Berita

13-14 Ribu RTLH di Kabupaten Bogor Bakal Diperbaiki pada 2026

Published

on

Bupati Bogor, Rudy Susmanto. Dok. Diskominfo Kabupaten Bogor

KlikBogor – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menargetkan sekitar 13 hingga 14 ribu rumah tidak layak huni (RTLH) dapat diperbaiki pada 2026.

Target tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Bogor meningkatkan kualitas hunian sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bogor.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengatakan, penanganan RTLH menjadi salah satu perhatian pemerintah dalam pembangunan, selain infrastruktur jalan, pendidikan, dan kesehatan.

Ia mengungkapkan bahwa dukungan penanganan RTLH pada 2026 berasal dari pemerintah pusat dan Pemkab Bogor.

Pemerintah pusat memberikan bantuan untuk perbaikan sekitar 10 ribu rumah, sementara Pemkab Bogor telah mengalokasikan anggaran untuk 1.750 rumah melalui APBD.

“Di tahun 2026, kami mendapat kabar baik, kami mendapat kabar gembira, dari pemerintah pusat kita diberikan bantuan kurang lebih 10.000 rumah untuk rumah tidak layak huni,” ujar Rudy dalam keterangannya dikutip Rabu, 2 September 2026.

Baca juga: Kota Bogor Dapat Bantuan Rp6 Miliar untuk Perbaikan 300 RTLH

Program bantuan dari pemerintah pusat tersebut saat ini menggunakan nomenklatur bedah rumah. Pemkab Bogor, sambungnya, juga membuka peluang penambahan jumlah rumah yang akan diperbaiki melalui APBD.

“Lalu kita pun Pemerintah Kabupaten Bogor kemarin di APBD murni sudah menganggarkan 1.750 rumah. Nanti insyaallah kalau memang ketersediaan anggarannya mencukupi, kita akan anggarkan kembali 2.750 rumah,” katanya.

Dengan dukungan tersebut, Rudy berharap dalam empat bulan terakhir 2026, yakni September, Oktober, November, dan Desember, jumlah RTLH yang dapat diperbaiki mencapai sekitar 13 hingga 14 ribu unit.

“Maka kurang lebih di 2026, di empat bulan yang tersisa, September, Oktober, November, Desember, mudah-mudahan 13 sampai 14 ribu rumah tidak layak huni dapat segera kita lakukan perbaikan,” katanya.

Rudy mengakui, jumlah tersebut belum sepenuhnya menuntaskan persoalan RTLH di Kabupaten Bogor. Ia menambahkan, luas wilayah dan jumlah penduduk Kabupaten Bogor yang besar menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah dalam memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat.

Baca juga: Benarkah Uban Tanda Tubuh Melawan Kanker? Ini Kata Pakar IPB

Sebelumnya, kata Rudy, bantuan penanganan RTLH yang diberikan setiap tahun jumlahnya relatif terbatas. Namun, pada 2025 Pemkab Bogor telah meningkatkan alokasi menjadi 2.750 rumah, ditambah bantuan pemerintah pusat sebanyak 1.500 rumah.

“Biasanya tiap tahun itu kita hanya memberikan bantuan rutilahu itu mungkin hanya sekitar 1.000 rumah. Dan alhamdulillah di tahun 2025 kemarin, dari Kabupaten Bogor sendiri menganggarkan 2.750 rumah, dari pemerintah pusat 1.500 rumah. Berarti kalau dijumlah kurang lebih sekitar 4.000 rumah,” katanya.

Ia menyatakan penanganan RTLH akan terus dilakukan secara bertahap seiring dengan kemampuan anggaran pemerintah.

Program tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkab Bogor untuk memastikan masyarakat mendapatkan hunian yang lebih layak dan meningkatkan kualitas hidup warga.

“Hal itu pun belum menuntaskan tantangan untuk kita menindaklanjuti beberapa rumah yang tidak layak huni yang ada di Kabupaten Bogor,” pungkasnya.

(rls/hrs)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

Exit mobile version