Parlementaria

Tutup 2025, DPRD Kota Bogor Serap 1.270 Aspirasi Masyarakat

Published

on

Wakil Ketua II DPRD Kota Bogor, Zenal Abidin. Foto/Istimewa.

KlikBogor – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor menutup masa sidang kesatu tahun sidang 2025 pada rapat paripurna, Rabu, 31 Desember 2025.

Rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, turut dihadiri Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim dan Wakilnya, Jenal Mutaqin, serta unsur Forkopimda Kota Bogor.

Dalam menutup masa sidang, Wakil Ketua II DPRD Kota Bogor, Zenal Abidin, menyampaikan laporan kinerja DPRD Kota Bogor.

Ia memaparkan pada tahun sidang 2025, DPRD Kota Bogor telah menyelesaikan 13 pembahasan Raperda dan ditetapkan menjadi Perda.

Namun, tersisa tiga Raperda yang belum selesai pembahasan, yakni Raperda tentang Pelindungan Guru, Raperda tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Pendidikan, serta Raperda tentang Penyelenggaraan Sarana Jaringan Utilitas Telekomunikasi Terpadu.

“Untuk Raperda tentang Jaringan Utilitas rencananya akan dicabut bersama dengan adanya perjanjian antara Pemkot Bogor dengan pihak telekomunikasi,” kata Zenal.

Melalui fungsi penganggaran, disampaikan DPRD Kota Bogor telah melakukan pembahasan dengan Pemkot Bogor. Terdapat tiga fokus utama pembahasan, yakni APBD Perubahan 2025, APBD 2026, dan hasil evaluasi gubernur terhadap APBD 2026.

“Kami turut memastikan bahwa anggaran yang sudah ditetapkan bisa dirasakan oleh masyarakat,” jelas Zenal.

Terakhir berdasarkan fungsi pengawasan, DPRD Kota Bogor melalui alat kelengkapan dewan (AKD) telah melakukan pengawasan terhadap kinerja dan fungsi organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Bogor.

Zenal menyebut, pelaksanaan waktu satu masa sidang ini bukanlah waktu yang panjang untuk menuntaskan seluruh permasalahan, harapan dan aspirasi masyarakat.

*Kita sadari bersama ke depan tugas untuk menyelenggarakan pemerintahan dan melaksanakan pembangunan semakin berat, untuk itu laporan kinerja Pimpinan DPRD Masa Sidang Kesatu Tahun Sidang 2025 Masa Jabatan 2024-2029 ini akan menjadi bahan evaluasi untuk melakukan perbaikan di masa selanjutnya,” tutup Zenal.

Sementara laporan reses masa sidang kesatu tahun sidang 2025 disampaikan Wakil Ketua III DPRD Kota Bogor, Dadang Iskandar Danubrata.

Dadang mengatakan, dari kegiatan penerimaan aspirasi atau audiensi, DPRD Kota Bogor secara kuantitatif telah menerima 1.270 aspirasi melalui reses masa sidang ke satu tahun sidang 2025

Dijelaskan Dadang, kegiatan reses anggota DPRD secara perseorangan untuk mengunjungi daerah pemilihannya guna menyerap aspirasi masyarakat agar dapat ditingkatkan hubungan sinergis antara wakil rakyat dengan pemilihnya, sehingga tetap terpelihara komunikasi serta mendorong partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan.

“Kami berharap bahwa kompilasi hasil reses ini dapat dijadikan bahan dalam menentukan perencanaan pembangunan di Kota Bogor dengan memperhatikan skala prioritas pembangunan di Kota Bogor,” katanya.

(ckl/hrs)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

Exit mobile version