Potret
Hanif Faisol Nurofiq, Jebolan Forest Ranger Calon Menteri Prabowo
KlikBogor – Direktur Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan (Dirjen PKTL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Hanif Faisol Nurofiq, disebut sebagai salah satu calon menteri di kabinet Presiden terpilih Prabowo Subianto.
Bersama 49 tokoh lainnya, Hanif diundang ke kediaman Prabowo di Jalan Kartanegara, Jakarta, pada 14 Oktober 2024. Keesokan harinya, ia kembali ikut dalam proses pembekalan calon menteri bersama calon menteri lainnya di Hambalang.
Lalu siapakah sosok Hanif Faisol Nurofiq, dan prestasi apa saja yang telah didapat hingga menjadi kandidat menteri di kabinet Prabowo Subianto.
Hanif Faisol Nurofiq lahir di Bojonegoro pada tahun 1971. Anak ke-8 dari 10 bersaudara ini menyelesaikan pendidikan di SDN Kadipaten 2 Bojonegoro, SMPN 1 Bojonegoro, dan SMAN 1 Bojonegoro.
Pria yang hobi naik gunung ini kemudian menyelesaikan S1 dan S2 di Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat (UNLAM) Kalimantan Selatan. Ia berhasil menyandang gelar Doktor di Universitas Brawijaya Malang Jawa Timur.
Karier Hanif dimulai di bidang kehutanan melalui Ikatan Dinas di Departemen Kehutanan, dengan mengikuti program Forest Ranger atau Wirawana KLHK.
Perjalanan kariernya dimulai pada tahun 1993 sebagai Staf Data di Kalimantan Selatan. Dua tahun kemudian, ia diangkat sebagai Kepala Resort Pemangkuan Hutan di Pulau Laut Utara, KPH Kota Baru.
Prestasinya dalam mengelola hutan dan memberdayakan masyarakat membuatnya terus dipromosikan hingga akhirnya pada tahun 1997 menjadi Kepala BKPH Sungai Kupang di Kalimantan Selatan.
Tiga tahun kemudian atau tahun 1999, Hanif mendapat promosi menjadi kepala BKPH di BatuLicin, salah satu pusat peredaran kayu terbesar di Kalimantan Selatan, waktu itu.
Setelah itu, Hanif menjadi Kepala Urusan Peredaran Hasil Hutan di Cabang Dinas Kehutanan Sungai Kupang pada tahun 2000.
Pada tahun 2007, Hanif pindah Kabupaten Kota Baru ke Tanah Bumbu sebagai Kepala Seksi Pemasaran hasil hutan di Cabang Dinas Kehutanan Kabupaten Tanah Bumbu.
Kemudian pada tahun 2010, ia dipercaya menjadi kepala Bidang Pemolaan Hutan, dan dua tahun berikutnya tepatnya tahun 2012 dipercaya menjadi Sekretaris Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Tanah Bumbu.
Pada tahun 2014, Hanif dipercaya sebagai Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Tanah Bumbu. Kariernya terus melesat hingga di tahun 2016, ia diangkat sebagai Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan.
Sebagai penggagas Revolusi Hijau, Hanif banyak meraih penghargaan. Dan pada tahun 2020, ia dipromosikan menjadi Sekretaris Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan di KLHK.
Tiga tahun kemudian atau pada 2023, Hanif diangkat sebagai Dirjen PKTL, posisi yang ia jabat hingga sekarang.
Pengalaman panjang Hanif di sektor Kehutanan dan Lingkungan Hidup, serta prestasinya dalam mengelola dan melindungi sumber daya alam, menjadikannya salah satu calon kuat untuk dipercaya masuk dalam jajaran kabinet Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
(red)