Parlementaria
Komisi IV Dorong Pengadaan Mobil Rescue Damkar Kota Bogor
KlikBogor – Komisi IV DPRD Kota Bogor mendorong optimalisasi pelayanan publik melalui relokasi pos strategis dan pengadaan armada pemadam kebakaran.
Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor, Banu Lesmana Bagaskara, mengatakan pemindahan Pos Pemadam Kebakaran di Yasmin ke Curug merupakan salah satu poin dalam perencanaan 2026.
Pemindahan dilakukan selain kondisi pos di Yasmin yang terdampak bencana, lokasi baru di Curug dinilai lebih strategis untuk mencakup wilayah pelayanan yang lebih luas. Layanan ini menjangkau wilayah Kecamatan Bogor Barat dan Kecamatan Tanah Sareal secara lebih efektif.
“Kami di Komisi IV mendukung penuh rencana ini. Lokasi di Curug sangat strategis untuk mempercepat akses penanganan kebakaran maupun kedaruratan lainnya,” ujar Banu dikutip Senin, 2 Februari 2026.
Selain infrastruktur bangunan, Banu juga menyoroti kebutuhan mendesak akan mobil rescue. Damkar Kota Bogor saat ini memiliki dua unit mobil penyelamat dengan satu di antaranya sudah dalam kondisi tidak layak pakai.
Dari target ideal kebutuhan adalah lima unit, Banu mengungkapkan pengadaan akan dilakukan secara bertahap.
Pada 2026 penambahan satu unit mobil rescue baru. Kemudian di 2027, ada pengadaan lanjutan untuk mengejar target kebutuhan tersebut.
“Mobil rescue ini sangat penting karena laporan masyarakat saat ini tidak melulu soal api. Banyak panggilan darurat medis atau penyelamatan lain yang membutuhkan armada ini,” tambahnya.
Di sisi lain, Banu memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja teknis Damkar Kota Bogor. Berdasarkan data tingkat kecepatan penanganan (response time), sambungnya, Damkar Kota Bogor melampaui standar nasional.
Tercatat, rata-rata waktu tanggap sejak laporan diterima hingga petugas tiba di lokasi mencapai 9,6 menit.
“Capaian ini menempatkan Damkar Kota Bogor sebagai salah satu unit dengan penilaian terbaik, baik di tingkat Jawa Barat maupun nasional,” ujar Banu.
Lembaganya juga memberikan dukungan kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor akan pentingnya keberadaan pos pemadam di setiap kecamatan.
“DPRD siap mendukung pembangunan pos baru, terutama di Bogor Selatan, dengan meninjau aset milik pemkot yang belum diserahkan oleh developer untuk dibangunnya pos pemadam,” katanya.
(ckl/hrs)