Berita

Puskemas Kayu Manis Jadi Puskemas Terluas di Kota Bogor

Published

on

Pj Wali Kota Bogor Hery Antasari saat diwawancara wartawan usai peninjauan pembangunan lanjutan UPTD Puskesmas Kayu Manis, Kecamatan Tanah Sareal, pada Senin, 8 Desember 2024.

KlikBogor – Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor Hery Antasari meninjau pembangunan lanjutan UPTD Puskesmas Kayu Manis, Kecamatan Tanah Sareal, Senin, 8 Desember 2024.

Peninjauan pembangunan yang digawangi Dinas Kesehatan (Dinkes) ini merupakan titik ketiga dari dua proyek sebelumnya yang ditinjau yakni Sekolah Satu Atap (Satap) di Duta Pakuan, Kecamatan Bogor Timur dan Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara.

“Hari ini saya melakukan pengecekan pembangunan kepada project-project baik yang sedang berprogres maupun yang sudah selesai. Jadi ini (UPTD Puskesmas Kayu Manis) titik ketiga pengecekan project dari APBD 2024,” ujar Hery didampingi Kepala Dinkes Kota Bogor Sri Nowo Retno dan Camat Tanah Sareal Adhitya Bhuana Karana.

Ia menjelaskan, pembangunan UPTD Puskesmas Kayu Manis merupakan tahap kedua, di mana untuk tahap pertama tahun 2023 sudah diresmikan  oleh Wali Kota Bogor periode 2019-2024, Bima Arya.

Selain pembangunan, lanjutnya, APBD 2024 untuk Puskesmas Kayu Manis dilakukan juga untuk kelengkapan fasilitas poliklinik, fasilitas TB, farmasi, laboratorium, termasuk genset dan lahan parkir.

“Alhamdulillah Puskesmas Kayu Manis ini mungkin jadi puskesmas terluas dan mudah-mudahan terlengkap untuk kedepannya,” imbuh Hery.

Hery juga menjelaskan, berkenaan dengan pembangunan tahap dua, sudah rampung 100 persen sejak November 2024 lalu.

“Pembangunan sudah selesai, dan tadi juga beberapa sudah ada yang dioperasikan. Sebagai rasa syukur nanti kami juga akan mengadakan semacam syukuran tapi bukan peresmian, mungkin hanya launching karena pembangunan tahap kedua sudah selesai,” katanya.

Menurut Hery, ke depan fasilitas kesehatan (Faskes) di Kota Bogor juga akan terus ditambah dan yang terdekat pembangunan gedung PSC 119.

“Tetapi yang namanya fasilitas kesehatan itu akan selalu kurang, kalau tidak bangunan atau lokasinya, faskes-nya akan kami lengkapi terus. Dan itu pun saya yakin, siapa pun wali kotanya, siapapun pemimpinnya, siapapun DPRD-nya untuk sektor kesehatan, pasti ada perhatian untuk kelengkapan penyempurnaannya,” tegasnya.

(ckl/hrs)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

Exit mobile version