Serba Serbi

Mahasiswa Wajib Tahu! 5 Kebiasaan Penting yang Dukung Kesuksesan di Bangku Kuliah

Published

on

KlikBogor – Memasuki dunia perkuliahan bukan hanya soal belajar di kelas, tetapi juga membangun kebiasaan positif untuk mendukung kesuksesan akademik dan pengembangan diri.

Konselor IPB University, Dr Melly Latifah, menekankan bahwa mahasiswa perlu menanamkan pola hidup teratur sejak awal agar siap menghadapi tantangan perkuliahan maupun dunia kerja.

“Memiliki kebiasaan positif sejak awal kuliah sangat penting untuk mendukung kesuksesan akademik dan pengembangan diri,” ujar Dr Melly yang juga dosen Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen dikutip Sabtu, 6 September 2025.

Menurutnya, ada lima kebiasaan utama yang sebaiknya diterapkan mahasiswa sejak duduk di bangku kuliah. Pertama adalah manajemen waktu yang efektif mahasiswa perlu membuat jadwal harian atau mingguan, menyusun daftar prioritas, serta menghindari kebiasaan menunda pekerjaan.

“Manajemen waktu adalah kunci produktivitas, keseimbangan hidup, dan kesuksesan akademik,” kata Dr Melly.

Ia menyarankan penggunaan metode prioritas, aplikasi kalender, teknik Pomodoro, hingga evaluasi mingguan agar mahasiswa mampu menyelesaikan tugas tepat waktu tanpa stres berlebihan.

Kedua, strategi belajar aktif. Dalam hal ini, ia menekankan pentingnya belajar secara aktif, misalnya dengan mencatat, merangkum, bertanya ketika tidak paham, dan mengulang materi secara rutin.

“Belajar itu bukan hanya menjelang ujian, tapi harus dilakukan konsisten,” jelasnya. Mahasiswa juga dianjurkan memanfaatkan berbagai sumber belajar tambahan, mulai dari buku, jurnal, hingga media digital.

Ketiga, lanjut Dr Melly, membangun jaringan dan kolaborasi networking menjadi faktor penting dalam menunjang pengembangan diri. Hubungan baik dengan teman, dosen, maupun alumni dapat membuka peluang beasiswa, magang, hingga penelitian bersama.

“Jejaring di kampus bisa memberi dukungan akademik, peluang kolaborasi, akses informasi, hingga persiapan karier,” ungkapnya. Selain itu, interaksi dengan berbagai pihak juga melatih kemampuan komunikasi, negosiasi, dan kerja tim.

Keempat, adalah menjaga kesehatan fisik dan mental. Ia menganjurkan mahasiswa menjaga pola tidur, olahraga teratur, serta konsumsi makanan bergizi.

Kesehatan mental juga harus diperhatikan, misalnya dengan mengelola stres, menyeimbangkan kehidupan akademik dan sosial, hingga berani meminta bantuan ketika merasa tertekan.

“Jangan memaksakan diri untuk selalu sempurna. Terima diri apa adanya, itu penting untuk menjaga kesehatan mental,” tegas Dr Melly.

Terakhir atau kelima, proaktif mencari ilmu dan pengalaman. Dr Melly mengatakan belajar tidak hanya dari kelas. Ia menyarankan mahasiswa untuk aktif mengikuti seminar, organisasi, kompetisi, hingga magang. “Orang proaktif tidak menunggu kesempatan, mereka menciptakannya,” ujarnya.

Hal itu bisa dimulai dari langkah kecil, seperti mengikuti satu webinar atau membaca artikel ilmiah setiap minggu. Dengan begitu, mahasiswa bisa menjadi pembelajar sepanjang hayat dan lebih siap menghadapi dunia profesional.

Dr Melly menambahkan semua kebiasaan ini tidak hanya membantu mahasiswa meraih kesuksesan akademik, tetapi juga membentuk kemandirian serta kesiapan menghadapi dunia kerja. “Kuncinya adalah konsisten dan mau melakukan evaluasi diri secara berkala,” tuturnya.

(ary/hrs)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

Exit mobile version