Berita

Jalan Bomang Tembus Cibinong, Pemkab Bogor Kucurkan Dana Rp33 Miliar

Published

on

Pembangunan infrastruktur strategis Jalan Bojonggede - Kemang (Bomang). Dok. Pemkab Bogor.

KlikBogor – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kembali melanjutkan pembangunan infrastruktur strategis Jalan Bojonggede – Kemang (Bomang).

Hal tersebut sebagai bagian dari upaya peningkatan konektivitas antarwilayah, pengurangan kemacetan, serta percepatan pertumbuhan ekonomi kawasan barat Kabupaten Bogor.

Proses pembebasan lahan dan pembangunan jalur lambat Jalan Bojonggede – Kemang (Bomang) ditargetkan tuntas pada 2025 ini.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, berkomitmen melanjutkan Jalan Bomang hingga tembus ke Cibinong dengan anggaran mencapai Rp33 miliar.

Proses perencanaan dan lelang memakan waktu cukup panjang, sehingga pelaksanaan fisik akan lebih tepat dilakukan setelah tahapan awal rampung.

“Waktu DED-an tiga bulan, Juni, Juli, Agustus baru lelang, September-Oktober baru selesai fisik,” tutur Bupati Bogor dikutip Sabtu, 19 Juli 2025.

Ia menegaskan pentingnya keberlanjutan pembangunan proyek Jalan Bomang sebagai bentuk tanggung jawab moral terhadap gagasan para pemimpin sebelumnya.

“Bismillah, kita lanjutkan pembangunan Jalan Bomang (Bojonggede-Kemang). Ini adalah ide dan gagasan dari pemimpin Bogor yang terdahulu. Tugas kami adalah melanjutkan segala program yang baik bagi masyarakat,” ujar Rudy.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bogor, Suryanto Putra, mengatakan hingga pertengahan Juli 2025, proses pembebasan lahan masih terus berjalan dan berada pada tahap pemrosesan dokumen pengadaan.

“Pembebasan lahannya ditargetkan selesai tahun ini. Data terakhir menunjukkan sekitar 7.000 meter persegi yang masih dalam proses,” jelasnya.

Ia menambahkan pembangunan fisik jalur lambat menjadi prioritas pengerjaan tahun ini. Jalur tersebut merupakan bagian dari proyek lanjutan yang sempat tertunda tahun sebelumnya.

“Semua jalur lambat ditargetkan selesai tahun ini, di luar pembangunan jembatan,” imbuhnya.

Pembangunan jalur lambat pada ruas Jalan Bomang tahun ini mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp33 miliar untuk sepanjang 2,252 kilometer. Namun, anggaran tersebut belum termasuk biaya pembebasan lahan yang masih menunggu proses pencairan.

“Kami masih menunggu prosesnya. Kalau sudah siap, pekerjaan fisik langsung dikerjakan,” kata Suryanto.

Pembangunan Jalan Bomang sendiri diharapkan mampu mempercepat mobilitas warga, mengurai kemacetan, dan membuka potensi ekonomi di wilayah Bojonggede hingga Kemang.

Pemkab Bogor menyatakan optimistis proyek ini akan menjadi salah satu tonggak penting dalam mendorong pemerataan pembangunan di Kabupaten Bogor.

(ags/dho)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

Exit mobile version