Parlementaria
DPRD Kota Bogor Tekankan KUA-PPAS 2026 Menyeimbangkan Prioritas-Efisiensi Anggaran
KlikBogor – DPRD Kota Bogor bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor telah menggelar rapat paripurna persetujuan rancangan KUA-PPAS 2026 pada Selasa, 4 November 2025.
Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, menjelaskan bahwa penetapan KUA-PPAS 2026 adalah rangkaian sebelum penetapan APBD 2026.
Penyampaian Rancangan APBD 2026 dijadwalkan akan dilaksanakan pekan depan pada rapat paripurna.
Adit sapaan akrabnya berharap komposisi kegiatan yang akan dituangkan dapat mengakomodir kebutuhan masyarakat, efisiensi anggaran, dan kegiatan prioritas.
“Ini tentu bagian dari perjalanan menuju penyampaian RAPBD yang insyaallah nanti kita jadwalkan pada pekan depan. Kami kegiatan-kegiatan prioritas tetap bisa terlaksana, kemudian yang menjadi kebutuhan masyarakat juga bisa tetap dilaksanakan dengan tetap menyeimbangkan antara kebutuhan dan efisiensi,” ujar Adit dikutip Kamis, 6 November 2025.
Dalam rapat paripurna tersebut juga disampaikan komposisi KUA-PPAS 2026 terdiri dari Pendapatan Daerah Rp2,954 triliun, Belanja Daerah Rp3,057 triliun, pembiayaan daerah Rp102,502 miliar dengan total APBD Rp3,067 triliun.
Sementara itu, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyampaikan dalam penyusunan KUA-PPAS 2026, Pemkot Bogor telah melakukan efisiensi pada beberapa sektor.
“Intinya memang harus ada efisiensi di berbagai sektor. Terutama yang paling menonjol itu adalah pengadaan barang dan jasa, khususnya di alat tulis dan kantor, kemudian juga makan dan minum, bahkan kita juga memikirkan apakah WFH itu juga menjadi bagian dari efisiensi,” ujar Dedie Rachim.
Efisiensi ini dilakukan guna mengoptimalkan ketersediaan anggaran untuk menjalankan visi misi yang telah dituangkan kedalam RPJMD.
(ckl/hrs)