Serba Serbi
Dosen IPB Kembangkan Kayu Magnet Penyerap Gelombang Elektromagnetik
KlikBogor – IPB University mengembangkan inovasi material fungsional ramah lingkungan, kayu magnet. Inovator yang juga Dosen Departemen Hasil Hutan IPB University, Istie Sekartining Rahayu, menjelaskan kayu magnet merupakan material hasil modifikasi dari kayu yang awalnya tidak memiliki sifat magnetik, namun setelah diberi perlakuan tertentu dapat ditarik oleh magnet.
“Kami memodifikasi kayu dengan bahan magnetik berupa serbuk maupun fluida. Prosesnya bisa dilakukan dengan coating, mencampur serbuk kayu dengan bubuk magnet atau mengimpregnasi kayu dengan larutan magnet,” ujar Istie dikutip Selasa, 11 November 2025.
Dalam penelitian ini ia menggunakan metode coating dengan spraygun dan impregnasi dengan larutan yang mengandung nanomagnetit.
Menurutnya, material ini dikategorikan inovatif karena menambahkan fungsi baru pada kayu, serta ramah lingkungan karena bahan bakunya berasal dari limbah industri kayu berukuran kecil.
Selain itu, sambung Istie, proses pembuatan nanomagnetit menggunakan metode kopresipitasi yang juga tergolong ramah lingkungan.
Menariknya, kayu magnet memiliki kemampuan menyerap gelombang elektromagnetik yang dipancarkan oleh televisi, ponsel, tablet, dan laptop, mengingat gelombang elektromagnetik dapat menimbulkan efek fisiologis dan psikologis pada manusia.
Efek fisiologis yang ditimbulkan dapat berupa gangguan pada organ-organ tubuh manusia, sedangkan efek psikologis dapat ditimbulkan berupa stres.
Dalam pengembangannya, Istie dan tim telah memanfaatkan kayu magnet untuk membuat magnetic stand holder untuk telepon genggam. Produk ini berfungsi untuk menyerap gelombang elektromagnetik terutama saat pengisian daya.
Adapun Istie mengungkapkan tantangan utama menuju produksi massal ada pada perizinan edar dan diversifikasi produk agar bisa digunakan untuk perangkat lain, seperti laptop atau casing handphone.
Riset ini juga mendapat dukungan dari Lembaga Kawasan Science Technopark (LKST) IPB University bersama Asian Development Bank (ADB) melalui program PRIMESTeP dengan Skema A-Kerja Sama Industri. Melalui program ini, inovasi kayu magnet difasilitasi menjadi produk siap guna bekerja sama dengan mitra industri, Hudricore.
Dengan potensi besar di industri kreatif, seperti mainan edukatif, hiasan kayu magnetik, stand holder, hingga elemen furnitur, inovasi kayu magnet ini menjadi salah satu bukti konkret komitmen IPB University dalam mengoptimalkan potensi sumber daya alam hayati Indonesia secara berkelanjutan.
Melalui penelitian berkelanjutan, IPB University terus menegaskan perannya sebagai Kampus Biodiversitas yang mampu melahirkan solusi ramah lingkungan dari sumber daya alam tropika.
(rls/hrs)