Berita

Jadi Tuan Rumah, Sekolah Vokasi IPB University Gelar Vocational Innovation Expo 2024

Published

on

Dialog publik rangkaian kegiatan Vocational Innovation Expo 2024 di Gymnasium Sekolah Vokasi IPB University.

KlikBogor – Sekolah Vokasi IPB University menjadi tuan rumah pelaksanaan program fasilitasi kemitraan konsorsium provinsi Jawa Barat dan Banten yang diinisiasi Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek.

Acara yang berlangsung di Gymnasium Sekolah Vokasi IPB University dengan mengangkat tema “Vocational Innovation Expo 2024” ini diisi dengan berbagai kegiatan, seperti talent fair, dialog publik, talkshow, dan bootcamp.

Ketua Pelaksana, Muhammad Tabah Ar-Rasyid mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari program Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek yang digelar di beberapa kota dan tahun Sekolah Vokasi IPB University terpilih sebagai tuan rumah.

“Sebelumnya program ini ada di Yogyakarta, dan sekarang untuk penyelenggara Sekolah Advokasi IPB sebagai tuan rumah dengan nama Vocational Innovation Expo 2024 karena diselenggarakan oleh mahasiswa Program Studi Komunikasi Digital dan Media,” papar Tabah, Senin, 21 Oktober 2024.

Adapun rangkaian kegiatan setelah pembukaan adalah talent fair atau penampilan unjuk bakat dari 15 SMK Vokasi yang ada di wilayah Jawa Barat dan Banten.

Kemudian dialog publik dengan menghadirkan sejumlah narasumber dan talkshow bertajuk “Vokasi for Future” yang disampaikan para alumni Sekolah Vokasi IPB. Acara ini juga dimeriahkan oleh puluhan stand UMKM.

“Kegiatan-kegiatan ini berlangsung satu hari, nanti akan dilanjutkan bootcamp pada hari Sabtu dan Minggu depan,” jelas Tabah.

Kegiatan itu diikuti ratusan peserta terdiri dari para dosen Sekolah Vokasi IPB University, guru dan siswa-siswi SMK Vokasi yang ada di wilayah Jawa Barat dan Banten.

Pihaknya berharap melalui program ini dapat mengambil sebuah keputusan yang dihasilkan dari masukan-masukan yang disampaikan dalam diskusi publik.

Goals-nya semakin banyak yang terlibat dari sekolah akan semakin bagus, karena tujuannya adalah pejabat sebagai decision maker mendengar masukan-masukan dari para alumni sehingga membuat kebijakan sesuai hasil dari diskusi publik hari ini,” tandasnya.

(ckl/hrs)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

Exit mobile version