Berita

Nutrisius dan Baitulmal Tazkia Bantu Gizi Puluhan Anak Stunting di Bubulak

Published

on

PT Nutrisius Sari Persada bersama Baitulmal Tazkia memberikan bantuan paket pangan gizi untuk anak stunting di Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Jumat, 24 April 2026.

KlikBogor – PT Nutrisius Sari Persada bersama Baitulmal Tazkia memberikan bantuan kepada 38 anak stunting di wilayah Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

Pemberian bantuan paket pangan gizi ini akan berlangsung selama enam bulan dan untuk pertama kali diserahkan di Aula kantor Kelurahan Bubulak, Jumat, 24 April 2026.

Perwakilan PT Nutrisius Sari Persada, Malik Gunawan, memaparkan pihaknya mendukung untuk kegiatan di Kelurahan Bubulak, karena di wilayah ini masih banyak jumlah anak stunting.

“Ini juga merupakan keprihatinan kami, karena kami berdomisili di Bubulak, tentu harus memiliki dampak. Ini mungkin langkah kecil yang kami lakukan kepada masyarakat Bubulak,” ungkap Malik kepada wartawan.

Baca juga: Warteg Fancy, Kreativitas Pelaku Usaha Respons Perilaku Konsumen

Malik berharap angka stunting di wilayah Bubulak terus menurun setelah program dari PT Nutrisius Sari Persada, bahkan sampai nol.

“Ya, tidak ada lagi anak stunting di Kelurahan Bubulak dan harapannya ini juga bisa menjadi percontohan program di tempat lain. Sehingga tentu dampaknya bukan hanya untuk Bubulak, tapi mungkin tingkat Kota Bogor bahkan nasional,” ujarnya.

PT Nutrisius Sari Persada bersama Baitulmal Tazkia memberikan bantuan paket pangan gizi untuk anak stunting di Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Jumat, 24 April 2026.

Direktur Baitulmal Tazkia, Iwan, mengatakan bahwa pihaknya selalu berkolaborasi dengan PT Nutrisius Sari Persada dalam penyaluran dana zakat.

Hal itu agar memastikan semua dana yang disalurkan tepat sasaran terutama juga untuk penerima manfaat yang kali ini anak-anak stunting.

“Selain itu, insyaallah kami akan melakukan program pendampingan lainnya dari mulai sebelum dan sesudahnya. Akan kami coba ukur dari sisi apa, kaji dampak dari program yang sudah berjalan. Kami serahkan 38 paket pengen gizi,” terangnya.

Baca juga: Bogor Siapkan PSEL 2.500 Ton, Kayumanis Masuk Proyek Tahap Kedua

Sementara itu, Lurah Bubulak, Anjar Apriyana, memaparkan secara keseluruhan hasil penimbangan balita di Februari 2026 terdapat 38 orang yang masuk kategori stunting.

Untuk mengatasi dan mencegah stunting, Kelurahan Bubulak membuat yang namanya program inovasi, yaitu Asanti kepanjangan Atasi Stunting dengan Makan Telur dan Ikan.

“Ada tiga poin penting yang akan dilaksanakan di Asanti. Pemberian makanan tambahan berupa telur, ikan, serta susu, sayuran dan vitamin. Ini di-support oleh PT Nutrisius Sari Persada dan Baitulmal Tazkia,” ujarnya.

Pihaknya akan melakukan edukasi dan sosialisasi serta pendampingan. Pendampingan oleh kader per RW yang mungkin menjadi suatu hal yang nanti bisa mendampingi tepat sasaran selama enam bulan ke depan.

“Penyaluran bantuan ini dilaksanakan satu bulan, satu kali di hari Jumat Minggu ketiga. Sehingga nantinya bisa terlihat di akhir bulan September 2026 apakah terjadi penurunan atau tidak setelah kita melaksanakan intervensi bantuan pangan bergizi,” katanya.

(ckl/hrs)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

Exit mobile version