Berita

21 Tim Medis Periksa Kesehatan 5 Bakal Calon Kepala Daerah Kota Bogor 

Published

on

Lima bakal pasangan calon wali kota Bogor dan wakil wali kota Bogor pada Pilkada 2024 tengah bersiap menjalani pemeriksaan kesehatan di RSUD Kota Bogor. Pemeriksaan ini dilakukan 21 Tim medis dan bekerja sama dengan BNN.

KlikBogor – Lima bakal pasangan calon (bapaslon) wali kota Bogor dan wakil wali kota Bogor pada Pilkada 2024 menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor.

Kelima bapaslon ini, antara lain Dedie Rachim dan Jenal Mutaqin, Sendi Fardiansyah dan Melli Darsa, Raendi Rayendra dan Eka Maulana, Rena Da Frina dan Teddy Risandi serta Atang Trisnanto dan Annida Alivia.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor, Muhammad Habibi Zaenal Arifin mengatakan, pemeriksaan kesehatan ini merupakan tahapan lanjutan setelah pendaftaran bapaslon wali kota Bogor dan wakil wali kota Bogor.

“Untuk semua teknis pemeriksaan kesehatan bakal paslon, kami menyerahkan kepada tim pemeriksa dari RSUD Kota Bogor,” kata Habibi, Minggu, 1 September 2024.

Ia menjelaskan, para bapaslon menjalani pemeriksaan kesehatan di hari ini saja dengan durasi waktu selama 8 sampai 10 jam.

Sementara KPU Kota Bogor akan menerima hasil pemeriksaan kesehatan dari tim pemeriksa pada Senin esok.

“Besok kami akan menerima hasilnya dari tim pemeriksa. Adapun itu hasilnya nanti akan kami sampaikan ke bakal paslon melalui LO (Liaison Officer)-nya,” katanya.

Apabila dalam tahapan ini bapaslon dinyatakan tidak lulus, Habibi mengatakan, ada masa perbaikan selama satu minggu. Namun jika fatal, maka ada penggantian paslon.

“Ada masa perbaikan selama satu minggu. Sepahit-pahitnya bisa jadi penggantian bakal paslon tersebut,” ujarnya.

Setelah tahapan ini, KPU Kota Bogor selanjutnya akan melaksanakan penetapan paslon pada 22 September 2024.

Sementara itu, Ketua Tim Pemeriksa Kesehatan, Ramang Nafu menjelaskan, kelima bapaslon akan diperiksa kesehatannya oleh tim medis terdiri dari 17 dokter spesialis dan subspesialis serta empat dokter umum.

Selain tim medis, pihaknya juga berkerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk pemeriksaan terkait narkotika.

Adapun pemeriksaan kesehatan ini meliputi pemeriksaan jasmani, mental spiritual serta penunjang seperti IKG, echo, spirometri, CT scan, dan MRI.

“Pemeriksaan ini diharapkan valid, transparansi dengan apa yang kami kerjakan di sini. Kami juga berharap terutama paslon supaya dapat menjalankan tes ini dengan sebaik-baiknya,” imbuhnya.

Ramang mengatakan bahwa pemeriksaan yang dilakukan tidak menentukan kesehatan bapaslon hari ini saja, namun akan dikombinasikan dengan nilai prognostik sampai lima tahun ke depan.

“Kami setelah selesai hari ini akan pleno hasil dan besok hasilnya akan diserahkan kepada KPU,” tandasnya.

Direktur RSUD Kota Bogor, Ilham Chaidir yang hadir dalam kesempatan ini menyampaikan terima kasih kepada KPU Kota Bogor yang telah memberikan kepercayaan untuk pemeriksaan kesehatan bapaslon di RSUD Kota Bogor.

“Pemeriksaan kesehatan ini, sebelumnya dipercaya kepada RS lain. Namun saat ini RSUD Kota Bogor memiliki peralatan lengkap dan didukung SDM (sumber daya manusia) yang berkualitas, sehingga bisa melaksanakan pemeriksaan kesehatan sesuai persyaratan KPU Kota Bogor,” ucapnya. (*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

Exit mobile version