Berita

Kota Bogor Luncurkan Integrasi Smart Perizinan 4 OPD

Published

on

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim tengah meninjau pelayanan integrasi smart perizinan 4 OPD yang digelar DPMPTSP Kota Bogor di RSUD Kota Bogor, Selasa, 20 Mei 2025.

KlikBogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) memberikan layanan perizinan dengan sistem smart one day service di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor.

Kegiatan ini resmi dibuka oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim didampingi Kepala DPMPTSP Kota Bogor, Atep Budiman, Selasa, 20 Mei 2025.

Kegiatan ini juga sekaligus peluncuran Integrasi Smart Perizinan yang masuk dalam rangkaian acara Hari Jadi Bogor (HJB) ke-543 sehingga dihadiri juga Ketua Panitia HJB ke-543, Rino Indira Gusniawan.

Dedie Rachim mengatakan program ini inisiatif DPMPTSP Kota Bogor yang berkolaborasi dengan empat organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menyederhanakan proses perizinan menjadi lebih cepat, mudah, dan sepenuhnya digital.

“Ini inovasi baru dari Kota Bogor, kami mencoba memberikan layanan prima melalui sistem smart one day service. Jadi beberapa layanan yang sebelumnya memakan waktu dan harus mendatangi banyak kantor dinas, kini bisa kami selesaikan hanya dalam satu hari di satu tempat,” ujarnya.

Alasan dipilihnya RSUD sebagai lokasi peluncuran, terang Dedie Rachim, dikarenakan di tempat ini terdapat sekitar 700 perawat dan 30-50 dokter. Pelayanan dilakukan langsung di rumah sakit agar mereka bekerja tak mengganggu waktu praktik.

“Kami jemput bola, khususnya untuk perawat dan dokter. Mereka tidak perlu mengurus izin berhari-hari atau menghadapi birokrasi yang rumit. Cukup singkat, dan tetap resmi,” katanya menambahkan.

Dedie Rachim memastikan meski hari ini berlangsung di RSUD Kota Bogor, kegiatan tersebut akan berlanjut ke berbagai lokasi strategis lainnya. Kepala DPMPTSP Kota Bogor diarahkan untuk membawa layanan ini lebih dekat ke komunitas yang membutuhkan, terutama tenaga kesehatan.

“DPMPTSP juga menyediakan mobil pelayanan keliling meski secara visual kendaraan tersebut sudah menunjukkan usia. Catnya memang sudah agak kasar, tapi layanannya tetap prima,” katanya.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kota Bogor, Atep Budiman, mengatakan dengan peluncuran ini, Pemkot Bogor berharap dapat mendorong transformasi pelayanan publik yang cepat, efisien, dan berpihak kepada masyarakat.

“Sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih responsif dan transparan,” imbuh Atep.

Pihaknya membuka layanan pertama yakni pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) dengan target pelayanan tahun ini mencapai 32.000 NIB.

Meski bersifat gratis, Atep mengatakan banyak masyarakat mengalami kesulitan secara teknis saat mengaksesnya, sehingga instansinya menyediakan layanan langsung, termasuk melalui unit mobil keliling.

Kedua adalah perpanjangan Surat Izin Praktik Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan (SIP). Proses layanan ini sangat cepat, hanya membutuhkan waktu sekitar 3 jam sejak proses input hingga izin resmi dicetak.

“Ketiga Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Layanan ini ditujukan agar masyarakat MBR tidak perlu datang jauh ke kantor dinas, memudahkan pengurusan bangunan secara legal,” urainya.

Selanjutnya atau keempat adalah Izin Penyelenggaraan Reklame (IPR), yang memberikan kemudahan bagi pelaku usaha atau individu yang ingin mengurus izin reklame tanpa proses panjang.

“Kelima layanan jemput bola tenaga medis di RSUD Kota Bogor,” jelas Atep memungkas.

(ckl/hrs)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

Exit mobile version