Berita
ZAMP Hadir di Mulyaharja, Layanan Air Bisa Langsung Minum dari Keran
KlikBogor – Sebanyak 6.000 warga Mulyaharja kini dapat menikmati pelayanan Zona Air Minum Prima (ZAMP) yang telah resmi diluncurkan sebagai layanan air siap minum langsung dari keran.
Program inovasi Perumda Tirta Pakuan dan kolaborasi bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor ini menjadi terobosan penting dalam menghadirkan akses air minum yang sehat, aman, dan hemat bagi masyarakat Kota Bogor.
Warga terlihat antusias menyambut program baru ini, terlebih ketika Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mencoba langsung air keran ZAMP di hadapan masyarakat.
Setelah meminum air tersebut, Dedie Rachim menyampaikan bahwa kualitas air dari ZAMP sudah memenuhi standar, bahkan sebanding dengan air minum dalam kemasan.
“Saya nyobain minum tadi total 4 gelas ya, dan sudah 5-10 menit sejak saya minum tidak ada reaksi apa-apa. Rasa airnya segar ya dan memang seperti air mineral pada umumnya,” jelas Dedie Rachim dalam peluncuran ZAMP di Jalan Cibeureum Jempol, Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Selasa, 26 Agustus 2025.
Ia mengimbau para warga untuk bisa memulai meminum air langsung dari keran mulai saat ini, karena hal ini juga dapat menghemat pengeluaran mereka.
“Para warga bisa mulai minum langsung dari keran, karena saya buktinya sudah minum dan alhamdulillah baik. Warga juga bisa menghemat dari sini,” ujar Dedie Rachim.
Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan, Rino Indira Gusniawan, memaparkan warga yang ingin berlangganan layanan ZAMP memang belum bisa di seluruh Kota Bogor, hanya di daerah tertentu yang sudah siap secara instalasi perpipaannya.
Sebenarnya, di semua instalasi pengolahan air (WTP), kualitas air sudah layak diminum. Namun kendalanya adalah pipa lama, yang masih mengandung bahan-bahan kimia berbahaya seperti kobalt.
“Karena itu, Pemkot Bogor bersama DPRD memberikan anggaran untuk rehabilitasi dan pembangunan pipa baru. Untuk masyarakat, biaya langganannya tetap sama, tidak ada tambahan. Hanya saja, masyarakat harus memperhatikan pipa lama di rumah masing-masing. Pipa PVC tidak diperbolehkan lagi karena mengandung zat kimia yang berbahaya. Ke depan, kami akan mulai menggantinya dengan pipa HDPE yang lebih aman,” terangnya didampingi Direktur Teknik (Dirtek) Ardani Yusuf dan Direktur Umum (Dirum) Rivelino Rizky.
Sementara itu, Dirtek Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Ardani Yusuf, menambahkan pihaknya juga sudah mulai menghitung dan menginventarisasi daerah lain, seperti Tajur, yang bisa segera mendapatkan layanan ZAMP.
“Dengan begitu, program visi-misi Wali Kota untuk mewujudkan Bogor sehat dapat benar-benar terwujud dan kami akan memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya.
Kehadiran ZAMP mendapat respons positif dari warga setempat. Hedi Setiawan (41), salah seorang pelanggan Tirta Pakuan yang baru tiga bulan berlangganan, mengaku sudah mencoba air minum dari keran dan merasakan manfaatnya.
“Barusan saya nyobain, enak sih ya seperti air minum biasa, tidak ada bau-bau kaporit. Insyaallah ke depannya saya minum terus dari sini karena sangat bermanfaat, selain buat nyuci bisa juga untuk minum,” ungkapnya.
Peluncuran layanan air ini turut dihadiri Sekda Kota Bogor, Denny Mulyadi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asperbang) Hanafi yang juga Dewan Pengawas (Dewas) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Wakil Ketua III DPRD Kota Bogor, Dadang I Danubrata, dan Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Abdul Kadir Hasbi Alatas.
(ckl/hrs)