Connect with us

Serba Serbi

Benarkah Kehujanan Bisa Bikin Flu? Ini Penjelasan Dosen IPB

Published

on

Benarkah Kehujanan Bisa Bikin Flu? Ini Penjelasan Dosen IPB
Ilustrasi hujan. Foto/Klikbogor

KlikBogor – Rambut basah kuyup akibat diguyur hujan atau ‘keramas air hujan’ kerap dikaitkan dengan berbagai gangguan kesehatan, mulai dari flu hingga sakit kepala.

Anggapan tersebut masih banyak dipercaya masyarakat. Namun, secara medis, hujan atau rambut yang basah bukan penyebab langsung seseorang jatuh sakit.

Dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University, Widya Khairunnisa menegaskan bahwa orang sehat tidak perlu khawatir terkena hujan.

“Secara medis, keramas saat hujan deras pada dasarnya tidak berbahaya bagi orang yang sehat, selama setelahnya tubuh dibilas dengan air bersih dan rambut dikeringkan segera,” jelas Widya dikutip Minggu, 18 Oktober 2026.

Lalu, mengapa kehujanan sering dikaitkan dengan flu? Menurut Widya, flu atau common cold merupakan infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus, bukan oleh air hujan maupun rambut yang basah.

Karena itu, ia menegaskan, kehujanan tidak otomatis membuat seseorang terkena flu. Kendati demikian, ia mengatakan, paparan suhu dingin tetap dapat menimbulkan respons tertentu pada tubuh.

“Dalam kondisi dingin, pembuluh darah di kulit menyempit (vasokonstriksi) untuk mempertahankan panas tubuh. Kondisi ini dapat membuat seseorang menggigil dan tidak nyaman,” katanya.

Baca juga: Damkar Kota Bogor Evakuasi Sopir Terjepit Usai Tabrak Truk 

Widya menambahkan, udara dingin juga dapat memengaruhi mukosa (lapisan lendir) hidung dan saluran pernapasan, termasuk mekanisme pembersihan mukosiliar, yaitu sistem alami yang membersihkan lendir dan kuman, serta imunitas lokal di hidung.

Selain soal suhu, ada faktor lain yang perlu diperhatikan, yaitu kualitas air hujan. Selama berada di atmosfer, air hujan dapat berinteraksi dengan debu, polutan udara, mikroorganisme, dan berbagai zat lain. Partikel tersebut kemudian dapat menempel pada rambut dan kulit kepala.

“Dalam kondisi tertentu, paparan polutan berpotensi memicu stres oksidatif dan peradangan, meskipun penelitian yang secara langsung menghubungkan air hujan dengan gangguan rambut dan kulit kepala masih terbatas,” jelasnya.

Baca juga: Aktivasi IKD Kota Bogor Capai 20 Persen, Kejar Target 30 Persen

Karena itu, Widya mengingatkan, setelah kehujanan, rambut sebaiknya dibilas dengan air bersih dan segera dikeringkan.

Apabila terkena hujan dalam waktu lama, terutama di lingkungan yang banyak debu dan polusi, mencuci rambut dengan sampo lembut dapat membantu membersihkan partikel yang menempel.

Meski bukan penyebab langsung infeksi, ia mengatakan, paparan dingin dapat memengaruhi munculnya gejala pada orang yang sudah terpapar virus atau memiliki kondisi kesehatan tertentu.

“Sebagian orang perlu lebih berhati-hati terhadap paparan udara dingin, seperti mereka yang sedang demam, sangat lelah, mengalami infeksi saluran pernapasan, atau memiliki asma dan rhinitis. Pada kondisi tersebut, udara dingin dapat memicu atau memperburuk gejala saluran pernapasan,” jelasnya.

“Jadi, masalahnya bukan pada keramas saat hujan, tetapi pada paparan dingin berkepanjangan, kualitas air, dan kondisi kesehatan seseorang,” pungkas Widya menyimpulkan.

(rls/hrs)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Serba Serbi

Bidik 100 Emas Porprov Jabar, Kota Bogor Matangkan Persiapan 

Published

on

By

Bidik 100 Emas Porprov Jabar, Kota Bogor Matangkan Persiapan 
Kota Bogor terus mematangkan kesiapan menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat. Dok. Diskominfo Kota Bogor

KlikBogor – Sebagai tuan rumah utama, Kota Bogor terus memastikan kesiapan menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat. dari berbagai aspek.

Pengurus Kontingen Kota Bogor menggelar rapat koordinasi guna mematangkan persiapan tersebut. Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Kontingen Kota Bogor, Jenal Mutaqin, di Balai Kota Bogor, Kamis, 22 Oktober 2026.

“Kita koordinasikan berbagai hal teknis dan informasi penting, termasuk jadwal pertandingan serta pembagian zona penugasan pengurus kontingen,” ujar Jenal.

Baca juga: Persiapan Pembangunan JPO, Pemkot Bogor Sterilisasi MA Salmun 

Jenal menegaskan bahwa tugas pengurus kontingen adalah melayani para atlet, pelatih, maupun official lainnya. Dengan demikian, para atlet dapat merasakan dukungan dan semangat yang sama dalam berjuang demi keberhasilan Kota Bogor.

Selain mematangkan strategi untuk meraih gelar juara umum, pengurus kontingen dan perwakilan cabang olahraga (cabor) juga menerima apparel yang secara simbolis diserahkan sebagai seragam resmi Kontingen Kota Bogor pada Porprov XV Jawa Barat.

“Ini bukan hanya sekadar apparel, tetapi secara psikologis kami yakin atlet akan merasa sangat pede ketika digunakan. Ada total 1.100 koper dengan 11 item di dalamnya. Semuanya sama dan rata,” kata Jenal.

Baca juga: 750 Atlet Kota Bogor Siap Bertanding di Porprov: Targetkan 100 Medali Emas 

Dari sisi anggaran, ia menegaskan bahwa tidak ada satu rupiah pun anggaran atlet yang dipotong. Hal ini mencakup insentif, suplemen, maupun fasilitas lainnya.

Kebijakan tersebut diambil Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor karena para atlet menjadi salah satu penentu keberhasilan Kota Bogor dalam Porprov kali ini.

“Senin nanti juga kita akan melakukan pelepasan para atlet kontingen di Balai Kota oleh Pak Wali Kota,” imbuh Jenal.

(rls/hrs)

Continue Reading

Serba Serbi

Si Bolang IPB University Kini Layani Rute hingga Sukabumi Gratis 

Published

on

By

Si Bolang IPB University Kini Layani Rute hingga Sukabumi Gratis 
Bus Operasional Langganan atau si Bolang. Dok. IPB University

KlikBogor – Mobilitas antarkampus IPB University kini lebih mudah. Bus Operasional Langganan (si Bolang) kini melayani rute Darmaga, Kota Bogor, hingga Sekolah Vokasi Sukabumi secara gratis bagi mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan.

Selain memfasilitasi mobilitas di Kampus Darmaga, si Bolang kini melayani dua rute baru, yakni Kampus IPB Darmaga–Kota Bogor. – Beroperasi Senin hingga Jumat pukul 06.00–18.00 WIB dengan lima perjalanan pulang-pergi setiap hari.
– Dari Darmaga, bus melewati Stasiun Bogor, Science Techno Park di Taman Kencana, Sekolah Bisnis (SB), dan berakhir di SV.
– Dari SV menuju Darmaga, bus melewati Kampus IPB Baranangsiang dan Stasiun Bogor.

SV Bogor–SV Sukabumi via Tol Bocimi
– Beroperasi setiap Senin, Rabu, dan Jumat.
– SV Bogor menuju SV Sukabumi berangkat pukul 05.00 WIB, sedangkan arah sebaliknya pukul 16.00 WIB.

Baca juga: Seleksi Ketua FKDM Kota Bogor Libatkan Unsur Intelijen-Pemerintahan 

Penumpang dapat berhenti di titik yang sesuai dengan yang ditentukan oleh IPB serta tetap menjaga keselamatan selama berlalu lintas.

Dilengkapi sejumlah armada baru, si Bolang kini juga dilengkapi fasilitas ramah penyandang disabilitas dan fitur keamanan canggih dan untuk mewujudkan transportasi kampus yang lebih inklusif.

Armada baru ini dilengkapi alarm otomatis pendeteksi kantuk pengemudi, sensor peringatan asap rokok di kabin, dan pelacakan lokasi global positioning system (GPS) real-time yang terintegrasi dengan aplikasi IPB Mobile.

Penumpang dibatasi hanya untuk warga IPB dan Alumni, dengan menunjukan kartu mahasiswa serta kartu pegawai sebelum menggunakan bus. Pemindaian kartu identitas (kartu mahasiswa, kartu pegawai, dan kartu alumni) lewat fitur tap juga akan segera disiapkan untuk memverifikasi pengguna, sesuai peruntukan bus bagi warga IPB University dan alumni.

Baca juga: Pakan Tepat Jadi Kunci, Unggas Sehat dan Tampil Maksimal

Kepala Kantor Manajemen Keamanan, Keselamatan, dan Perlindungan Kampus (KMKKPK) IPB University, Muhammad Isbayu, SP, mengatakan pihaknya akan terus mengevaluasi kebutuhan armada dan jadwal agar layanan semakin nyaman dan aman.

Isbayu berharap evaluasi berkala yang dilakukan efektif dalam memenuhi kebutuhan mobilitas warga IPB University.

‘Kado Istimewa’ Dies Natalis ke-63

Pada pembukaan Dies Natalis ke-63 IPB University Selasa, 1 September, IPB University meresmikan sejumlah fasilitas baru, termasuk 12 armada bus dan ambulans gawat darurat. Dua belas armada bus baru ini hadir melalui kerja sama dengan sejumlah mitra sponsor.

Rektor IPB University, Alim Setiawan Slamet, berharap penambahan armada meningkatkan kualitas layanan sekaligus mengurangi emisi kampus.

“Mulai hari ini kita akan namakan Bolang: Bus Operasional Langganan. Mudah-mudahan bus ini bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan layanan transportasi sekaligus mengurangi emisi di kampus,” ujarnya saat peresmian.

(rls/hrs)

Continue Reading

Serba Serbi

Pakan Tepat Jadi Kunci, Unggas Sehat dan Tampil Maksimal

Published

on

By

Pakan Tepat Jadi Kunci, Unggas Sehat dan Tampil Maksimal
Peternak tengah memberi pakan ayam peliharaannya. Foto/Klikbogor

KlikBogor – Pakan yang tepat menjadi kunci untuk mendukung pertumbuhan, kesehatan, dan kualitas penampilan unggas. Pakar nutrisi ternak unggas dari IPB University, Widya Hermana menegaskan bahwa pemberian pakan harus disesuaikan dengan usia dan kebutuhan fisiologis ternak, bukan sekadar mempertimbangkan harga atau jumlahnya.

Dosen Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan, Fakultas Peternakan IPB University ini menjelaskan, energi dan protein merupakan komponen utama dalam pakan unggas. Namun, lemak, serat, vitamin, serta mineral juga harus tercukupi sesuai kebutuhan.

“Setiap jenis ternak memiliki kebutuhan masing-masing. Kebutuhan itu tentunya disesuaikan dengan kondisi fisiologisnya dan produksi yang akan dicapai,” ujarnya dalam wawancara bersama OenggasTV beberapa waktu lalu dikutip Selasa, 20 Oktober 2026.

Baca juga: Golkar Kota Bogor Gelar Ziarah Pahlawan dan Berbagi Nasi Kuning

Menurutnya, kebutuhan pakan ayam muda berbeda dengan ayam dewasa. Kekurangan protein, terutama pada masa pertumbuhan, dapat menyebabkan pertumbuhan terlambat dan waktu panen ayam pedaging menjadi lebih panjang.

Widya menjelaskan bahwa pakan yang diformulasikan secara lengkap dan sesuai kebutuhan ternak umumnya sudah mengandung vitamin yang diperlukan. Karena itu, pemberian suplemen tambahan setiap hari belum tentu dibutuhkan.

“Jika produsen pakannya sudah meracik, memformulasi pakannya sesuai kebutuhan, seharusnya tidak perlu (vitamin setiap hari),” kata Widya.

Baca juga: Kasus Dugaan Pencurian 8 Bungkus Rokok di Bogor Berakhir Damai

Ia mengimbau agar menghindari pemberian vitamin secara berlebihan. Meski setiap vitamin berperan penting dan saling berkaitan, pemenuhannya harus sesuai kebutuhan. Dosis mesti sesuai dengan aturan pakai pada kemasan.

Vitamin yang larut dalam lemak (vitamin A, D, E, dan K) dapat disimpan di dalam tubuh, sedangkan vitamin yang larut dalam air (vitamin B dan C) umumnya lebih mudah dikeluarkan.

Bagi penghobi unggas hias, kecukupan protein juga penting untuk mendukung pertumbuhan bulu dan performa ternak. Widya menjelaskan bahwa asam amino, sebagai bagian penyusun protein, memiliki peran spesifik dalam tubuh unggas.

“Kalau ingin unggas hias tampil maksimal, jangan hanya berpikir tentang warna atau suplemen. Mulai dari dasarnya, pakannya,” ujarnya.

Ia menyarankan peternak pemula untuk belajar dari peternak berpengalaman dan memperluas pengetahuan melalui jurnal maupun majalah agar pemberian pakan semakin tepat.

(rls/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer