namakan Bolang: Bus Operasional Langganan. Mudah-mudahan bus ini bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan layanan transportasi sekaligus mengurangi emisi di kampus,” ujarnya saat peresmian.
(rls/hrs)
Serba Serbi
Pakan Tepat Jadi Kunci, Unggas Sehat dan Tampil Maksimal
KlikBogor – Pakan yang tepat menjadi kunci untuk mendukung pertumbuhan, kesehatan, dan kualitas penampilan unggas. Pakar nutrisi ternak unggas dari IPB University, Widya Hermana menegaskan bahwa pemberian pakan harus disesuaikan dengan usia dan kebutuhan fisiologis ternak, bukan sekadar mempertimbangkan harga atau jumlahnya.
Dosen Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan, Fakultas Peternakan IPB University ini menjelaskan, energi dan protein merupakan komponen utama dalam pakan unggas. Namun, lemak, serat, vitamin, serta mineral juga harus tercukupi sesuai kebutuhan.
“Setiap jenis ternak memiliki kebutuhan masing-masing. Kebutuhan itu tentunya disesuaikan dengan kondisi fisiologisnya dan produksi yang akan dicapai,” ujarnya dalam wawancara bersama OenggasTV beberapa waktu lalu dikutip Selasa, 20 Oktober 2026.
Baca juga: Golkar Kota Bogor Gelar Ziarah Pahlawan dan Berbagi Nasi Kuning
Menurutnya, kebutuhan pakan ayam muda berbeda dengan ayam dewasa. Kekurangan protein, terutama pada masa pertumbuhan, dapat menyebabkan pertumbuhan terlambat dan waktu panen ayam pedaging menjadi lebih panjang.
Widya menjelaskan bahwa pakan yang diformulasikan secara lengkap dan sesuai kebutuhan ternak umumnya sudah mengandung vitamin yang diperlukan. Karena itu, pemberian suplemen tambahan setiap hari belum tentu dibutuhkan.
“Jika produsen pakannya sudah meracik, memformulasi pakannya sesuai kebutuhan, seharusnya tidak perlu (vitamin setiap hari),” kata Widya.
Baca juga: Kasus Dugaan Pencurian 8 Bungkus Rokok di Bogor Berakhir Damai
Ia mengimbau agar menghindari pemberian vitamin secara berlebihan. Meski setiap vitamin berperan penting dan saling berkaitan, pemenuhannya harus sesuai kebutuhan. Dosis mesti sesuai dengan aturan pakai pada kemasan.
Vitamin yang larut dalam lemak (vitamin A, D, E, dan K) dapat disimpan di dalam tubuh, sedangkan vitamin yang larut dalam air (vitamin B dan C) umumnya lebih mudah dikeluarkan.
Bagi penghobi unggas hias, kecukupan protein juga penting untuk mendukung pertumbuhan bulu dan performa ternak. Widya menjelaskan bahwa asam amino, sebagai bagian penyusun protein, memiliki peran spesifik dalam tubuh unggas.
“Kalau ingin unggas hias tampil maksimal, jangan hanya berpikir tentang warna atau suplemen. Mulai dari dasarnya, pakannya,” ujarnya.
Ia menyarankan peternak pemula untuk belajar dari peternak berpengalaman dan memperluas pengetahuan melalui jurnal maupun majalah agar pemberian pakan semakin tepat.
(rls/hrs)
Serba Serbi
Ribuan Siswa dan Guru Unjuk Kemampuan Sains di KSNR-8 dan OGS-6
KlikBogor – Semangat mengembangkan kemampuan matematika dan sains mewarnai babak final Kompetisi Sains Nalaria Realistik (KSNR) ke-8 dan Olimpiade Guru Sains (OGS) ke-6 yang digelar Klinik Pendidikan MIPA (KPM) di Gymnasium Sekolah Vokasi IPB, Bogor, pada Minggu, 18 Oktober 2026.
Ajang tersebut menjadi puncak kompetisi sekaligus ruang bagi siswa dan guru untuk menunjukkan kemampuan, mengasah penalaran, dan mengembangkan potensi di bidang sains.
KSNR-8 dan OGS-6 digelar sebagai bagian dari upaya KPM dalam mendorong budaya belajar, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, serta meningkatkan kompetensi siswa dan guru.
Melalui kompetisi tersebut, peserta tidak hanya berkesempatan meraih prestasi, tetapi juga memperoleh pengalaman berharga untuk terus berkembang dan menghadapi tantangan pembelajaran.
Presiden Direktur KPM, Raden Ridwan Hasan Saputra menegaskan komitmen KPM untuk menghadirkan kompetisi yang kredibel dan bermutu serta menjaring peserta terbaik.
Baca juga: PARARA World Food Day 2026 Ajak Masyarakat Apresiasi Pangan Lokal dan Petani
Ke depannya, KPM juga akan merancang kompetisi internasional bagi para peraih medali KSNR sebagai upaya mendorong potensi generasi muda Indonesia.
Ia berharap para peserta tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang baik. “Niatkan ikut babak final ini karena Allah. Kalian semua yang ada di sini adalah juara,” ujar Ridwan dalam sambutannya.
Pada babak final, KSNR-8 diikuti 1.623 siswa, sedangkan OGS-6 diikuti 200 guru. Para finalis berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, mencakup Sumatra, Jawa, Bali, hingga Sulawesi.
Keikutsertaan peserta dari beragam daerah tersebut menunjukkan luasnya antusiasme terhadap pengembangan kemampuan matematika dan sains.
Setelah melalui rangkaian kompetisi, para peserta terbaik memperoleh penghargaan berdasarkan jenjang dan kategori masing-masing. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas usaha, persiapan, dan kemampuan yang ditunjukkan selama kompetisi.
Baca juga: IMSO ke-23 Resmi Ditutup, Tim Indonesia Raih 61 Medali
Para pemenang KSNR-8 memperoleh trofi untuk nilai terbaik tiap kelas, medali, dan e-sertifikat. Selain itu, para peraih medali berkesempatan mengikuti kegiatan lomba internasional yang digelar oleh KPM.
Sementara itu, para pemenang OGS-6 memperoleh trofi, medali, dan e-sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian mereka dalam kompetisi.
Lebih dari sekadar meraih penghargaan, keikutsertaan dalam KSNR-8 dan OGS-6 menjadi kesempatan bagi peserta untuk mengukur kemampuan, memperoleh pengalaman baru, dan membangun motivasi untuk terus belajar.
Bagi para guru, kompetisi ini juga menjadi ruang untuk mengembangkan kompetensi yang dapat mendukung proses pembelajaran di sekolah.
Melalui KSNR-8 dan OGS-6, KPM berharap semakin banyak siswa yang memiliki kemampuan bernalar, berpikir kritis, dan kecintaan terhadap matematika serta sains.
KPM juga berharap para guru terus meningkatkan kompetensi dan menghadirkan pembelajaran yang berkualitas, dengan dukungan sekolah, orang tua, mitra, dan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan Indonesia.
(rls/hrs)
-
Serba Serbi2 tahun agoTarif dan Cara Bayar BisKita Trans Pakuan
-
Serba Serbi12 bulan agoRute Menuju Kebun Raya dari Stasiun Bogor: Jalan Kaki hingga Naik Angkot
-
Parlementaria2 tahun agoDaftar 50 Anggota DPRD Kota Bogor Terpilih Periode 2024-2029
-
Serba Serbi2 tahun agoRute Menuju Alun-Alun dari Perbatasan Kota Bogor
-
Pemerintahan2 tahun agoJumlah Penduduk Kota Bogor 1,1 Juta Jiwa di 2024
-
Berita1 tahun ago2 Sekolah Rakyat di Bogor Siap Beroperasi, Ini Lokasinya
-
Serba Serbi2 tahun agoCek Jam Operasional Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor
-
Serba Serbi1 tahun agoPasar Gembrong Sukasari: Lebih Nyaman, Bersih dan Tertata
