Serba Serbi
SIG Tower Topping Off, Tahap Utama Pembangunan Laboratorium 18 Lantai di Bogor Rampung
KlikBogor – PT. Saraswanti Indo Genetech (SIG) menandai tonggak penting pembangunan SIG Tower melalui seremoni topping off pada Senin, 12 Oktober 2026. Topping off yang menjadi simbol penyelesaian tahap utama pembangunan laboratorium 18 lantai ini merupakan bagian dari komitmen SIG untuk memperluas kapasitas layanan pengujian serta menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Seremoni topping off dihadiri langsung Wali Kota Bogor beserta jajaran Pemerintah Kota Bogor, perwakilan dinas terkait, Dewan Komisaris dan Direksi PT SIG, tokoh masyarakat, serta tim kontraktor, konsultan, dan mitra kerja yang terlibat dalam pembangunan SIG Tower.
Dalam sambutannya, Deputy CEO Saraswanti Group, Yahya Taufik Alhabsyi menyampaikan bahwa pembangunan SIG Tower merupakan wujud visi jangka panjang perusahaan untuk terus bertumbuh dan memperkuat peran SIG dalam mendukung mutu serta keamanan produk diberbagai sektor industri.
“Saat ini, SIG telah memiliki dua gedung laboratorium di kawasan Jalan Rasamala, Taman Yasmin, Bogor, masing-masing setinggi enam dan sebelas lantai. Kehadiran SIG Tower diharapkan semakin memperkuat kapasitas operasional dan pengembangan layanan laboratorium,” harap Yahya.
Baca juga: Progres Capai 84 Persen, Trase Baru Batutulis Siap Beroperasi
Sebagai laboratorium pengujian yang telah terakreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN) sejak 2003, SIG saat ini memiliki lebih dari 5.100 parameter ruang lingkup pengujian terakreditasi.
Layanan SIG mencakup berbagai sektor, mulai dari keamanan pangan, farmasi, kosmetik dan dermatologi, alat kesehatan, produk perikanan, hingga pengujian DNA dan genomik untuk mendukung penjaminan produk halal.
Kapabilitas tersebut didukung oleh sekitar 500 karyawan, dengan kurang lebih 80 persen di antaranya merupakan warga lokal Bogor. Banyak di antara mereka merupakan lulusan sekolah dan perguruan tinggi vokasi analis kimia di Bogor.
Hal tersebut mencerminkan kontribusi SIG tidak hanya dalam menyediakan layanan pengujian, tetapi juga dalam membuka peluang kerja dan mengembangkan kompetensi sumber daya manusia lokal.
“Komitmen SIG juga diwujudkan melalui kontribusi bagi masyarakat, antara lain dalam mendukung program keamanan pangan dan kesehatan masyarakat. Dengan pengalaman bekerja sama bersama berbagai pemangku kepentingan, termasuk instansi pemerintah dan mitra internasional, SIG terus membuka peluang kolaborasi untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi industri dan masyarakat,” kata Yahya.
Sementara, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyampaikan kehadiran SIG Tower juga menjadi bagian dari perkembangan sektor usaha dan penguatan ekosistem industri berbasis sains di Kota Bogor.
“Dukungan Pemerintah Kota Bogor terhadap pembangunan ini diharapkan dapat mendorong terciptanya sinergi antara dunia usaha dan pemerintah, sekaligus membuka peluang bagi pertumbuhan ekonomi daerah, pengembangan sumber daya manusia, serta peningkatan kontribusi sektor laboratorium pengujian bagi masyarakat,” kata Dedie.
Baca juga: SIG Bangun Laboratorium Ketiga, Jadi Pusat Riset dan Pelatihan di Bogor
Dengan kapasitas yang semakin berkembang, sambung Dedie, SIG diharapkan dapat terus menjadi bagian dari upaya memperkuat daya saing industri dan mendukung kualitas serta keamanan produk.
Lebih dari sekadar pembangunan infrastruktur, SIG Tower juga diharapkan menjadi bagian dari kontribusi SIG terhadap pertumbuhan ekonomi dan penguatan ekosistem ilmu pengetahuan serta inovasi di Kota Bogor.
“Dengan dukungan fasilitas yang semakin memadai, kehadiran SIG diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas layanan pengujian yang mendukung pemenuhan standar dan regulasi, sekaligus memperkuat daya saing industri Indonesia,” harapnya.
Dalam laporan kemajuan proyek, pimpinan proyek SIG Tower, Dwi Yulianto Laksono menyampaikan bahwa hingga Oktober 2026, progres pengerjaan struktur gedung telah mencapai 97,5 persen. Sejak pelaksanaan groundbreaking pada 25 Juni 2025, sambungnya, pembangunan telah berlangsung sekitar 16 bulan dan berjalan sesuai jadwal yang direncanakan.
Seluruh perizinan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) juga telah dipenuhi, disertai dukungan dari masyarakat sekitar, pemerintah setempat, dan instansi terkait.
“Setelah tahap topping off, pembangunan akan dilanjutkan dengan pekerjaan arsitektural dan fasad, mekanikal, elektrikal, dan perpipaan (Mechanical, Electrical, and Plumbing atau MEP), penyelesaian interior, serta penataan lanskap kawasan. SIG menargetkan penyelesaian proyek yang dilanjutkan dengan peresmian dan soft opening pada Januari 2028,” terang Dwi.
Pencapaian topping off SIG Tower tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Kota Bogor, masyarakat sekitar, tim proyek, kontraktor, konsultan, serta seluruh mitra kerja. SIG menyampaikan apresiasi atas sinergi dan kepercayaan yang telah diberikan dalam mendukung pembangunan ini.
“Ke depan, SIG Laboratory akan terus melangkah melalui penguatan kapasitas, pengembangan kompetensi, dan kolaborasi strategis untuk mendukung mutu serta keamanan produk. Kehadiran SIG Tower menjadi salah satu langkah penting dalam perjalanan tersebut, sejalan dengan komitmen SIG untuk memberikan kontribusi berkelanjutan bagi industri, masyarakat, dan Indonesia,” pungkas Dwi.
(rls/hrs)