Serba Serbi

Turunkan 15 Atlet, Kempo Kota Bogor Bidik 4 Emas di Porprov Jabar

Published

on

Atlet shorinji kempo Kota Bogor, Muhammad Yahya tengah bertanding dengan Syahrul Syaban, atlet shorinji kempo Kabupaten Karawang di Gymnasium Sekolah Vokasi IPB, Kota Bogor, Jumat, 6 November 2026. Foto/KlikBogor

KlikBogor – Cabang olahraga (cabor) shorinji kempo Kota Bogor membidik empat medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Untuk mewujudkan target tersebut, sebanyak 15 atlet diterjunkan untuk berlaga pada 13 nomor pertandingan.

Pelatih Shorinji Kempo Kota Bogor, Ariandi Sofyan mengatakan, persiapan para atlet telah dilakukan secara maksimal. Bahkan, para atlet hingga mengikuti try out atau uji tanding ke Jepang.

“Persiapan kita sudah matang banget, sampai try out juga ke Jepang,” ujar Ariandi di Gymnasium Sekolah Vokasi IPB, Jumat, 6 November 2026.

Ia mengatakan, empat medali emas menjadi target yang akan disumbangkan dalam Porprov Jabar 2026. Namun, secara internal, tim pelatih memasang target lebih tinggi, yakni enam medali emas.

Baca juga: Kota Bogor Siaga Hadapi Risiko Bencana Hidrometeorologi

Menurutnya, peluang untuk mencapai target tersebut cukup terbuka. Sejumlah nomor pertandingan menjadi andalan Kota Bogor, khususnya nomor embu yang memiliki potensi menyumbangkan medali.

“Yang diunggulkan ada empat nomor, sementara tiga nomor lainnya juga potensial. Jadi, bisa enam atau tujuh emas,” kata Ariandi.

Ia menambahkan, kekuatan kontingen Kota Bogor juga ditopang pengalaman atlet yang pernah berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON). Tercatat, terdapat delapan atlet eks PON yang menjadi bagian dari kontingen dan diandalkan pada empat nomor pertandingan.

Dari sisi persaingan, Kota Bandung dinilai menjadi salah satu pesaing terberat pada nomor embu. Sementara itu, pada nomor randori, kekuatan atlet dari berbagai daerah dinilai relatif merata sehingga persaingan diperkirakan berlangsung ketat.

Baca juga: Judo Kota Bogor Sapu Bersih 4 Emas di Porprov XV Jabar 2026

Pada hari pertama pertandingan, sejumlah atlet Kota Bogor mulai menjalani babak penyisihan. Kompetisi menggunakan sistem double elimination atau gugur ganda, sehingga atlet yang mengalami satu kekalahan masih memiliki kesempatan untuk melanjutkan pertandingan.

Ariandi menyebutkan, hasil sementara menunjukkan satu atlet Kota Bogor mengalami kekalahan pada nomor randori kelas 65–70 kilogram, sedangkan satu atlet lainnya berhasil meraih kemenangan.

“Baru satu kali kalah. Jadi masih ada kesempatan satu kali lagi (pertandingan). Yang menang satu (atlet),” katanya.

Untuk diketahui, penyelenggaraan cabor shorinji kempo di Kota Bogor berlangsung mulai 5 hingga 8 November 2026 di Gymnasium Sekolah Vokasi IPB.

(hrs/ckl)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

Exit mobile version