Berita
Festival Merah Putih 2026 Resmi Ditutup di Lanud Atang Sendjaja
KlikBogor – Festival Merah Putih (FMP) 2026 resmi ditutup di Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Atang Sendjaja, Minggu, 30 Agustus 2026. Penutupan kegiatan tahunan tersebut menjadi puncak rangkaian perayaan Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Bogor.
Acara penutupan dihadiri Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim bersama Ketua TP PKK Kota Bogor Yantie Rachim. Turut hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Pemerintah Kota Bogor, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan warga.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia, relawan, sponsor, dan donatur yang telah mendukung penyelenggaraan FMP 2026.
Menurutnya, kerja keras panitia selama satu bulan pelaksanaan, yang didahului persiapan cukup panjang, berhasil menghadirkan berbagai kegiatan dan atraksi juga ditutup dengan teatrikal yang luar biasa. Ia juga menilai FMP telah melahirkan generasi penerus yang siap menjaga keberlangsungan kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada panitia yang sudah bekerja keras selama satu bulan ini dan tentu persiapannya cukup lama. Yang paling bisa kita lihat hasilnya adalah mulai munculnya generasi kedua FMP,” ujar Dedie Rachim dalam sambutannya.
Ia menambahkan, keterlibatan sponsor dan para donatur memiliki peran penting dalam mendukung keberlangsungan Festival Merah Putih.
“Saya pikir tanpa ada kehadiran sponsor dan kontribusi dari para donatur, tidak mungkin kegiatan Festival Merah Putih dapat berlangsung dengan, boleh dibilang, sempurna,” katanya.
Baca juga: FMP 2026 Resmi Dibuka, 17 Agenda Siap Semarakkan Bulan Kemerdekaan
Dedie Rachim juga menilai perayaan Bulan Kemerdekaan di Kota Bogor berlangsung meriah. Semangat kebangsaan, kata dia, terlihat dari pemasangan bendera Merah Putih secara masif di berbagai sudut kota.
Selain itu, kegiatan kirab Festival Merah Putih yang menjadi salah satu agenda utama juga telah menginspirasi sejumlah daerah lain.
“Bahkan kegiatan kirab Festival Merah Putih sudah ditiru juga oleh beberapa daerah. Kita doakan mudah-mudahan bisa sebesar kegiatan kirab Festival Merah Putih seperti di Kota Bogor,” katanya.
Sementara itu, Komandan Lanud Atang Sendjaja, Marsma TNI Andy F. Picaulima dalam sambutannya menyampaikan kebanggaannya atas terselenggaranya FMP ke-11.
Ia mengatakan, selama satu bulan pelaksanaan, panitia, relawan, sponsor, Forkopimda, serta unsur TNI dan Polri telah bekerja sama menyelenggarakan berbagai kegiatan untuk meningkatkan rasa cinta tanah air.
Salah satu kegiatan yang menarik dalam penutupan FMP 2026 adalah pembentukan angka 81 sebagai simbol Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia. Pembentukan angka tersebut menggunakan bendera Merah Putih berukuran raksasa dengan melibatkan personel TNI, relawan, hingga masyarakat.
“Artinya, urusan cinta tanah air tidak hanya boleh dibebankan buat kami TNI Polri, tidak hanya buat relawan, tapi semua masyarakat Kota Bogor,” ujar Andy.
Baca juga: Gunung Malang dan Tugu Utara Tembus Top 15 Desa Wisata Terbaik Jawa Barat
Andy mengingatkan bahwa berakhirnya Festival Merah Putih tidak berarti semangat mencintai tanah air juga berhenti. Menurutnya, nilai-nilai kebangsaan harus terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Pada saat lampu ini dipadamkan, itu bukan berarti kegiatan cinta tanah air kita selesai sampai malam hari ini,” katanya.
Andy berharap seluruh elemen masyarakat tetap kompak untuk menyukseskan Festival Merah Putih ke-12 pada 2027.
Ditempat yang sama, Ketua Panitia FMP 2026, Syahril M. Said menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan festival. Ia mengatakan, kegiatan tersebut membutuhkan persiapan panjang dan melibatkan ratusan relawan.
Menurut Syahril, persiapan FMP 2026 dilakukan selama hampir tiga bulan, dengan dua bulan persiapan dan satu bulan pelaksanaan. Ratusan relawan yang terlibat bekerja secara sukarela tanpa menerima bayaran.
Selama pelaksanaan FMP 2026, panitia telah menggelar sebanyak 18 kegiatan. Syahril memastikan Festival Merah Putih akan kembali digelar pada tahun depan dengan berbagai peningkatan.
“Tahun depan kami berharap dukungan, saran, maupun masukan dari Pak Wali Kota dan seluruh masyarakat Kota Bogor agar Festival Merah Putih 2027 dapat lebih ditingkatkan lagi,” pungkasnya.
(hrs/ckl)