Serba Serbi
PLTS Atap Pertama dan Terbesar di Bogor Raya Beroperasi
KlikBogor – Pemanfaatan energi terbarukan terus dikembangkan di Kota Bogor. Mall Botani Square dan Hotel Santika Bogor kini memanfaatkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).
Kedua proyek PLTS tersebut diresmikan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, pada Rabu, 11 Februari 2026.
Proyek PLTS Atap Mall Botani Square merupakan yang pertama dan terbesar di kawasan Bogor Raya. PLTS ini memiliki kapasitas 1,27 Mega Watt Peak (MWp) dengan jumlah panel surya sebanyak 2.056 unit (PV modul 620 Wp).
Keberadaannya mampu mengurangi emisi karbon hingga 1.213.322 kilogram CO₂ per tahun atau setara dengan penanaman 48.533 pohon per tahun.
Sementara proyek PLTS Hotel Santika Bogor memiliki kapasitas 37,2 kilo Watt Peak (kWp) dengan jumlah panel sebanyak 60 unit dan mampu mengurangi emisi karbon sebesar 35.735 kilogram CO₂ per tahun atau setara dengan penanaman 1.429 pohon per tahun, sebagaimana dijelaskan Komisaris PT Arga Surya Energy, Liana Setiawan.
Wali Kota Bogor mengatakan bahwa proyek tersebut sebagai langkah luar biasa dalam implementasi energi baru dan terbarukan yang patut mendapatkan apresiasi.
Dengan kapasitas gabungan sebesar 1,3 MWp, proyek ini dapat mengurangi beban pasokan listrik dari PLN, terutama yang masih bersumber dari pembangkit berbahan bakar fosil yang menghasilkan emisi karbon pencemar udara.
“Melalui konsep ini, harapannya ke depan dapat segera terwujud Bogor sebagai green city. Ini merupakan langkah bersama antara Pemerintah Kota Bogor dengan seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan Kota Bogor sebagai kota hijau,” ujarnya dikutip Kamis, 12 Februari 2026.
Dedie Rachim pun mengaku merasa bangga dan memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah membantu terwujudnya PLTS atap pertama di Kota Bogor dengan daya yang cukup besar.
Ia berharap penerapan PLTS di Mall Botani Square dapat menjadi contoh dan diikuti oleh pemerintah maupun pusat perbelanjaan lainnya di Kota Bogor.
Ia juga menegaskan, pentingnya sosialisasi dan edukasi dari PLN untuk mendorong pemanfaatan energi surya secara lebih luas.
Menurutnya, PLTS merupakan alternatif energi yang paling memungkinkan diterapkan mengingat Indonesia memiliki paparan sinar matahari sepanjang tahun.
Dedie Rachim bilang jika seluruh pihak memiliki kesadaran akan hal tersebut, maka ketergantungan terhadap energi fosil dan bahan bakar impor dapat dikurangi secara signifikan.
Penerapan PLTS di Mall Botani Square juga dinilai akan semakin optimal apabila diimbangi dengan pengelolaan sampah dari hulu ke hilir, sehingga menjadikannya sebagai salah satu green corporation.
“Ini menjadi tantangan bersama. Pengangkutan sampah Kota Bogor ke Galuga masih didominasi oleh sisa makanan. Jika dapat diurai sejak dari sumbernya atau hulu, maka suplai sampah ke hilir bisa dikurangi,” katanya.
“Jika Mall Botani Square mampu menerapkannya, maka akan menjadi lengkap sebagai green building sekaligus korporasi yang mendukung Indonesia hijau,” imbuh Dedie Rachim.
(ckl/hrs)