Berita

Job Fair di Kabogorfest Dibuka, 1.824 Lowongan Kerja Tersedia

Published

on

Bupati Bogor, Rudy Susmanto saat meninjau salah satu stand job fair Kabogorfest di Stadion Pakansari, Senin, 16 Juni 2025. Dok. Pemkab Bogor.

KlikBogor – Kabar gembira bagi warga yang tengah mencari pekerjaan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggelar job fair dengan menyediakan 1.824 lowongan kerja.

Job fair ini digelar dalam ajang Kabogorfest yang menjadi rangkaian peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-543, di Stadion Pakansari, Cibinong, pada 16-17 Juni 2025.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menjelaskan pada Kabogorfest 2025, Pemkab Bogor tidak hanya menampilkan kekayaan adat dan budaya lokal, tetapi juga menunjukkan kepedulian nyata terhadap isu pengangguran.

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah menggelar job fair yang menyediakan 1.824 lowongan kerja atau loker dari berbagai sektor.

“Hari ini kita mempersiapkan kurang lebih 1.824 lowongan kerja, mudah-mudahan ini menjadi momentum awal bagi Dinas Tenaga Kerja agar bisa lebih maksimal dan optimal menyelenggarakan kegiatan seperti ini, bukan hanya pada HJB saja, tapi jadi agenda rutin di Kabupaten Bogor,” jelas Rudy, Senin, 16 Juni 2025.

Menanggapi situasi terkini terkait sejumlah perusahaan mengalami pengurangan tenaga kerja, Rudy menekankan bahwa Pemkab Bogor telah menyiapkan berbagai intervensi kebijakan melalui kolaborasi lintas dinas, termasuk Dinas Tenaga Kerja, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Perikanan dan Peternakan, hingga Dinas  Pariwisata.

“Dengan intervensi tersebut, kita berharap persoalan pengurangan tenaga kerja ini tidak berimbas besar terhadap laju pergerakan ekonomi di Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Pihaknya juga telah mengalokasikan APBD untuk mendorong pergerakan ekonomi masyarakat dan merespons dampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), sekaligus mempersiapkan program-program pemberdayaan bagi warga yang belum memiliki pekerjaan.

“Kami dari pemerintah tetap berupaya maksimal untuk memberikan layanan terbaik bagi para pencari kerja. Memang belum sempurna, tapi kami terus berupaya melengkapi kekurangannya,” ungkap Rudy.

Rudy menambahkan upaya ini menjadi cerminan dari komitmen Pemkab Bogor dalam menciptakan iklim ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, seraya menjadikan HJB lebih dari sekadar seremoni, tetapi juga sebagai momentum kebangkitan dan pelayanan nyata untuk masyarakat.

(ags/dho)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

Exit mobile version