Berita
Sukamulya Kota Bogor Dicanangkan Jadi Sentra Cipta Mandiri
KlikBogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) tengah mempersiapkan pencanangan wilayah di Sukamulya, Kota Bogor, sebagai Sentra Cipta Mandiri (SCM) melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat yang terintegrasi.
Rapat koordinasi (rakor) persiapan pun digelar langsung di lokasi Sentra Cipta Mandiri, di Jalan Sukamulya, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Bogor Timur, pada Kamis lalu.
Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kota Bogor, Dani Rahadian mengatakan, inisiatif ini bermula dari kunjungan Kemenko PM ke Kota Bogor, tepatnya usai beraudiensi dengan RS Marzuki Mahdi.
Berdasarkan data dari RS Marzuki Mahdi, terdapat korban adiksi non-zat, seperti judi online yang berdampak pada kesehatan mental masyarakat.
“Sentra Cipta Mandiri ini fokus utamanya pada kesehatan mental dan pemberdayaan masyarakat korban adiksi non-zat, serta kelompok rentan lainnya,” jelas Dani dikutip Sabtu, 12 April 2025.
Ia menjelaskan bahwa program ini nantinya tidak hanya menyasar korban dari adiksi non-zat saja, tetapi kelompok rentan lainnya, seperti penyandang disabilitas dan warga miskin.
Data dari Program Keluarga Harapan (PKH) menyebutkan terdapat sekitar 80.000 hingga 84.000 masyarakat miskin di Kota Bogor, termasuk di dalamnya kelompok disabilitas yang akan menjadi sasaran pemberdayaan.
“Sentra Cipta Mandiri akan menyediakan layanan konsultasi dan konseling kesehatan mental, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat,” imbuhnya.
Pihaknya turut mengajak dinas lainnya untuk berkolaborasi, mulai dari Dinas Lingkungan Hidup yang akan mengelola pertanian hidroponik dan pengolahan sampah, Dinas Koperasi dan UMKM untuk membantu UMKM masyarakat, serta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan yang akan mendukung sektor ekonomi kreatif dan kesenian.
Dani mengaku masih menyusun kegiatan pemberdayaannya secara intensif agar bisa langsung berjalan usai peluncuran yang direncanakan pada 22 April.
“Soft launching Sentra Cipta Mandiri direncanakan pada 22 April 2025 dan akan diresmikan langsung oleh Menko PM. Program ini akan didanai melalui berbagai sumber, termasuk APBN, APBD, dan CSR dari Baznas Pusat serta Dompet Dhuafa,” katanya.
(ckl/hrs)