Berita
Bansos RTLH hingga Bedah Rumah Sasar Ribuan Rumah di Kota Bogor
KlikBogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim) menggelar sosialisasi bantuan sosial rumah tidak layak huni (RTLH), bantuan sosial tunai (BST) dan bantuan sosial tidak tunai (BSTT) serta program bedah rumah Kota Bogor 2026.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim yang hadir dalam acara tersebut mengatakan, kegiatan sosialisasi ini berkaitan dengan tata kelola untuk penanganan bedah rumah dan RTLH.
Baca juga: Sekolah Rakyat Bakal Dibangun di Rancamaya, Tampung 2.000 Siswa
Sebab, sambungnya, secara keseluruhan baik bedah rumah dan RTLH dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bogor, bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS), dan corporate social responsibility (CSR) tercatat ada 2.909 unit rumah yang akan diintervensi.
“Kami menginginkan Kasi Kemas, Lurah, Camat, dan semuanya memahami bahwa semua bantuan ini harus memenuhi persyaratan administrasi,” ungkap Dedie Rachim didampingi Kepala Disperumkim Kota Bogor, Chusnul Rozaqi di Amanuba Hotel and Resort Rancamaya, Rabu, 23 September 2026.
Ia juga menekankan program ini harus transparan, akuntabel, dan bisa dipertanggung jawabkan. “Maka dari itu kami sosialisasikan terlebih dahulu”.
Baca juga: Jelang Porprov, Komisi III Pastikan Proyek GOR Pajajaran Sesuai Target
Dijelaskan Dedie Rachim, bansos yang diterima bervariasi seperti bedah rumah Rp100 juta per unit, RTLH antara Rp10 juta sampai Rp20 juta per unit, dan BSPS rata-rata Rp20 juta per unit.
Selain itu, Pemkot Bogor juga akan melakukan intervensi 2.000 unit rumah yang ada korelasi dengan penderita TBC. Saat ini, program dari Kementerian Kesehatan dan juga Kementerian Perumahan tersebut tengah proses inventarisir titik lokasi rumah.
“Ini sedang berproses, sedang diinventarisir titik-titiknya di mana saja. Insyaallah ini akan dilaksanakan tahun ini, tapi harus valid datanya,” katanya.
“Kalau dengan Kementerian Perumahan bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan, perkiraan total menjadi 4.909 rumah di Kota Bogor,” imbuh Dedie Rachim.
(hrs/ckl)