Connect with us

Serba Serbi

SGM Hadirkan Kampanye Bunda Lebih Maju, Apresiasi Perjuangan Ibu

Published

on

SGM Hadirkan Kampanye Bunda Lebih Maju, Apresiasi Perjuangan Ibu
“Bunda Lebih Maju – The Living Proof of SGM Stories” yang menghadirkan Yura Yunita, M. Zahaby Gholy, Pemain Pesepakbola Nasional U-20, Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH, Medical & Scientific Director Danone Indonesia, dan Anissa Ardiellaputri, Head of Brand SGM. Foto/Istimewa

KlikBogor – Peran bunda dalam keluarga terus berkembang. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) perempuan Indonesia mencapai 56,63 persen pada 2025, dengan 58,47 juta perempuan tercatat bekerja.

Di tengah peran yang semakin beragam, bunda juga semakin aktif mengambil keputusan untuk mendukung tumbuh kembang anak, termasuk dalam memilih nutrisi yang tepat dan didukung informasi yang kredibel.

Melalui kampanye “Bunda Lebih Maju”, SGM Eksplor mengapresiasi setiap langkah bunda untuk terus belajar, berkembang, dan memberikan lebih bagi anak.

Semangat tersebut dihadirkan melalui aktivasi spesial di KRL bersama Yura Yunita, yang membawakan “Merakit” sebagai bagian dari kolaborasi Yura x SGM. Momen ini membawa pesan bahwa di balik setiap anak yang terus tumbuh dan melangkah lebih jauh, ada Bunda yang terus memberikan lebih dengan caranya sendiri.

Rangkaian kampanye dilanjutkan melalui press conference “Bunda Lebih Maju – The Living Proof of SGM Stories” yang menghadirkan Yura Yunita, M. Zahaby Gholy, Pemain Pesepakbola Nasional U-20, Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH, Medical & Scientific Director Danone Indonesia, dan Anissa Ardiellaputri, Head of Brand SGM.

Mengangkat tema “Di Balik Anak Generasi Maju, Ada Bunda Lebih Maju”, acara ini mempertemukan perspektif bunda, anak, dan pakar nutrisi untuk menunjukkan bagaimana perhatian, pilihan, dan dukungan bunda menjadi bagian dari perjalanan anak untuk tumbuh dan melangkah lebih maju.

“Bagi kami, ‘maju’ memiliki arti yang berbeda bagi setiap bunda. Maju bukan hanya tentang seberapa jauh bunda melangkah, tetapi juga tentang setiap pilihan dan usaha yang dilakukan untuk memberikan yang terbaik bagi anak,” ujar Beril Yagci, Marketing Director Danone Specialized Nutrition Indonesia dalam keterangannya Rabu, 14 Oktober 2026.

Beril melihat di tengah semakin beragamnya peran bunda, menjadi penting untuk memberikan rasa percaya diri melalui pilihan yang didukung oleh bukti. Karena itu, pihaknya terus memperkuat komitmen melalui studi klinis dan pengembangan berbasis sains, serta kolaborasi multipihak dengan berbagai mitra dan tenaga kesehatan, untuk menghadirkan dukungan nutrisi yang relevan bagi tumbuh kembang anak Indonesia.

“Semangat ini menjadi bagian dari perjalanan lebih dari 70 tahun SGM sebagai no.1 pilihan bunda, yang telah menutrisi lebih dari 75 juta anak Indonesia. Melalui Bunda Lebih Maju, kami ingin terus hadir mendukung Bunda agar semakin percaya diri dalam setiap langkah dan pilihan untuk anak dan mengapresiasi semua langkah kecil yang dilakukan oleh para Bunda,” katanya.

Bunda Lebih Maju, dengan Caranya Sendiri & Pilihan yang Terbukti

Semangat Bunda Lebih Maju diwujudkan SGM melalui serangkaian inisiatif yang berfokus pada apresiasi dan pemberdayaan bunda, sekaligus mendukung bunda agar semakin yakin dalam menentukan pilihan yang terbukti untuk mendampingi tumbuh kembang anak. Seluruh rangkaian ini berangkat dari semangat “Di Balik Generasi Maju, Ada Bunda Lebih Maju.”

“Sebagai merek no. 1 pilihan bunda, SGM memahami bahwa bunda terus berkembang dan semakin aktif dalam menentukan pilihan untuk anak. SGM tidak hanya terus hadir dengan nutrisi yang terbukti untuk mendampingi setiap pilihan bunda melalui pilihan nutrisi yang disesuaikan dengan setiap tahapan perkembangan dan kebutuhan anak, namun kami juga ingin mengapresiasi para Bunda tanpa harus mendefinisikan seperti apa seorang bunda harus maju, tetapi mengakui dan merayakan setiap langkah yang mereka lakukan. Ketika Bunda terus belajar, bertumbuh, dan memberikan lebih, semakin banyak hal yang dapat dibangun untuk mendukung perjalanan anak. Melalui Bunda Lebih Maju, kami ingin terus hadir mendukung perjalanan tersebut,” ujar Anissa Ardiellaputri, Head of Brand SGM.

Kisah Anak SGM Yang Terbukti Lebih di Balik Setiap Pencapaian

Sebagai Anak SGM, Yura Yunita membawa cerita tentang perhatian dan dukungan bunda yang menjadi bagian dari perjalanannya hingga kini sebagai musisi.

Pengalaman tersebut dituangkan melalui “Merakit x SGM”, bagian dari kampanye Bunda Lebih Maju yang mengangkat hubungan Bunda dan anak melalui musik.

“Kalau melihat perjalanan saya hari ini, saya sadar bahwa ada banyak hal yang dulu terasa sederhana, tapi ternyata punya arti besar. Dari perhatian, dukungan, sampai bagaimana Mama selalu berusaha memastikan kebutuhan saya terpenuhi yakni dukungan untuk terus bernyanyi atau berkarya hingga dukungan dari sisi nutrisi,” ujar Yura Yunita, Musisi & Anak SGM.

“Sejak kecil, Mama yang menyiapkan susu SGM, jadi SGM rasanya dekat sekali dengan perjalanan masa kecil saya. Sekarang saya menyadari, di balik hal sederhana itu ada usaha Mama untuk selalu memberikan yang terbaik agar saya bisa tumbuh, belajar, dan mengejar apa yang saya cita-citakan. Buat saya, itulah salah satu bentuk Bunda yang terus memberikan lebih,” imbuhnya.

Semangat yang sama tercermin dalam kisah M. Zahaby Gholy, Pemain Sepak Bola Timnas U-20 sekaligus Anak SGM, yang membagikan perhatian dan dukungan sang Bunda sejak kecil.

Baginya, rutinitas sederhana seperti Ibu yang selalu menyiapkan susu SGM sebelum berangkat latihan bola menjadi kenangan berharga yang kini ia pahami sebagai bentuk kasih sayang.

“Dari kecil, Ibu selalu menyiapkan susu SGM buat aku, bahkan sebelum aku berangkat latihan bola. Dulu aku menganggap itu hal biasa, tapi sekarang aku sadar itu salah satu cara Ibu menjaga dan mendukung aku. Buat aku, ‘terbukti lebih’ adalah bagaimana Ibu selalu berusaha memberikan yang terbaik supaya aku bisa terus berkembang dan meraih cita-cita,” ujar Gholy, Pemain Pesebak Bola Nasional U-20 & Anak SGM.

Kisah Gholy menunjukkan bagaimana perhatian sederhana seorang Bunda, termasuk dalam mendukung pemenuhan nutrisi sejak kecil, menjadi bagian dari perjalanan tumbuh kembang anak hingga ia dapat mengejar cita-citanya sebagai pesepakbola.

Kehadiran Gholy melengkapi cerita Yura sekaligus memperkuat pesan bahwa di balik setiap anak yang melangkah lebih jauh, ada Bunda dan dukungan yang senantiasa menyertainya.

Memberi Lebih Dimulai dari Nutrisi Lebih

Nutrisi merupakan salah satu fondasi penting dalam mendukung tumbuh kembang anak. Di tengah banyaknya pilihan, Bunda membutuhkan informasi yang kredibel serta bukti ilmiah untuk menentukan pilihan nutrisi bagi anak.

Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH, Medical & Scientific Director Danone Indonesia menjelaskan,  “Tidak semua pilihan nutrisi khususnya susu memiliki dasar bukti ataupun kandungan yang sama. Karena itu, Bunda perlu melihat bagaimana sebuah produk dikembangkan, apa kandungannya, serta bukti ilmiah dan studi klinis yang mendukungnya. SGM telah mengembangkan nutrisi berbasis riset dan studi klinis selama lebih dari 70 tahun, sehingga Bunda dapat memiliki pilihan yang lebih terpercaya untuk mendukung tumbuh kembang anak.”

“Di sinilah pentingnya Bunda memiliki akses terhadap informasi berbasis sains dan bukti yang kredibel dalam memahami kebutuhan nutrisi anak.  Dengan informasi yang tepat, Bunda dapat lebih percaya diri memilih nutrisi yang terbukti dan sesuai dengan kebutuhan anak,” tambahnya.

(rls/hrs)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Serba Serbi

Ribuan Peserta Siap Unjuk Kemampuan di Final KSNR-8 dan OGS-6

Published

on

By

Ribuan Peserta Siap Unjuk Kemampuan di Final KSNR-8 dan OGS-6
Ribuan siswa dan guru akan mengikuti babak final di KSNR-8 dan OGS-6. Foto/Istimewa

KlikBogor – Sebanyak 1.823 finalis terdiri dari siswa dan guru akan mengikuti babak final Kompetisi Sains Nalaria Realistik (KSNR) ke-8 dan Olimpiade Guru Sains (OGS) ke-6 di Gymnasium Sekolah Vokasi IPB, Bogor pada Minggu, 18 Oktober 2026.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Klinik Pendidikan MIPA (KPM) ini menjadi wadah untuk mengasah kemampuan penalaran, menguji pemahaman sains, dan mendorong semangat berprestasi.

KSNR-8 merupakan kompetisi sains tingkat nasional yang mengedepankan metode nalaria realistik dalam penyelesaian soal untuk mengasah kemampuan berpikir logis, kritis, kreatif, dan sistematis siswa.

Baca juga: GOM Bogor Barat Dibangun, Lapangan Sepak Bola Ditarget Rampung Tahun Ini

Antusiasme terhadap kompetisi ini terlihat dari 65.252 peserta yang mengikuti babak penyisihan dari berbagai daerah di Indonesia, dengan 29.123 peserta berhasil melaju ke babak semifinal.  Sebanyak 1.623 siswa dari kelas 1 SD hingga kelas 12 SMA mengikuti babak final KSNR-8

Sementara OGS-6 menjaring 200 finalis dari 658 peserta babak penyisihan, yang berkompetisi pada kategori guru SD dan guru SMP sebagai wadah untuk mengasah kompetensi sains dan meningkatkan kualitas pembelajaran.

Presiden Direktur Klinik Pendidikan MIPA (KPM), Raden Ridwan Hasan Saputra berharap KSNR-8 dan OGS-6 dapat menjadi momentum untuk memperkuat budaya bernalar sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

“Melalui KSNR dan OGS, kami berharap siswa semakin terasah kemampuan nalarnya, sementara guru terus meningkatkan kompetensi dan kualitas pembelajaran. Dengan demikian, keduanya dapat berkontribusi dalam mendorong kemajuan pendidikan di Indonesia,” kata Ridwan dikutip Jumat, 16 Oktober 2026.

Melalui penyelenggaraan kedua kompetisi ini, KPM berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pengembangan potensi generasi muda dan peningkatan kualitas pendidik Indonesia, sehingga semakin banyak siswa dan guru yang mampu berkembang, berprestasi, dan memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan.

Baca juga: Tikus dan Curut Berbeda, Kenali Ciri Fisik hingga Risiko Kesehatan

Belum berkesempatan mengikuti IMSO-23 tingkat internasional? Jangan khawatir! Kamu tetap bisa merasakan tantangannya dengan mengerjakan soal yang sama seperti IMSO-23 melalui IMSO-23 Paralel 2026 yang akan dilaksanakan pada 25 Oktober 2026 dengan biaya pendaftaran seikhlasnya.

Pendaftaran & Pelaksanaan: https://kpm.read1institute.org (Menu Lomba Online). Narahubung: 0821-2440-2603. Petunjuk Teknis: bit.ly/JuknisIMSO23P

(rls/hrs)

Continue Reading

Serba Serbi

Tikus dan Curut Berbeda, Kenali Ciri Fisik hingga Risiko Kesehatan

Published

on

By

Tikus dan Curut Berbeda, Kenali Ciri Fisik hingga Risiko Kesehatan
Ilustrasi tikus. Dok. Pixabay/Nennieinszweidrei

KlikBogor – Tikus dan curut kerap dianggap sebagai hewan yang sama karena berukuran kecil, berwarna gelap, dan sering ditemukan di sekitar rumah. Padahal, kata dosen Departemen Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian IPB University, Swastiko Priyambodo, keduanya merupakan hewan yang berbeda.

Swastiko menjelaskan, tikus dan curut berasal dari kelompok hewan yang berbeda. Perbedaannya juga meliputi ciri fisik, habitat, maupun pola makan.

Menurutnya, perbedaan ini penting dikenali masyarakat, terutama karena tikus dapat menjadi pembawa sejumlah penyakit yang berpotensi menginfeksi manusia.

“Tikus termasuk dalam ordo Rodentia atau kelompok hewan pengerat, pemakan segala terutama serealia. Sementara curut termasuk dalam ordo Insectivora yang umumnya memakan serangga dan cacing tanah,” jelas Swastiko dikutip Jumat, 16 Oktober 2026.

Perbedaan juga dapat dilihat dari bentuk fisiknya. Tikus umumnya memiliki ekor panjang dengan bentuk moncong yang sedang dan proporsional. Sementara itu, curut memiliki ekor lebih pendek dan moncong yang relatif lebih panjang.

Baca juga: Simpang Ciawi Bogor Ditata Lagi, Kembalikan Fungsi Jalan

Salah satu jenis tikus yang umum ditemukan di lingkungan rumah adalah tikus rumah Rattus tanezumi. Adapun curut yang sering dijumpai di sekitar permukiman dikenal sebagai curut rumah Suncus murinus. Keduanya merupakan spesies yang berbeda.

“Habitat tikus rumah di para-para atau langit-langit, sedangkan habitat curut rumah di permukaan tanah atau lantai,” ujar Swastiko.

Selain tikus rumah, masyarakat juga dapat menemukan mencit rumah Mus musculus yang berukuran lebih kecil. Mencit tersebut masih termasuk dalam ordo Rodentia, sama seperti tikus rumah dan tikus got spesies Rattus norvegicus yang memiliki ukuran tubuh lebih besar.

Swastiko menjabarkan, mencit rumah, tikus rumah, dan tikus got disebut sebagai rodensia kosmopolit, yaitu hewan pengerat yang penyebarannya merata di seluruh benua. Penyebaran ketiga spesies tikus ini mengikuti penyebaran manusia di muka bumi.

Swastiko mengatakan, perbedaan tikus dan curut juga penting diperhatikan dari sisi kesehatan. Ia menjelaskan bahwa tikus dapat menjadi pembawa sejumlah penyakit yang berpotensi menginfeksi manusia, di antaranya pes, leptospirosis yang dikenal sebagai penyakit akibat paparan urine tikus, serta hantavirus.

Baca juga: Itik dan Entok: Serupa tapi Tak Sama, Kenali Perbedaannya

Sementara itu, curut tidak membawa penyakit seperti yang dibawa oleh tikus. Karena itu, masyarakat perlu mengenali hewan yang ditemukan sebelum menentukan tindakan penanganannya.

Swastiko mengatakan, tikus rumah, mencit rumah, maupun curut rumah dapat ditangkap menggunakan perangkap berperekat atau glue trap.

Penanganan selanjutnya perlu dilakukan secara hati-hati agar tidak terjadi kontak langsung dengan hewan maupun bahan yang berpotensi terkontaminasi.

Ia berharap pemahaman mengenai perbedaan tikus dan curut dapat membantu masyarakat lebih tepat dalam mengenali keberadaan kedua hewan tersebut di lingkungan rumah.

Selain menghindari kesalahan identifikasi, pengetahuan ini juga dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap risiko penyakit yang mungkin menyertai tikus.

(rls/hrs)

Continue Reading

Serba Serbi

Ayam Rakyat Merdeka Hadir di Bogor, Sajikan Ayam Goreng dengan 3 Pilihan Sambal

Published

on

By

Ayam Rakyat Merdeka Hadir di Bogor, Sajikan Ayam Goreng dengan 3 Pilihan Sambal
Founder Ayam Rakyat Merdeka, Gosjen Roy saat memaparkan ide usaha hingga lahir konsep Ayam Rakyat Merdeka. Foto/Klikbogor

KlikBogor – Pilihan kuliner di Kota Bogor semakin beragam dengan hadirnya Ayam Rakyat Merdeka (ARM) di Moien Signature, Jalan Kantor Batu Nomor 32, Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah.

Mengusung konsep olahan ayam bercita rasa Nusantara dengan harga ramah di kantong, tempat makan ini menawarkan beragam menu yang cocok dinikmati bersama keluarga, teman, hingga rekan kerja.

Tak hanya menyuguhkan hidangan ayam, Ayam Rakyat Merdeka juga menghadirkan pilihan makanan lain, mulai dari nasi uduk, mi goreng, hingga sop daging. Pengunjung bisa menikmati sajian tersebut sembari bersantai di area kafe yang dilengkapi taman dan tempat duduk nyaman.

Salah satu menu unggulan yang ditawarkan adalah Ayam Goreng Bawang Putih. Menu ini dapat dinikmati bersama tiga pilihan sambal, yakni sambal merah, sambal hijau, dan sambal ulam.

Dengan harga mulai Rp20 ribuan, pengunjung dapat menikmati sajian ayam yang dipadukan dengan pilihan sambal sesuai selera. Bahkan, tersedia potongan harga bagi pelanggan yang memilih layanan takeaway.

Baca juga: Dosen IPB Ungkap 2 Aspek Etika AI yang Kerap Diabaikan 

Selain itu, terdapat Ayam Goreng Lengkuas yang mengandalkan perpaduan ayam goreng dan bumbu rempah khas masakan Indonesia. Bagi pencinta hidangan tradisional, tersedia pula nasi uduk dengan rempah pilihan yang disajikan bersama ayam goreng.

Pilihan lainnya meliputi ayam geprek dan mi goreng ayam geprek yang cocok bagi pencinta makanan bercita rasa pedas. Sementara itu, Sop Daging menjadi alternatif bagi pengunjung yang ingin menikmati hidangan berkuah dengan racikan rempah. Sebagai pelengkap, tersedia pula aneka makanan penutup, seperti kue sus dan puding cokelat dengan vla.

Founder Ayam Rakyat Merdeka, Gosjen Roy, mengatakan, brand tersebut dibangun dengan gagasan memadukan kekayaan bumbu tradisional Indonesia dan semangat nasionalisme, sekaligus menghadirkan makanan yang bisa dijangkau berbagai kalangan.

“Kami memadukan bumbu tradisional dengan semangat nasionalisme. Ayam Rakyat Merdeka hadir bukan sekadar menyajikan ayam goreng yang renyah dan empuk, tetapi juga membawa semangat perjuangan dalam setiap gigitan,” ungkap Gosjen, Kamis, 15 Oktober 2026.

Ia menjelaskan, ide tersebut bermula pada malam menjelang perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus. Bersama timnya, Gosjen mulai meracik resep ayam goreng tepung di dapur sederhana hingga lahir konsep Ayam Rakyat Merdeka.

Ayam goreng bawang putih dengan tiga pilihan sambal, yakni sambal merah, sambal hijau, dan sambal ulam. Foto/Klikbogor

Brand ini kemudian mengusung tagline “Rasa Merdeka, Harga Rakyat, Untuk Indonesia” sebagai identitas yang mencerminkan perpaduan cita rasa lokal, semangat kebangsaan, dan harga yang bersahabat.

Kehadiran ARM sekaligus melengkapi pilihan kuliner di Moien Signature. Tempat ini tidak hanya ditujukan bagi pengunjung yang ingin makan, tetapi juga bagi mereka yang membutuhkan suasana nyaman untuk bekerja, berdiskusi, atau sekadar menghabiskan waktu luang.

Pengelola Moien Signature menghadirkan perpaduan area terbuka dan ruangan dalam untuk memberikan keleluasaan kepada pelanggan. Fasilitas yang tersedia mencakup taman di bagian depan dan belakang, tempat duduk sofa, serta area bar.

“Pengunjung yang menyukai suasana lebih tenang dapat memilih area taman belakang, sedangkan bagian depan menjadi pilihan ketika ada penampilan musik,” jelasnya.

Baca juga: Bogor Suka-Suka Sukses Digelar, Kuatkan Kota Kuliner

Selain area makan umum, Moien Signature menyediakan ruangan khusus untuk berbagai kegiatan, mulai dari rapat kantor, seminar, hingga pertemuan kelompok. Fasilitas tersebut dapat menjadi alternatif bagi komunitas maupun perusahaan yang membutuhkan tempat berkumpul dalam suasana lebih santai.

Untuk kebutuhan pertemuan, ruangan khusus yang tersedia mampu menampung sekitar 20 orang. Sementara itu, area makan umum memiliki kapasitas sekitar 30 orang.

Penataan ruang juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan kegiatan, termasuk untuk pertemuan dengan konsep ruang kelas. Dengan demikian, pengunjung dapat menikmati hidangan sekaligus memanfaatkan fasilitas yang tersedia untuk menunjang aktivitas bersama.

Nama Moien sendiri terinspirasi dari kata “Mooi” dalam bahasa Belanda yang berarti cantik atau bagus. Filosofi tersebut menjadi bagian dari konsep tempat yang dirancang agar pengunjung merasa nyaman saat menikmati makanan maupun menghabiskan waktu bersama orang terdekat.

Dengan hadirnya Ayam Rakyat Merdeka, Moien Signature menawarkan alternatif bagi warga yang mencari tempat makan dengan menu beragam, harga terjangkau, dan suasana kafe yang mendukung aktivitas bersantai hingga bekerja di Kota Bogor.

(hrs/ckl)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer